• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?

Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?

January 12, 2026
Emiten Lab (DGNS) Mau Private Placement, FOLK Siap Serok

Emiten Lab (DGNS) Mau Private Placement, FOLK Siap Serok

May 26, 2026
Pemerintah Tak Akan Rugi Beri Insentif Mobil Listrik

Pemerintah Tak Akan Rugi Beri Insentif Mobil Listrik

May 26, 2026
Satgas PASTI OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal Hingga Maret 2026

Satgas PASTI OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal Hingga Maret 2026

May 26, 2026
IHSG Longsor Lagi, Turun 1,23% ke Level 6.130 Jelang Libur Panjang

IHSG Longsor Lagi, Turun 1,23% ke Level 6.130 Jelang Libur Panjang

May 26, 2026
Karyawan Demo Soal Uang Lembur, Begini Kondisi Keuangan Indomaret

Karyawan Demo Soal Uang Lembur, Begini Kondisi Keuangan Indomaret

May 26, 2026
Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Bank-Bank Jual Dolar di Atas Rp18.000

Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Bank-Bank Jual Dolar di Atas Rp18.000

May 26, 2026
Nasib Rupiah Dibandingkan Mata Uang Asia Lainnya

Nasib Rupiah Dibandingkan Mata Uang Asia Lainnya

May 26, 2026
Karyawan Indomaret Demo Soal Uang Lembur, Begini Kinerja Perusahaan

Karyawan Indomaret Demo Soal Uang Lembur, Begini Kinerja Perusahaan

May 26, 2026
Fundamental Terjaga, Bank Woori Saudara Optimis Dorong Kinerja 2026

Fundamental Terjaga, Bank Woori Saudara Optimis Dorong Kinerja 2026

May 26, 2026
Rupiah Makin Tertekan, Dolar AS Kini Dekati Rp17.800

Rupiah Makin Tertekan, Dolar AS Kini Dekati Rp17.800

May 26, 2026
Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

Tekanan Jual Masih Besar, Koreksi IHSG & Rupiah Sampai Kapan?

May 26, 2026
Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

Menteri Ara Puji BRI, KPR Capai 54% Dari Capaian Nasional

May 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?

4 months ago
in Market
Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api, Masihkah Bersinar?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emas kembali menjadi sorotan utama di tengah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang kembali melakukan pelonggaran kuantitatif atau Quantitative Easing (QE).

Kebijakan yang identik dengan peningkatan jumlah uang beredar ini secara historis cenderung menekan nilai mata uang fiat dan membuat aset riil seperti emas menjadi lebih menarik sebagai pelindung nilai (hedging).

Seperti diketahui, emas dikenal sebagai aset safe haven. Logam mulia ini biasanya baru akan mengalami tekanan jual atau pelemahan signifikan apabila terjadi krisis likuiditas yang sangat dalam atau koreksi pasar yang ekstrem, di mana pelaku pasar terpaksa melikuidasi seluruh aset, termasuk emas, demi mendapatkan uang tunai.

Namun, dalam kondisi ketidakpastian yang bersifat inflatoir atau geopolitik, emas cenderung menjadi tujuan utama aliran dana.

Adapun 2025 menjadi tahun yang gemilang bagi logam mulia. Momen kejayaan emas bahkan diproyeksikan masih berlanjut pada 2026 dan diramal bisa menyentuh US$ 5000 per troy ons.

Gejolak geopolitik menjadi salah satu faktor berkilaunya emas. Setelah konflik panas di Timur Tengah pada 2025, emas memiliki “senjata” baru untuk terbang di awal tahun dari kisruh antara AS dan Venezuela.

Sementara sepanjang 2025 harga emas melonjak sekitar 64%. Harga sempat menyentuh rekor US$4.510 per ons pada malam Natal. Posisi tersebut terbang 72% dibandingkan akhir 2024, ketika emas masih berada di kisaran US$2.624 per ons. Selain karena pemangkasan suku bunga The Fed, emas juga terbang karena faktor geopolitik.

Kenaikan tersebut menjadi lonjakan tahunan terbesar bagi emas, melampaui reli 70% yang terjadi pada 1979.

Untuk itu, dalam menjawab peluang tersebut, CNBC Indonesia menggelar CNBC Indonesia Gold Outlook 2026 dengan tema “Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api”. Dalam acara ini, para narasumber akan membahas proyeksi pergerakan harga emas di tengah dinamika ekonomi global dan perubahan kebijakan moneter yang akan mewarnai tahun Kuda Api.

Dengan menghadirkan regulator sekaligus pelaku industri, acara akan mengulas berbagai faktor yang berpotensi mempengaruhi nilai emas, mulai dari fluktuasi inflasi, pergerakan suku bunga, hingga kondisi geopolitik internasional.

Melalui CNBC Indonesia Gold Outlook 2026, diharapkan memberikan wawasan mendalam bagi investor dan publik dalam menyikapi peluang dan risiko investasi emas di tengah gejolak pasar pada tahun yang simbolis ini.

Jadi jangan sampai ketinggalan, pantau siaran langsungnya di cnbcindonesia.com, CNBC Indonesia TV. Selain itu, acara juga akan Live di youtube CNBC Indonesia serta IG cnbcindonesia dan TikTok cnbcindonesia.  

(bul/bul)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Lab (DGNS) Mau Private Placement, FOLK Siap Serok

Emiten Lab (DGNS) Mau Private Placement, FOLK Siap Serok

May 26, 2026
Pemerintah Tak Akan Rugi Beri Insentif Mobil Listrik

Pemerintah Tak Akan Rugi Beri Insentif Mobil Listrik

May 26, 2026
Satgas PASTI OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal Hingga Maret 2026

Satgas PASTI OJK Setop 953 Pinjol & Investasi Ilegal Hingga Maret 2026

May 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .