• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Prajogo ‘Gerilya’ Kala Pasar Volatil, Borong Saham BREN Rp11,87 M

Prajogo ‘Gerilya’ Kala Pasar Volatil, Borong Saham BREN Rp11,87 M

January 13, 2026
Bukan Cuma Soal Trafic, Danantara Dorong ini ke BUMN Tol

Bukan Cuma Soal Trafic, Danantara Dorong ini ke BUMN Tol

August 31, 2026
Tak Berizin, OJK Stop Usaha Dua Platform Pedagang Kripto

Tak Berizin, OJK Stop Usaha Dua Platform Pedagang Kripto

August 31, 2026
Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya

Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya

August 31, 2026
Komisi Ojol dan Harga Gocap Jadi Isu, Ini Kata Bos GOTO Hingga Analis

Komisi Ojol dan Harga Gocap Jadi Isu, Ini Kata Bos GOTO Hingga Analis

August 31, 2026
Bulan Depan Danantara Kebut Selesaikan Masalah Pembangunan LRT City

Bulan Depan Danantara Kebut Selesaikan Masalah Pembangunan LRT City

August 31, 2026
Soal Merger BUMN Karya, Bos Danantara Ungkap Kabar Terbaru

Soal Merger BUMN Karya, Bos Danantara Ungkap Kabar Terbaru

August 31, 2026
Video: Rebalancing MSCI – Selat Hormuz Memanas, IHSG Berhasil Rebound

Video: Rebalancing MSCI – Selat Hormuz Memanas, IHSG Berhasil Rebound

August 31, 2026
Emiten Bakrie, Andry Hakim, hingga Salim Kena Sanksi OJK

Emiten Bakrie, Andry Hakim, hingga Salim Kena Sanksi OJK

August 31, 2026
IHSG Balik Arah di Akhir Perdagangan, Ditutup Naik 0,11%

IHSG Balik Arah di Akhir Perdagangan, Ditutup Naik 0,11%

August 31, 2026
Manfaat AI Jadi Solusi Keuangan Nasabah-Perkuat Bisnis Asuransi

Manfaat AI Jadi Solusi Keuangan Nasabah-Perkuat Bisnis Asuransi

August 31, 2026
5 Tahun Holding UMi, Bisnis Pegadaian dan PNM Makin Moncer

5 Tahun Holding UMi, Bisnis Pegadaian dan PNM Makin Moncer

August 31, 2026
Peluang & Tantangan RI Dorong Perbankan Biayai Proyek EBT

Peluang & Tantangan RI Dorong Perbankan Biayai Proyek EBT

August 31, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 31, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Prajogo ‘Gerilya’ Kala Pasar Volatil, Borong Saham BREN Rp11,87 M

8 months ago
in News
Prajogo ‘Gerilya’ Kala Pasar Volatil, Borong Saham BREN Rp11,87 M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Barito Renewables Energi (BREN) mengungkapkan pengendali perusahaan yang merupakan orang terkaya di Indonesia, Prajogo Pengestu, menambah kepemilikan sahamnya di emiten energi baru terbarukan tersebut.

Mengutip keterbukaan informasi, pada perdagangan hari ini, Selasa (13/1/2025), Prajogo diketahui memborong saham BREN dalam sepuluh kesempatan yang berbeda. Adapun harga pembelian dilakukan di rentang Rp 8.825 per saham hingga Rp 9.025 per saham. Total saham yang dibeli mencapai 1,33 juta lembar dengan harga rata-rata berada di angka sekitar Rp 8.930 per saham.

Total transaksi pembelian saham BREN oleh Prajogo hari ini tercatat mencapai Rp 11,86 miliar. Alhasil kepemilikan langsung Prajogo di BREN meningkat dari 0,103% menjadi 0,104%. Sebagai catatan, Prajogo mayoritas menggenggam saham BREN secara tidak langsung lewat Barito Pacific (BRPT) yang mengempit 64,66% saham BREN. 

Adapun seluruh pembelian ini dilakukan secara pribadi untuk tujuan investasi pribadi.

Aksi gerilya Prajogo memborong saham BREN terjadi bertepatan dengan kondisi pasar modal yang mengalami volatilitas tinggi dalam dua hari perdagangan terakhir. Kemarin IHSG sempat tiba-tiba ambruk hingga 2% lebih sebelum pulih dan memangkas koreksi secara signifikan. Sementara hari ini, IHSG yang sempat dibuka cukup tangguh tiba2 terseret ke zona merah dalam hitungan menit, sebelum akhirnya kembali ditutup lompat.

Volatilitas pasar ini juga memberikan sorotan kepada saham BREN yang menjadi salah satu saham yang paling awal bergerak turun ke bawah pada perdagangan kemarin. Saham BREN yang merupakan emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI ikut menyeret kinerja indeks secara signifikan.

Pada perdagangan hari ini, pergerakan saham BREN relatif lebih stabil jika dibandingkan sejumlah saham lain yang ikut bergerak volatil kemarin, termasuk saham-saham Grup Bakrie.

Saham BREN di posisi terendah pada perdagangan hari ini terkoreksi 3,88% ke Rp 8.650 per saham, namun mampu ditutup menguat 2,22% ke Rp 9.200 per saham.

Volatilitas IHSG

Adapun terkait volatilitas tinggi yang sedang terjadi di pasar, sejumlah analis mengungkapkan sejumlah alasan mengapa hal tersebut terjadi.

Head of Research Retail MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, pergerakan IHSG kali ini dibebani oleh tiga sektor utama.

“Pergerakan IHSG masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan pergerakan IHSG dibebani oleh sektor energi, infrastruktur dan consumer cyclical,” ungkap herditya kepada CNBC Indonesia, Selasa, (13/1/2026).

Ia pun memperkirakan adanya aksi ambil untung atau profit taking dari para investor apabila mencermati pergerakan sektor energi yg menguat signifikan.

“Di sisi lain, secara makro nilai tukar Rupiah cenderung melemah terhadap USD dan juga terdapat penguatan harga emas dunia,” lanjutnya.

Asal tahu saja, selama perdagangan intraday hari ini, asing tercatat membukukan pembelian Rp 5,7 triliun dan melakukan aksi jual senilai Rp 4,4 triliun, sehingga net foreign buy sesi 1 hari ini mencapai Rp 1,3 triliun.

Saham bank dan komoditas mendominasi dalam daftar 10 saham dengan net buy asing terbesar. Namun posisi teratas dihuni oleh Astra (ASII) yang mencatat net foreign buy Rp 149,3 miliar.

Kemudian diikuti oleh Alamtri Resources (ADRO) Rp 146,8 miliar, Merdeka Battery Materials (MBMA) Rp 135,4 miliar, dan Vale Indonesia (INCO) Rp 130,3 miliar.

Di sisi lain, Head of Investment Nawasena Abhipraya Investama Kiswoyo Adi Joe melihat pergerakan IHSG ini merupakan hal wajar di tengah pergolakan pasar.

“IHSG kan buat new high. Setiap kali buat new high baru IHSG pasti akan ada koreksinya,” pungkas Kiswoyo.

Diketahui, IHSG telah mencapai All Time High (ATH) sebanyak 24 kali di tahun 2025. Terakhir, IHSG kembali mencapai rekor pada perdagangan Selasa (6/1/2026), naik 74,42 poin atau lompat 0,84% ke level8.933,61 pada akhir perdagangan sesi kedua.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bukan Cuma Soal Trafic, Danantara Dorong ini ke BUMN Tol

Bukan Cuma Soal Trafic, Danantara Dorong ini ke BUMN Tol

August 31, 2026
Tak Berizin, OJK Stop Usaha Dua Platform Pedagang Kripto

Tak Berizin, OJK Stop Usaha Dua Platform Pedagang Kripto

August 31, 2026
Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya

Laba Emiten BUMN Farmasi Ini Melejit 542,43%, Ini Penyebabnya

August 31, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .