• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

July 7, 2026
Prabowo-Gibran Dampingi PM Modi ke DPR, Hubungan RI-India Kian Mesra

Prabowo-Gibran Dampingi PM Modi ke DPR, Hubungan RI-India Kian Mesra

July 7, 2026
Dua Bom Meledak Dekat Hotel Macron, 18 Orang Terluka

Dua Bom Meledak Dekat Hotel Macron, 18 Orang Terluka

July 7, 2026
Sipasti Jadi Acuan Pemda Susun Perhitungan Biaya

Sipasti Jadi Acuan Pemda Susun Perhitungan Biaya

July 7, 2026
KPK dan PU Luncurkan Sipasti,Untuk Pencegahan Korupsi Proyek

KPK dan PU Luncurkan Sipasti,Untuk Pencegahan Korupsi Proyek

July 7, 2026
Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII

Purbaya Respons Soal Risiko Praktik ‘Capital Round Tripping’ di PFII

July 7, 2026
Prabowo Dorong Sabang – Andaman Jadi Penghubung Strategis RI

Prabowo Dorong Sabang – Andaman Jadi Penghubung Strategis RI

July 7, 2026
Prabowo Ingin QRIS Bisa Dipakai di India

Prabowo Ingin QRIS Bisa Dipakai di India

July 7, 2026
Modi Sepakat Resmikan 16 Kerja Sama Strategis RI-India

Modi Sepakat Resmikan 16 Kerja Sama Strategis RI-India

July 7, 2026
Momen Pidato Perdana Modi di DPR Dibuka dengan Ucap ‘Selamat Siang’

Momen Pidato Perdana Modi di DPR Dibuka dengan Ucap ‘Selamat Siang’

July 7, 2026
Dua Tornado Sekaligus Porak-porandakan China, Korban Jiwa Berjatuhan

Dua Tornado Sekaligus Porak-porandakan China, Korban Jiwa Berjatuhan

July 7, 2026
Penampakan Rudal Supersonik BrahMos yang Dibeli RI dari India

Penampakan Rudal Supersonik BrahMos yang Dibeli RI dari India

July 7, 2026
AS Kehabisan Rudal! Eropa Takut Pasokan Senjata NATO Macet Total

AS Kehabisan Rudal! Eropa Takut Pasokan Senjata NATO Macet Total

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

53 minutes ago
in News
Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kuba kembali dilanda krisis listrik nasional setelah jaringan listrik utama negara itu kolaps pada Senin (6/7/2026) waktu setempat, memicu pemadaman massal di seluruh negeri. Gangguan ini menjadi pukulan terbaru bagi negara Karibia tersebut yang selama berbulan-bulan telah bergulat dengan krisis energi, kekurangan bahan bakar, serta terbatasnya pasokan obat-obatan.

Operator jaringan listrik nasional Kuba, Unión Eléctrica (UNE), menyatakan proses pemulihan pasokan listrik mulai dilakukan secara bertahap pada hari yang sama. Namun hingga Senin sore waktu setempat, listrik baru dapat dipasok untuk sejumlah layanan vital seperti rumah sakit dan pusat produksi pangan.

UNE mengatakan kapasitas yang berhasil dipulihkan di ibu kota Havana baru mampu memenuhi sekitar 1% dari total kebutuhan listrik kota tersebut. Hingga kini, pemerintah Kuba belum mengungkap penyebab runtuhnya jaringan listrik nasional tersebut.

Krisis ini memperparah kondisi Kuba yang dalam beberapa bulan terakhir sudah terbiasa mengalami pemadaman listrik selama berjam-jam, bahkan berhari-hari. Gangguan berkepanjangan itu dikaitkan dengan kondisi jaringan listrik yang telah menua serta blokade pasokan minyak yang diberlakukan Amerika Serikat sehingga membatasi ketersediaan bahan bakar di pulau tersebut.

Pemadaman berskala nasional dan lambatnya proses pemulihan semakin menambah beban masyarakat Kuba yang telah kelelahan menghadapi pemadaman bergilir. Kondisi tersebut membuat banyak warga kesulitan bekerja maupun beristirahat di tengah suhu musim panas kawasan Karibia yang tinggi.

“Lihat saja wajah saya, semuanya sudah tergambar,” kata Ariel Sotelo, warga Havana berusia 57 tahun yang mengaku sudah tidak menikmati aliran listrik sejak sehari sebelumnya, dilansir Reuters.

“Kami hanya bisa bertahan dan menerima keadaan, tetapi ini sama sekali tidak mudah,” ujarnya.

Adapun ketika jaringan nasional benar-benar kolaps pada Senin, hampir dua pertiga wilayah Kuba sebenarnya sudah lebih dulu mengalami pemadaman listrik. Akibatnya, banyak warga yang telah terbiasa hidup tanpa listrik maupun akses komunikasi bahkan nyaris tidak merasakan perbedaan ketika jaringan nasional akhirnya benar-benar berhenti beroperasi.

Dalam siaran televisi nasional, pemerintah bahkan meminta warga yang masih beruntung memperoleh aliran listrik untuk menyampaikan kabar mengenai runtuhnya jaringan listrik nasional kepada teman dan tetangga yang tidak memiliki akses informasi akibat pemadaman.

Pemadaman nasional yang terjadi pada Senin merupakan insiden kedelapan sejak Oktober 2025 dan menjadi yang ketiga sepanjang tahun ini.

Situasi energi Kuba juga makin memburuk setelah pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghentikan pengiriman bahan bakar dari Venezuela ke Kuba pada awal tahun ini. Washington juga menekan Meksiko agar menghentikan pengiriman minyak ke Kuba serta mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara mana pun yang tetap memasok minyak ke pulau tersebut.

Pemerintah Amerika Serikat menyebut pemerintah Kuba sebagai ancaman terhadap keamanan nasional dan berpendapat bahwa sanksi tersebut diperlukan untuk memaksa terjadinya perubahan pemerintahan di negara itu, yang telah lama menjadi salah satu tujuan kebijakan luar negeri Washington.

Sebaliknya, Kuba yang hanya berjarak sekitar 145 kilometer dari Kepulauan Florida Keys, Amerika Serikat, secara konsisten membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa negara itu bukan ancaman bagi AS.

Namun bagi sebagian besar warga Kuba, persoalan yang mereka hadapi saat ini jauh lebih bersifat praktis dibandingkan politik.

“Panasnya, nyamuknya, semuanya benar-benar tidak tertahankan,” kata Omar Ortega, warga Havana berusia 60 tahun. “Berapa lama lagi kondisi seperti ini akan terus berlangsung? Terus terang, kami sudah tidak sanggup lagi,” ujarnya.

(luc/luc)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo-Gibran Dampingi PM Modi ke DPR, Hubungan RI-India Kian Mesra

Prabowo-Gibran Dampingi PM Modi ke DPR, Hubungan RI-India Kian Mesra

July 7, 2026
Dua Bom Meledak Dekat Hotel Macron, 18 Orang Terluka

Dua Bom Meledak Dekat Hotel Macron, 18 Orang Terluka

July 7, 2026
Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

Pemadaman Listrik Massal Hantam Seluruh Negeri, Pemerintah Kelimpungan

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .