• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

June 10, 2026
Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Mau Stock Split Saham Rasio 1:5

Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Mau Stock Split Saham Rasio 1:5

June 10, 2026
IHSG Sesi I Naik 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham-Saham Ini

IHSG Sesi I Naik 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham-Saham Ini

June 10, 2026
IHSG Lanjut Menguat & Rupiah Melaju ke Bawah Rp 18.000 per USD

IHSG Lanjut Menguat & Rupiah Melaju ke Bawah Rp 18.000 per USD

June 10, 2026
Bos BI Beberkan 5 Alasan Mengapa Dolar Bisa Balik ke Rp17.500 di 2027

Bos BI Beberkan 5 Alasan Mengapa Dolar Bisa Balik ke Rp17.500 di 2027

June 10, 2026
Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik

Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik

June 10, 2026
Purbaya Yakin Rupiah Bisa Stabil Rp17.500/US$ di 2027, Ini Alasannya!

Purbaya Yakin Rupiah Bisa Stabil Rp17.500/US$ di 2027, Ini Alasannya!

June 10, 2026
Reli IHSG Berlanjut & Rupiah Menguat ke Rp 17.875 per Dolar AS

Reli IHSG Berlanjut & Rupiah Menguat ke Rp 17.875 per Dolar AS

June 10, 2026
Bank Respons Kenaikan BI Rate ke 5,50%, Tetap Optimistis Dorong Kredit

Bank Respons Kenaikan BI Rate ke 5,50%, Tetap Optimistis Dorong Kredit

June 10, 2026
Breaking News! IHSG Lompat Lagi 3,22%, Ini Dia Pendorongnya

Breaking News! IHSG Lompat Lagi 3,22%, Ini Dia Pendorongnya

June 10, 2026
BEI Pantau Ketat Saham Sinarmas Multiartha (SMMA), Ada Apa?

BEI Pantau Ketat Saham Sinarmas Multiartha (SMMA), Ada Apa?

June 10, 2026
BEI Gembok Saham ADCP dan IFSH, Ini Penyebabnya

BEI Gembok Saham ADCP dan IFSH, Ini Penyebabnya

June 10, 2026
Jurus Bisnis Motor Premium Saat Ekonomi & Rupiah Bergejolak

Jurus Bisnis Motor Premium Saat Ekonomi & Rupiah Bergejolak

June 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons rencana pembelian kembali (buyback) saham oleh perbankan BUMN. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, koordinasi dan dukungan yang dilakukan menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas pasar modal dan memperkuat kepercayaan investor di tengah dinamika pasar yang terjadi.

Menurutnya, banyak perusahaan terbuka (emiten) yang memiliki fundamental yang kuat dan kinerja yang terjaga baik, didukung oleh kinerja operasional yang baik, posisi keuangan yang sehat, serta prospek usaha yang tetap positif.

“Dalam kondisi pasar yang mengalami tekanan saat ini, investor tentunya akan melakukan penilaian berdasarkan informasi yang terpercaya, kondisi fundamental, dan valuasi harga saham saat ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).

OJK menghormati setiap inisiatif korporasi yang dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk apabila terdapat aksi korporasi sepertim pembelian kembali (buyback) saham oleh emiten.

“Pada prinsipnya, buyback dapat menjadi salah satu instrumen yang digunakan emiten untuk menunjukkan keyakinan terhadap prospek perusahaan sekaligus memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal,” sebutnya.

Ia melanjutkan, rangka menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan kepercayaan investor, OJK telah mengambil berbagai langkah kebijakan, termasuk pemberian fleksibilitas pelaksanaan buyback saham tanpa persetujuan RUPS dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan, dengan jumlah maksimum sebesar 20% dari modal disetor (POJK 13 Tahun 2023).

“Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi Emiten untuk menunjukkan keyakinan terhadap kinerja dan fundamental perusahaannya, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga saham,” ungkapnya.

Ia mencatat, sejak Maret 2025 hinga 18 Mei 2026, terdapat 106 keterbukaan informasi buyback tanpa RUPS dari 65 emiten dengan alokasi dana buyback sebesar Rp65,34 triliun. Dari 65 emiten tersebut, terdapat 64 emiten yang telah melakukan pelaksanaan buyback dengan nilai realisasi sebesar Rp17,12 triliun atau sebesar 30,25%.

Selanjutnya, saat ini masih terdapat 7 emiten yang masih dalam periode buyback tanpa RUPS dengan perkiraan nilai sebesar Rp5,76 triliun.

Ke depan, OJK akan terus memonitor dan merespons perkembangan pasar secara cermat serta memastikan bahwa seluruh aktivitas di pasar modal berlangsung secara teratur, wajar, efisien, dan transparan.

“OJK juga akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas pasar, meningkatkan kepercayaan investor, dan mendorong pendalaman pasar modal Indonesia secara berkelanjutan,” tutupnya.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Mau Stock Split Saham Rasio 1:5

Emiten Happy Hapsoro (RAJA) Mau Stock Split Saham Rasio 1:5

June 10, 2026
IHSG Sesi I Naik 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham-Saham Ini

IHSG Sesi I Naik 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham-Saham Ini

June 10, 2026
IHSG Lanjut Menguat & Rupiah Melaju ke Bawah Rp 18.000 per USD

IHSG Lanjut Menguat & Rupiah Melaju ke Bawah Rp 18.000 per USD

June 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .