• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

August 12, 2026
Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 19, 2026
Video: BI Rate Diramal Tidak Naik

Video: BI Rate Diramal Tidak Naik

August 19, 2026
Bursa Efek Indonesia Perpanjang Gembok Saham WIKA

Bursa Efek Indonesia Perpanjang Gembok Saham WIKA

August 19, 2026
IHSG Sesi I Terkoreksi 0,60% ke Level 6.411

IHSG Sesi I Terkoreksi 0,60% ke Level 6.411

August 19, 2026
Investor Serbu Surat Utang RI Pasca HUT 81 RI, Dana Segar Masuk Rp34 T

Investor Serbu Surat Utang RI Pasca HUT 81 RI, Dana Segar Masuk Rp34 T

August 19, 2026
Mantri BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara

Mantri BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Kepulauan Maluku Utara

August 19, 2026
Profil Sarjito, Calon Tunggal Bos OJK yang Ngurusin Bursa Mineral

Profil Sarjito, Calon Tunggal Bos OJK yang Ngurusin Bursa Mineral

August 19, 2026
Beda KKI dan Kartu Kredit Visa-MasterCard Cs, Ini Penjelasan BI

Beda KKI dan Kartu Kredit Visa-MasterCard Cs, Ini Penjelasan BI

August 19, 2026
Video: Trump Klaim Hormuz Punya AS – IHSG Tergelincir ke Zona Merah

Video: Trump Klaim Hormuz Punya AS – IHSG Tergelincir ke Zona Merah

August 19, 2026
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun!

Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun!

August 19, 2026
Digosipkan Mau Caplok Bayan (BYAN), Segini Harta Kekayaan Haji Isam

Digosipkan Mau Caplok Bayan (BYAN), Segini Harta Kekayaan Haji Isam

August 19, 2026
Pertama di Indonesia, BSI (BRIS) Luncurkan Hasanah KKI Card

Pertama di Indonesia, BSI (BRIS) Luncurkan Hasanah KKI Card

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

1 week ago
in Lifestyle
Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026) setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat. Ancaman berlanjutnya gangguan jalur pelayaran di sekitar Selat Hormuz membuat pelaku pasar terus menambah premi risiko, di saat perhatian juga tertuju pada rilis inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Mengacu pada data Refinitiv hingga pukul 09.25 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,48 per barel, naik 0,64% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di US$83,81 per barel atau menguat 0,73%.

Penguatan ini memperpanjang reli minyak dalam beberapa hari terakhir. Sejak penutupan 5 Agustus, Brent telah melonjak sekitar 12,6%, sedangkan WTI menguat lebih dari 11%. Kenaikan tersebut membawa Brent kembali mendekati level US$90 per barel, level tertinggi dalam hampir dua pekan terakhir.



Reli minyak didorong oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan pasokan global. Serangan baru terhadap kapal-kapal di sekitar Laut Merah dan Teluk Oman kembali terjadi. Pemerintah Yaman melaporkan empat awak kapal tewas dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok Houthi terhadap kapal kargo di Selat Bab el-Mandeb. Di sisi lain, militer AS mengaku menyerang sebuah kapal kontainer yang berlayar menuju pelabuhan Iran setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan.

Ketegangan tersebut muncul bersamaan dengan semakin buntu proses negosiasi antara Washington dan Teheran. Iran menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat memenuhi syarat yang diajukan Teheran, termasuk pencairan aset Iran yang dibekukan serta penghentian konflik di kawasan.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa salah satu jalur energi paling strategis di dunia masih jauh dari kondisi normal. Sebelum konflik pecah pada akhir Februari lalu, sekitar seperlima arus perdagangan minyak dan gas alam cair (LNG) global melewati Selat Hormuz.

Situasi keamanan yang terus memburuk membuat pasar kembali memasukkan faktor risiko terhadap pasokan minyak dunia. Pada perdagangan Selasa, Brent ditutup naik 1,4% menjadi US$88,91 per barel, sedangkan WTI menguat 1,3% ke US$83,20. Kedua kontrak tersebut telah melonjak sekitar 5% pada awal pekan.

Selain faktor geopolitik, investor juga bersiap menghadapi rilis data inflasi konsumen (CPI) AS Juli. Konsensus Reuters memperkirakan inflasi bulanan naik 0,1% setelah turun 0,4% pada Juni, sementara inflasi tahunan diperkirakan melambat menjadi 3,4% dari 3,5%.

Data tersebut akan menjadi acuan penting bagi pasar dalam menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan depan. Pasar uang saat ini masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga berada di kisaran 50%.

Meski data CPI belum memasukkan lonjakan harga energi dalam beberapa hari terakhir, hasil inflasi tetap berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter AS. Jika inflasi lebih rendah dari perkiraan, tekanan terhadap dolar AS dan imbal hasil obligasi berpotensi mereda. Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat ekspektasi pengetatan moneter dan membatasi kenaikan harga komoditas, termasuk minyak.

Untuk sementara, fokus utama pelaku pasar masih berada di Timur Tengah. Selama ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz belum mereda dan insiden terhadap kapal-kapal dagang terus terjadi, premi risiko diperkirakan tetap melekat pada harga minyak dunia.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

August 19, 2026
Video: BI Rate Diramal Tidak Naik

Video: BI Rate Diramal Tidak Naik

August 19, 2026
Bursa Efek Indonesia Perpanjang Gembok Saham WIKA

Bursa Efek Indonesia Perpanjang Gembok Saham WIKA

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .