• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Upayakan ‘Ganti Rugi’ Dana Investor DSSA, CUAN & BREN

OJK Upayakan ‘Ganti Rugi’ Dana Investor DSSA, CUAN & BREN

November 5, 2026
Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

November 5, 2026
Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Mundur

Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Mundur

November 5, 2026
Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

November 5, 2026
Rapor Kinerja Emiten RI hingga Q3-2026

Rapor Kinerja Emiten RI hingga Q3-2026

November 5, 2026
Asing Masuk Rp72,93 M di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini

Asing Masuk Rp72,93 M di Sesi I, Asing Borong 10 Saham Ini

November 5, 2026
BEI Buka Data Pengendali Saham di Atas 1%, Bisa Ketahui Afiliasi

BEI Buka Data Pengendali Saham di Atas 1%, Bisa Ketahui Afiliasi

November 5, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

Akhir Sesi I, IHSG Menguat 1,96% ke 5.016

November 5, 2026
Danantara Garap Peternakan Ayam Canggih, Punya Standar Baru

Danantara Garap Peternakan Ayam Canggih, Punya Standar Baru

November 5, 2026
Harga Minyak Ambruk Lebih 8% hingga IHSG & Rupiah Menguat

Harga Minyak Ambruk Lebih 8% hingga IHSG & Rupiah Menguat

November 5, 2026
BPS Catat Ekonomi RI Q3-2026 Tumbuh 5,47% (yoy)

BPS Catat Ekonomi RI Q3-2026 Tumbuh 5,47% (yoy)

November 5, 2026
Jokowi Mengaku Kini Wiraswasta, Ini Kisah Bisnis Sebelum Jadi Presiden

Jokowi Mengaku Kini Wiraswasta, Ini Kisah Bisnis Sebelum Jadi Presiden

November 5, 2026
Kuartal III-2026 UOB Indonesia Kantongi Laba Rp1,01 Triliun

Kuartal III-2026 UOB Indonesia Kantongi Laba Rp1,01 Triliun

November 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, November 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

OJK Upayakan ‘Ganti Rugi’ Dana Investor DSSA, CUAN & BREN

2 hours ago
in Lifestyle
OJK Upayakan ‘Ganti Rugi’ Dana Investor DSSA, CUAN & BREN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang menghitung besaran dana yang berpotensi dikembalikan kepada investor terdampak kasus transaksi saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Agus Firmansyah mengatakan, proses penghitungan masih dilakukan oleh tim pengawas OJK. Pihaknya tengah mengidentifikasi siapa saja investor yang terdampak serta besaran dana yang berpotensi dikembalikan kepada masing-masing investor.

“Ini sedang diupayakan oleh teman-teman pengawas, sedang dilihat dan dihitung kira-kira yang bisa dikembalikan ke investor, siapa saja, berapa, dan nanti dicari investornya siapa saja,” ujar Agus kepada wartawan, di Media Gathering BEI, Mandalika, Sabtu, (31/10/2026).

Agus mengakui proses tersebut cukup rumit, mengingat OJK perlu memastikan investor yang berhak menerima pengembalian dana beserta nilai yang menjadi hak masing-masing.

Dia menjelaskan, pengembalian dana tersebut menjadi salah satu hal yang dibahas dalam diskusi internal OJK. Namun, Agus belum dapat memastikan secara terperinci mekanisme maupun besaran dana yang nantinya dapat dikembalikan kepada investor.

Agus juga menyebutkan bahwa pengembalian dana kepada investor bukan merupakan praktik yang lazim dilakukan dalam penjatuhan sanksi administratif pada kasus-kasus sebelumnya. Sanksi yang selama ini lebih umum diberikan antara lain pencabutan izin dan penutupan izin usaha.

“Kalau yang sebelumnya, kayaknya belum. Yang pengadaan denda-denda sanksi, paling kan cabut izin, penutupan izin usaha dan lain-lain,” katanya.

Menurut Agus, kasus yang sedang ditangani saat ini memiliki karakteristik berbeda, terutama karena besaran sanksi yang dijatuhkan relatif besar. Dia kembali menegaskan bahwa OJK sedang mengupayakan agar dana yang memungkinkan untuk dikembalikan dapat diterima oleh investor yang terdampak.

Mengingatkan saja, pasca pengumuman terbaru MSCI atas pasar saham Indonesia, OJK mengumumkan hasil pemeriksaan penegakan hukum.

Salah satu temuannya adalah adanya tindak pidana manipulasi pasar saham DSSA yang dilakukan oleh nasabah perorangan dan institusi melalui beberapa anggota bursa. Manipulasi tersebut dilakukan secara terencana dan terstruktur, sehingga menyebabkan harga saham DSSA naik signifikan.

Sementara pada pemeriksaan saham BREN dan CUAN, OJK menemukan bahwa saham yang ditawarkan dalam penawaran umum telah direncanakan sejak awal untuk diberikan kepada sekelompok pihak yang terkait dengan pemegang saham pengendali.

OJK juga menemukan tindakan penyesatan dalam pemesanan saham BREN dan CUAN. Pihak yang terkait dengan pengendali perusahaan memperoleh penjatahan saham dalam jumlah sangat besar dengan mengaburkan identitasnya. Hal ini membuat saham BREN dan CUAN terkonsentrasi pada kelompok tertentu, sehingga jumlah saham yang beredar di pasar menjadi terbatas.

Selain itu, OJK menemukan adanya keuntungan yang diperoleh secara tidak sah dari pelanggaran transaksi saham DSSA dan kegiatan pemesanan saham BREN dan CUAN.

Atas temuan tersebut, OJK mengenakan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp1,5 triliun atau setara US$ 83,3 juta kepada DSSA, Rp500 miliar atau US$27,8 juta dolar kepada BREN, dan Rp100 miliar atau US$ 5,6 juta kepada CUAN.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

Dirut dan Wadirut Primarindo Asia (BIMA) Kompak Mundur

November 5, 2026
Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Mundur

Primarindo Asia (BIMA) Direktur Utama dan Wakil Direktur Utama Mundur

November 5, 2026
Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

Dongkrak Daya Saing Manufaktur Lewat Teknologi Operasi Bisnis

November 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .