• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nikkei Jepang Terbang 3,4%! Bursa Asia Menguat

Nikkei Jepang Terbang 3,4%! Bursa Asia Menguat

January 13, 2026
Pemerintah Godok KPR 40 Tahun, Bos BRI Bilang Gini

Pemerintah Godok KPR 40 Tahun, Bos BRI Bilang Gini

May 26, 2026
Ada BRIS, SSIA, hingga ISAT

Ada BRIS, SSIA, hingga ISAT

May 26, 2026
Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru

Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru

May 26, 2026
Net Sell Asing Bengkak Lagi, Saham Ini Diam-Diam Diborong

Net Sell Asing Bengkak Lagi, Saham Ini Diam-Diam Diborong

May 26, 2026
Kenapa Asing Net Sell Rp 2,1 T, tapi IHSG Tetap Hijau?

Kenapa Asing Net Sell Rp 2,1 T, tapi IHSG Tetap Hijau?

May 26, 2026
Net Sell Tembus Rp2,2 T, Empat Saham Prajogo Dilepas Asing

Net Sell Tembus Rp2,2 T, Empat Saham Prajogo Dilepas Asing

May 26, 2026
Empat Saham Prajogo Dilepas Asing, Net Sell Tembus Rp2,2 T

Empat Saham Prajogo Dilepas Asing, Net Sell Tembus Rp2,2 T

May 26, 2026
BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

BEI Upayakan Emiten RI Kembali Masuk Indeks Bergengsi Global

May 25, 2026
Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

Dicecar Terkait Kepemilikan Saham BAPA, Belvin Tannadi Buka Suara

May 25, 2026
Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

Nilai Tukar Rupiah Rekor Terendah Baru, Dolar AS Tembus Rp17.730

May 25, 2026
Ada Isu Kebocoran Data Nasabah, BCA Buka Suara

Ada Isu Kebocoran Data Nasabah, BCA Buka Suara

May 25, 2026
Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

Revisi UU P2SK Segera Rampung di Juni

May 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Nikkei Jepang Terbang 3,4%! Bursa Asia Menguat

4 months ago
in Lifestyle
Nikkei Jepang Terbang 3,4%! Bursa Asia Menguat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada Selasa, (13/1/2026) seiring pelaku pasar mengesampingkan berbagai sentimen geopolitik, mulai dari ketegangan di Iran dan Venezuela hingga penyelidikan kriminal terhadap Ketua The Federal Reserve AS Jerome Powell.

Melansir CNBC.com, Jepang memimpin penguatan regional setelah bursa kembali dibuka pascalibur, dengan indeks Nikkei 225 melonjak 3,4% dan Topix naik 2,13%.

Sentimen pasar turut ditopang oleh dinamika politik domestik, menyusul rencana Partai Demokrat Liberal untuk membubarkan parlemen dan menggelar pemilu dadakan yang diperkirakan berlangsung Februari mendatang.

Saham-saham berkapitalisasi besar menjadi motor penguatan, dengan SoftBank melonjak hingga 5%. Sementara itu, saham teknologi seperti Advantest dan Tokyo Electron masing-masing melesat 8,99% dan 8,31%.

Di pasar obligasi, imbal hasil surat utang pemerintah Jepang tenor 10 tahun naik lebih dari 5 basis poin ke level 2,15%, sementara yield tenor 20 tahun melonjak lebih dari 8 basis poin menjadi 3,137%. Nilai tukar yen Jepang melemah tipis ke level terendah dalam satu tahun di 158,25 per dolar AS.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,62%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq justru terkoreksi 0,30%. Investor tetap berhati-hati di tengah volatilitas global dan pergerakan selektif di sektor saham.

Pelaku pasar juga mencermati pergerakan harga minyak di tengah berlanjutnya aksi protes di Iran serta laporan bahwa Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan opsi intervensi. Risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali menjadi perhatian utama investor global.

Dalam pernyataan di Truth Social, Trump menegaskan negara mana pun yang tetap berbisnis dengan Iran akan dikenakan tarif sebesar 25% atas seluruh aktivitas perdagangan dengan Amerika Serikat. Kebijakan tarif tersebut disebut berlaku secara efektif segera.

Harga minyak mentah bergerak menguat, dengan Brent naik 1,52% ke level US$64,3 per barel, sementara WTI AS bertambah 0,44% ke US$59,76 per barel. Kenaikan ini terjadi pada perdagangan pagi Asia waktu Singapura.

Di kawasan lain, indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,68%. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong diperkirakan dibuka lebih tinggi, tercermin dari kontrak berjangka yang berada di atas level penutupan sebelumnya.

Kontrak berjangka saham AS bergerak datar pada jam perdagangan Asia, menjelang rilis data inflasi konsumen dan laporan kinerja bank-bank besar. Investor cenderung menahan posisi sambil menunggu katalis baru dari Amerika Serikat.

Pada perdagangan Wall Street sebelumnya, saham AS berbalik menguat dari posisi terendah sesi dan mencetak rekor baru. Indeks S&P 500, Dow Jones Industrial Average, dan Nasdaq Composite sama-sama ditutup di level tertinggi sepanjang masa.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pemerintah Godok KPR 40 Tahun, Bos BRI Bilang Gini

Pemerintah Godok KPR 40 Tahun, Bos BRI Bilang Gini

May 26, 2026
Ada BRIS, SSIA, hingga ISAT

Ada BRIS, SSIA, hingga ISAT

May 26, 2026
Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru

Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Bikin Rekor Baru

May 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .