• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Raksasa Migas Rusia Kena Sanksi AS, Harga Minyak Mendidih

Raksasa Migas Rusia Kena Sanksi AS, Harga Minyak Mendidih

October 23, 2025
Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

July 28, 2026
Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Purbaya Pimpin Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Ini Hasilnya!

Purbaya Pimpin Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Ini Hasilnya!

July 28, 2026
Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Purbaya: Berlangsung Amat Dinamis

Rapat Perdana KSSK Plus Danantara, Purbaya: Berlangsung Amat Dinamis

July 28, 2026
Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

Purbaya, Pjs Gubernur BI hingga OJK Kumpul di Kantor LPS, Ada Apa?

July 28, 2026
BCA (BBCA) Kantongi Laba Rp 29,5 T di Semester 1 2026

BCA (BBCA) Kantongi Laba Rp 29,5 T di Semester 1 2026

July 28, 2026
Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi

Bankir Cemas Likuiditas Kering di Era Suku Bunga Tinggi

July 28, 2026
IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%

IHSG Lemas di Sesi 2, Ditutup Turun 0,89%

July 28, 2026
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055

July 28, 2026
Investor Catat! BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp 627 Miliar

Investor Catat! BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp 627 Miliar

July 28, 2026
Awas Snapboost! Modus Dugaan Penipuan Like & Share di Tiktok Cs

Awas Snapboost! Modus Dugaan Penipuan Like & Share di Tiktok Cs

July 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Raksasa Migas Rusia Kena Sanksi AS, Harga Minyak Mendidih

9 months ago
in News
Raksasa Migas Rusia Kena Sanksi AS, Harga Minyak Mendidih
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melonjak pada Kamis (23/10/2025) pukul 09.25 WIB, setelah Amerika Serikat resmi menjatuhkan sanksi terhadap dua produsen minyak terbesar Rusia – Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC. Berdasarkan Refinitiv, harga Brent (LCOc1) naik ke US$64,08 per barel, sementara WTI (CLc1) berada di kisaran US$59,9 per barel.

Kenaikan ini menandai lonjakan hingga 2,9% dibandingkan sehari sebelumnya, ketika Brent masih berada di sekitar US$62,59 per barel. Sentimen pasar berubah cepat setelah Presiden Donald Trump mengumumkan sanksi yang menargetkan ekspor minyak Rusia, sebagai upaya menekan Presiden Vladimir Putin agar segera mengakhiri perang di Ukraina.


Langkah Washington ini menjadi titik balik sikap Trump, yang sebelumnya sempat menyatakan akan bertemu Putin dalam waktu dekat untuk mencari solusi damai. Namun kini, Trump menegaskan tak ingin melakukan “pertemuan yang sia-sia” setelah menilai Rusia belum menunjukkan komitmen nyata terhadap perdamaian.

Sanksi AS menyasar langsung jantung industri migas Rusia. Rosneft dan Lukoil – dua perusahaan yang menguasai hampir setengah dari total ekspor minyak Rusia, atau sekitar 2,2 juta barel per hari – kini masuk daftar hitam perdagangan. Pendapatan dari minyak dan gas diketahui menyumbang sekitar seperempat dari anggaran federal Rusia, sehingga tekanan ini bisa berdampak besar terhadap ekonomi Moskow.

Tak berhenti di situ, Trump juga berencana menekan India dan China, dua pembeli utama minyak Rusia pascaperang Ukraina. Dalam konferensi persnya, Trump menyebut akan berbicara langsung dengan Presiden Xi Jinping pekan depan di Korea Selatan untuk membahas pembelian minyak Rusia oleh Beijing. Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi disebut telah berjanji untuk mengurangi pembelian tersebut.

Dari sisi geopolitik global, Uni Eropa juga bersiap mengadopsi paket sanksi baru terhadap Rusia pada Kamis waktu setempat. Menurut keterangan dari Denmark – yang memegang presidensi bergilir Uni Eropa – sanksi ini akan menargetkan 45 entitas, termasuk 12 perusahaan asal China dan Hong Kong yang diduga membantu Rusia menghindari pembatasan perdagangan energi.

Di tengah situasi geopolitik yang memanas ini, harga minyak sempat bangkit dari posisi terendah lima bulan pada awal pekan, yang sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran kelebihan pasokan global. Namun, laporan penurunan persediaan minyak mentah AS membantu menenangkan pasar dan mendorong reli harga.

Meski demikian, analis memperingatkan bahwa fundamental pasar minyak masih rapuh. Jika tensi geopolitik mereda, potensi pelemahan bisa kembali muncul karena surplus pasokan global masih menghantui OPEC+ dan negara produsen lainnya.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Stabil, Pasar Waspadai Iran & Penurunan Stok AS




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

Sebagai Undangan & Tanpa Hak Suara

July 28, 2026
Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

Purbaya Anggap Destry Cocok Jadi Pimpin BI, Sebut Alasan Ini

July 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .