• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pendapatan Naik tapi Laba OKAS Malah Rontok 82%, Ada Apa?

Pendapatan Naik tapi Laba OKAS Malah Rontok 82%, Ada Apa?

July 27, 2026
Pasar Pantau BI & Pengganti Perry Warjiyo, Rupiah Melemah

Pasar Pantau BI & Pengganti Perry Warjiyo, Rupiah Melemah

July 27, 2026
Presiden Bisa Beri Maksimal 3 Nama Calon Gubernur BI

Presiden Bisa Beri Maksimal 3 Nama Calon Gubernur BI

July 27, 2026
Usai Perry Mundur dari BI, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.000/US$

Usai Perry Mundur dari BI, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.000/US$

July 27, 2026
Bank Mega Syariah Bidik Pertumbuhan DPK dari Bisnis Tabungan Haji

Bank Mega Syariah Bidik Pertumbuhan DPK dari Bisnis Tabungan Haji

July 27, 2026
IHSG Loyo, Asing Jualan Saham Ini di Sesi 1

IHSG Loyo, Asing Jualan Saham Ini di Sesi 1

July 27, 2026
BEI Minta Penjelasan, DATA Buka Suara soal Saham Protelindo

BEI Minta Penjelasan, DATA Buka Suara soal Saham Protelindo

July 27, 2026
Mitratel (MTEL) Buyback Saham yang Tak Restui Merger, Nilainya Segini

Mitratel (MTEL) Buyback Saham yang Tak Restui Merger, Nilainya Segini

July 27, 2026
Aksi Korporasi Jumbo MKNT, Pengendali Baru Bakal Kuasai 80,04% Saham

Aksi Korporasi Jumbo MKNT, Pengendali Baru Bakal Kuasai 80,04% Saham

July 27, 2026
Pasar Sorot Perry Warjiyo Mundur dari BI, IHSG Sesi 1 Ditutup Merah

Pasar Sorot Perry Warjiyo Mundur dari BI, IHSG Sesi 1 Ditutup Merah

July 27, 2026
Ekonom Soal Perry Warjiyo Mundur: Tak Picu Kekhawatiran Pasar

Ekonom Soal Perry Warjiyo Mundur: Tak Picu Kekhawatiran Pasar

July 27, 2026
Ekonom Nilai Transisi Perry ke Destry di BI Tak Ganggu Rupiah & Pasar

Ekonom Nilai Transisi Perry ke Destry di BI Tak Ganggu Rupiah & Pasar

July 27, 2026
Tumbuh 84,4%, Laba Pegadaian Tembus Rp6,59 T di Semester I-2026

Tumbuh 84,4%, Laba Pegadaian Tembus Rp6,59 T di Semester I-2026

July 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 27, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Pendapatan Naik tapi Laba OKAS Malah Rontok 82%, Ada Apa?

1 hour ago
in Market
Pendapatan Naik tapi Laba OKAS Malah Rontok 82%, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten bahan peledak pertambangan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) mencatat penurunan laba periode berjalan hingga 81,9% pada semester I-2026 meski pendapatan masih tumbuh tipis.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), laba periode berjalan perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar US$1,06 juta, turun dari US$5,86 juta pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pendapatan konsolidasian naik tipis menjadi US$76,33 juta dari sebelumnya US$76,08 juta.

Bisnis bahan kimia dan bahan peledak untuk pertambangan masih menjadi penyumbang utama pendapatan dengan kontribusi mencapai 95% terhadap total pendapatan konsolidasian. Di sisi lain, pendapatan dari bisnis solusi peledakan meningkat 11% dibandingkan semester I-2025.

Direktur Utama Ancora Ratno “Ale” Paskalis Hendrawan mengatakan pendapatan yang stabil tersebut mencerminkan permintaan yang tetap solid pada bisnis inti bahan kimia dan bahan peledak pertambangan yang terintegrasi secara vertikal.

“Perseroan juga terus menunjukkan kinerja keuangan yang tangguh, didukung oleh posisi terkemuka dalam manufaktur Amonium Nitrat dan penyediaan solusi peledakan, serta diperkuat oleh produksi aksesori peledak, bahan kimia lainnya, dan solusi logistik,” ujar Ale dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).

Di tengah pertumbuhan pendapatan, laba perseroan tertekan akibat kenaikan beban. Beban pokok penjualan meningkat menjadi US$57,39 juta dari US$53,45 juta, sementara beban operasi naik menjadi US$15,06 juta dari US$12,24 juta. Akibatnya, laba operasi turun menjadi US$3,88 juta dari US$10,39 juta pada semester I-2025.

Dari sisi neraca, total aset Ancora per 30 Juni 2026 tercatat sebesar US$157,63 juta, dengan total ekuitas mencapai US$56,84 juta. Sementara itu, total utang jangka pendek dan jangka panjang perseroan tercatat sebesar US$40,07 juta, dengan saldo kas US$7,52 juta. Perseroan juga membukukan rasio net gearing sebesar 0,57 kali, yang mencerminkan struktur permodalan tetap terjaga.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pasar Pantau BI & Pengganti Perry Warjiyo, Rupiah Melemah

Pasar Pantau BI & Pengganti Perry Warjiyo, Rupiah Melemah

July 27, 2026
Presiden Bisa Beri Maksimal 3 Nama Calon Gubernur BI

Presiden Bisa Beri Maksimal 3 Nama Calon Gubernur BI

July 27, 2026
Usai Perry Mundur dari BI, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.000/US$

Usai Perry Mundur dari BI, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp18.000/US$

July 27, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .