• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
MauDikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

MauDikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

January 8, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

May 21, 2026
Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 2%

Breaking News! IHSG Anjlok 2%

May 21, 2026
BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

May 21, 2026
Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

May 21, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1,43%

Breaking News! IHSG Anjlok 1,43%

May 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, May 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

MauDikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

4 months ago
in Market
MauDikenakan Pajak Rp129 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Negara bagian California, Amerika Serikat berencana akan menerapkan pajak kekayaan miliader. Namun, Konglomerat kelas dunia Jensen Huang mengaku tak keberatan jika harus membayar pajak hingga hampir US$8 miliar.

Mengutip CNBC Indonesia, per 6 Januari, kekayaan CEO Nvidia tersebut mencapai sekitar US$155 miliar. Kekayaannya menjadikan Ia orang terkaya ke-9 di dunia. Dengan nilai tersebut, Huang berpotensi terkena kewajiban pajak sebesar US$7,75 miliar atau setara Rp 129,42 triliun (asumsi kurs Rp 16.700/US$) apabila California resmi memberlakukan pajak kekayaan satu kali sebesar 5% bagi individu dengan kekayaan di atas US$ 1,1 miliar.

“Saya bahkan tidak pernah memikirkannya,” ujar Huang dalam wawancara dengan Bloomberg Tv.

Bahkan, Ia menegaskan bahwa akan membayar berapun sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kami memilih tinggal di Silicon Valley, dan berapa pun pajak yang ingin diterapkan, tidak masalah bagi saya,” sebutnya.

Usulan pajak ini diajukan pada November 2025 oleh serikat pekerja sektor kesehatan dan didukung sejumlah legislator progresif AS. Usulan tersebut diperjuangkan oleh anggota parlemen termasuk Rep Ro Khanna, D-Calif dan Senator Bernie Sanders, I-Vt. Skema tersebut menyasar sekitar 200 orang terkaya di California, dengan potensi penerimaan mencapai US$100 miliar.

Hasil dana pajak tersebut akan dialokasikan untuk menutup defisit anggaran kesehatan California, yang membengkak setelah pemangkasan belanja federal, serta membiayai pendidikan publik dan program bantuan pangan.

Inisiatif ini harus mendapatkan lebih dari 870.000 tanda tangan untuk bisa masuk ke dalam pemungutan suara di bulan November 2026, di mana para pemilih di California akan memutuskan apakah mereka akan memberlakukannya atau tidak.

Jika berhasil, para miliarder yang saat ini tinggal di California akan dikenai pajak atas semua aset yang bernilai, termasuk saham atau bisnis apa pun yang mereka miliki, terlepas dari apakah mereka akan pindah ke luar California pada tahun 2026.

Dalam proposal tersebut, pajak akan dikenakan atas seluruh aset bernilai ekonomis, termasuk saham dan kepemilikan bisnis, meskipun wajib pajak pindah dari California setelah awal 2026. Namun, aset properti dikecualikan karena telah dikenakan pajak properti. Pembayaran juga dapat dicicil hingga lima tahun.

Sikap Huang yang santai kontras dengan banyak miliarder lainnya. Sejumlah pengusaha teknologi menyebut pajak kekayaan berpotensi memaksa pendiri perusahaan menjual saham dalam jumlah besar untuk memenuhi kewajiban likuiditas.

Salah satu miliarder pendiri Anduril, Palmer Luckey, misalnya, mengatakan bahwa pajak yang diusulkan akan memaksa para pendiri miliarder untuk menjual sebagian besar perusahaan nya untuk mendapatkan likuiditas yang cukup untuk membayar tagihan pajak mereka.

“Sekarang saya dan rekan-rekan pendiri saya harus mencari uang tunai miliaran dolar,” tulisnya dalam sebuah posting pada 28 Desember di platform media sosial X.

Miliarder lain, pemodal ventura dan salah satu pendiri Sun Microsystems Vinod Khosla, menyarankan dalam sebuah posting pada 28 Desember di X bahwa pajak kekayaan akan meyakinkan para miliarder untuk meninggalkan negara bagian tersebut.

Sebaliknya, para pendukung inisiatif pemungutan suara telah menunjukkan studi yang menyanggah gagasan bahwa pajak yang lebih tinggi mengakibatkan migrasi sejumlah besar orang kaya dan bisnis.

Mengutip sebuah artikel pada 26 Desember di The New York Times, para pemimpin bisnis lainnya, termasuk salah satu pendiri Google, Larry Page, dan pemodal ventura Peter Thiel, dilaporkan mempertimbangkan untuk meninggalkan California sebelum akhir tahun 2025 untuk menghindari proposal pajak tersebut.

Namun, baik Page maupun Thiel tidak mengumumkan secara terbuka mengenai perubahan tempat tinggal mereka, dan juru bicara masing-masing miliarder tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Sebagai informasi, kekayaan Huang sebagia besar berasal dari kepemilikan sekitar 3% saham Nvidia, perusahaan semikonduktor yang kini memiliki valuasi pasar lebih dari US$4,6 triliun, seiring ledakan permintaan chip kecerdasan buatan (AI) global.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .