• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nelayan Cirebon Mancing di Laut Jawa, Nyangkut Harta Karun Rp 720 M

Nelayan Cirebon Mancing di Laut Jawa, Nyangkut Harta Karun Rp 720 M

July 17, 2025
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

July 11, 2026
Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

July 11, 2026
UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

July 11, 2026
Menlu Sugiono Terbang ke Iran, Beri Penghormatan Buat Khamenei

Menlu Sugiono Terbang ke Iran, Beri Penghormatan Buat Khamenei

July 11, 2026
Badan PBB Kasih Respons Tak Terduga Setelah Lihat Langsung Kondisi IKN

Badan PBB Kasih Respons Tak Terduga Setelah Lihat Langsung Kondisi IKN

July 11, 2026
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
Kawal Kasus Febrie Adriansyah, DPR Turun Tangan Bentuk Timwas

Kawal Kasus Febrie Adriansyah, DPR Turun Tangan Bentuk Timwas

July 11, 2026
Drone Ukraina Hantam 21 Tanker Rusia, Jalur Pasokan BBM Terancam

Drone Ukraina Hantam 21 Tanker Rusia, Jalur Pasokan BBM Terancam

July 11, 2026
43 Emiten Terbitkan Surat Utang di 2026, Seberapa Prospek?

43 Emiten Terbitkan Surat Utang di 2026, Seberapa Prospek?

July 11, 2026
Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

July 11, 2026
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Diskon Gede-Gedean, Harga Elektronik Cuma Segini di Transmart!

Diskon Gede-Gedean, Harga Elektronik Cuma Segini di Transmart!

July 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Nelayan Cirebon Mancing di Laut Jawa, Nyangkut Harta Karun Rp 720 M

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Nelayan Cirebon Mancing di Laut Jawa, Nyangkut Harta Karun Rp 720 M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nasib baik tidak ada yang tahu. Seorang nelayan menemukan harta karun bernilai ratusan miliar rupiah saat sedang melaut mencari ikan.

Peristiwa itu terjadi di tahun 2003 dan masih menjadi sorotan arkeologi dunia hingga kini. Pada suatu pagi, nelayan yang tak disebutkan namanya sedang memancing ikan di Laut Jawa seperti biasa.

Dia berhenti tepat di jarak 70 Km dari pesisir pantai dan di atas kedalaman 50 meter. Di sana memang lokasi ikan lalu-lalang, sehingga dia pun percaya diri tangkapannya bakal melimpah.

Maka, dia pun melepas jaring dan membiarkan benda itu menjerat banyak ikan. Usai menunggu lama, si nelayan yakin tangkapan sudah cukup. Dia lantas bergegas mengangkat jaring. Hanya saja, pengangkatan kali ini terasa berbeda.

Nelayan tersebut merasa jaringnya lebih berat dibanding biasanya. Dengan sekuat tenaga, dia tetap mengangkat jaring hingga masuk ke lambung kapal. Saat dibuka dugaan nelayan terbukti.

Isi jaring bukan hanya ikan, tapi juga ada keramik yang tersangkut. Maka, sesampainya di daratan, dia menindaklanjuti asal-usul keramik tersebut. Berita penemuan keramik pun tersebar.

Singkat cerita, temuan nelayan diduga kuat bukan keramik biasa tapi kepingan dari harta karun melimpah. Setelahnya, dilakukan proyek pencarian oleh perusahaan swasta atas izin pemerintah. Dari sini diketahui di titik temuan nelayan terdapat harta karun melimpah yang berasal dari kapal karam dengan total sangat fantastis.

“Kapal karam di Cirebon terdapat 314.171 keramik yang terdiri dari porselen, piring, mangkuk, dan sebagainya,” tulis peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional, Eka Asih dalam “Keramik Muatan Kapal Karam Cirebon” (2016).

Secara spesifik, peneliti Michael S. Krzemnick, dkk, dalam “Radiocarbon Age Dating of 1,000-Year-Old Pearls from the Cirebon Shipwreck” (2017), menyebut, di kapal karam tersebut terdapat 12.000 mutiara bernilai tinggi, ribuan permata dan emas. Situs berita Detik.com (3 April 2012), mewartakan seluruh temuan tersebut ditaksir mencapai Rp720 Miliar.

Harta Karun China di Laut RI?

Terlepas dari seberapa fantastis, temuan nelayan kelak menjadi penemuan harta karun arkeologi bawah laut terbesar pada awal abad ke-21. Diketahui, seluruh temuan keramik berasal dari China, tepatnya era Dinasti Tang sekitar abad ke-9 sampai ke-10 Masehi.

Kala itu, China era Dinasti Tang menjadikan keramik sebagai komoditas serupa ‘harta karun’ bernilai tinggi. Negeri Tirai Bambu banyak melakukan pengiriman melalui kapal laut ke India sebagai salah satu pusat perdagangan dunia.

Biasanya rute melewati Laut China Selatan, Selat Malaka, dan Samudera Hindia. Tapi, kapal angkut yang tenggelam di perairan Cirebon itu bukan spesifik berasal dari Arab atau China.

Mengacu pada riset Eka Asih, kapal berasal dari wilayah Nusantara atau Indonesia sendiri. Hal ini dibuktikan dengan adanya rekonstruksi arkeolog yang membandingkan antara temuan keramik di Cirebon dengan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Hasilnya menunjukkan temuan keramik di Cirebon sama seperti temuan keramik di Kesultanan Palembang. Pada waktu sezaman, saat Dinasti Tang memperdagangkan keramik, Kerajaan Sriwijaya sedang mencapai puncak kejayaan, Aktivitas ekonominya terbilang tinggi bahkan diyakini sudah menjangkau China.

Tak heran, di sana juga terdapat temuan-temuan serupa yang bisa menyingkap tabir temuan harta karun di Cirebon. Dari sini diketahui, kapal tersebut diklaim mengangkut keramik China yang diperdagangkan di Sumsel menuju Pantai Utara Jawa di bagian Timur. Sayang, di perairan Cirebon, kapal tersebut karam bersama ribuan harta karun yang dibawa.

Semua itu lantas tenggelam begitu saja di dasar laut sampai akhirnya ditemukan oleh nelayan pada 2003. Kini, peristiwa harta karun itu dikenal sejarah sebagai Cirebon Wreck.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Nelayan Cirebon Mancing di Laut Jawa, Nyangkut Harta Karun Rp 720 M




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

July 11, 2026
Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

July 11, 2026
UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .