• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Lampu Kuning di Balik Laba FORE yang Melonjak 60%

Lampu Kuning di Balik Laba FORE yang Melonjak 60%

April 20, 2026
How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

April 24, 2026
Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

April 24, 2026
IHSG Ambruk 3%, Asing Bawa Kabur Rp 2 T dari Saham Ini

IHSG Ambruk 3%, Asing Bawa Kabur Rp 2 T dari Saham Ini

April 24, 2026
Menang Gugatan, Segini Harta Kekayaannya Jusuf Hamka

Menang Gugatan, Segini Harta Kekayaannya Jusuf Hamka

April 24, 2026
Dirut BTN Ungkap Hasil Pertemuan Dengan Seskab Teddy

Dirut BTN Ungkap Hasil Pertemuan Dengan Seskab Teddy

April 24, 2026
EMAS Absen Bagi Dividen dan Rombak Pengurus

EMAS Absen Bagi Dividen dan Rombak Pengurus

April 24, 2026
Rupiah Masih Lesu & IHSG Ambles Lebih Dari 3% ke Level 7.100

Rupiah Masih Lesu & IHSG Ambles Lebih Dari 3% ke Level 7.100

April 24, 2026
Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

April 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Lampu Kuning di Balik Laba FORE yang Melonjak 60%

4 days ago
in ENTREPRENEUR
Lampu Kuning di Balik Laba FORE yang Melonjak 60%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mulai menunjukkan perbaikan kinerja dengan mencatatkan laba pada awal 2026. Namun di balik pertumbuhan tersebut, sejumlah indikator keuangan menunjukkan bahwa kondisi fundamental perusahaan belum kuat.

Berdasarkan laporan keuangan interim per 31 Maret 2026, Fore membukukan laba bersih sebesar Rp9,43 miliar, naik sekitar 60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp5,88 miliar. 

Kenaikan ini sejalan dengan lonjakan penjualan yang mencapai Rp444,45 miliar, dari sebelumnya Rp291,68 miliar.

Meski demikian, margin keuntungan perusahaan masih relatif tipis. Laba bersih tersebut setara dengan margin 2,12% dari total penjualan, tidak jauh berbeda dengan tiga bulan pertama 2025 yang sebesar 2,02%. Hal ini terjadi karena beban operasional yang tinggi, mencapai Rp257,41 miliar, hampir menggerus seluruh laba bruto sebesar Rp273,67 miliar. 

Sebagai perbandingan, Cisarua Mountain Dairy (CMRY) mencatat margin sekitar 19% pada 2025. Lalu Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company (ULTJ) 15%.

Di sisi lain, laporan arus kas menunjukkan tekanan likuiditas. Kas dan bank turun signifikan dari Rp327,53 miliar pada akhir 2025 menjadi Rp253,80 miliar per Maret 2026, atau berkurang sekitar Rp73,7 miliar dalam tiga bulan. 

Penurunan kas ini terjadi di tengah aktivitas ekspansi yang masih agresif, termasuk belanja aset tetap lebih dari Rp54 miliar dan total arus kas investasi yang mencapai Rp60,3 miliar.

Selain itu, beban tetap perusahaan, terutama dari liabilitas sewa mencapai lebih dari Rp220 miliar. Struktur biaya tetap yang tinggi menjadi tantangan tersendiri, khususnya jika pertumbuhan penjualan melambat.

Dari sisi neraca, Fore juga masih mencatatkan akumulasi rugi sebesar Rp168,36 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa laba yang dihasilkan saat ini belum cukup untuk menutup kerugian historis perusahaan.

Dalam keterangan tertulis, Direktur Utama FORE Vico Lomar menyatakan bahwa perusahaan sangat cermat dalam mengalokasikan modal. “Setiap
gerai baru yang kami buka merupakan hasil seleksi lokasi yang matang dan penggunaan dana IPO yang disiplin, dengan fokus yang jelas pada penciptaan imbal hasil yang berkelanjutan bagi para pemegang saham kami,” katanya.

Sementara itu, FORE melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 April 2025 dengan harga 188. Pada akhir sesi 1 hari ini, Senin (20/4/2026) saham FORE parkir di level 940, turun 1,05% secara harian. Akan tetapi dalam sebulan terakhir saham FORE sudah naik 74,07%. 

Adapun berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Maret 2026, co-founder dan managing partner East Ventures Willson Cuaca merupakan penerima manfaat akhir FORE. Dia mengendalikan FORE melalui Fore Holdings Pte. Ltd. dengan kepemilikan 78,92%.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .