• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?

Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?

January 12, 2026
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

Emiten RI Ini Mau Caplok 1 Pabrik Gula Jumbo dan Bangun 2 Pabrik Baru

August 11, 2026
Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

Purbaya Ungkap Ada Ide Keuntungan Danantara Masuk APBN

August 11, 2026
Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

Efek RKAB-Biaya BBM Naik, Penambang Tunda Beli Truk-Alat Berat

August 11, 2026
Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

Dibanding Malaysia & Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar

August 11, 2026
Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

Asing Mulai Masuk Tapi IHSG Anjlok 1,5%-Rupiah Melemah, Kenapa?

August 11, 2026
Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

Supres Prabowo ke DPR Soal Pengawas Bursa Mineral, OJK Buka Suara

August 11, 2026
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Bos BI, Purbaya Ungkap Hal Ini

August 11, 2026
IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

IHSG Anjlok 1,53% Balik ke Level 6.267 Terseret Kinerja Saham Ini

August 11, 2026
BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

BNBR Kena Notasi Khusus G, OJK Buka Suara

August 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?

7 months ago
in Market
Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emas kembali menjadi sorotan utama di tengah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang kembali melakukan pelonggaran kuantitatif atau Quantitative Easing (QE).

Kebijakan yang identik dengan peningkatan jumlah uang beredar ini secara historis cenderung menekan nilai mata uang fiat dan membuat aset riil seperti emas menjadi lebih menarik sebagai pelindung nilai (hedging).

Seperti diketahui, emas dikenal sebagai aset safe haven. Logam mulia ini biasanya baru akan mengalami tekanan jual atau pelemahan signifikan apabila terjadi krisis likuiditas yang sangat dalam atau koreksi pasar yang ekstrem, di mana pelaku pasar terpaksa melikuidasi seluruh aset, termasuk emas, demi mendapatkan uang tunai.

Namun, dalam kondisi ketidakpastian yang bersifat inflatoir atau geopolitik, emas cenderung menjadi tujuan utama aliran dana.

Adapun 2025 menjadi tahun yang gemilang bagi logam mulia. Momen kejayaan emas bahkan diproyeksikan masih berlanjut pada 2026 dan diramal bisa menyentuh US$ 5000 per troy ons.

Gejolak geopolitik menjadi salah satu faktor berkilaunya emas. Setelah konflik panas di Timur Tengah pada 2025, emas memiliki “senjata” baru untuk terbang di awal tahun dari kisruh antara AS dan Venezuela.

Sementara sepanjang 2025 harga emas melonjak sekitar 64%. Harga sempat menyentuh rekor US$4.510 per ons pada malam Natal. Posisi tersebut terbang 72% dibandingkan akhir 2024, ketika emas masih berada di kisaran US$2.624 per ons. Selain karena pemangkasan suku bunga The Fed, emas juga terbang karena faktor geopolitik.

Kenaikan tersebut menjadi lonjakan tahunan terbesar bagi emas, melampaui reli 70% yang terjadi pada 1979.

Untuk itu, dalam menjawab peluang tersebut, CNBC Indonesia menggelar CNBC Indonesia Gold Outlook 2026 dengan tema “Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api”. Dalam acara ini, para narasumber akan membahas proyeksi pergerakan harga emas di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan kebijakan moneter yang akan mewarnai tahun Kuda Api.

Dengan menghadirkan regulator sekaligus pelaku industri, acara akan mengulas berbagai faktor yang berpotensi mempengaruhi nilai emas, mulai dari fluktuasi inflasi, pergerakan suku bunga, hingga kondisi geopolitik internasional.

Melalui CNBC Indonesia Gold Outlook 2026, diharapkan memberikan wawasan mendalam bagi investor dan publik dalam menyikapi peluang dan risiko investasi emas di tengah gejolak pasar pada tahun yang simbolis ini.

Jadi jangan sampai ketinggalan, pantau siaran langsungnya di cnbcindonesia.com, CNBC Indonesia TV. Selain itu, acara juga akan Live di youtube CNBC Indonesia serta IG cnbcindonesia dan TikTok cnbcindonesia.  

(bul/bul)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Utang

August 11, 2026
RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

RANS Ungkap Penggunaan Dana Hasil IPO, Nagita: Buat Pelunasan Hutang

August 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .