• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ramalan Kinerja Rupiah di Tangan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti

Ramalan Kinerja Rupiah di Tangan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti

July 28, 2026
Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

July 28, 2026
DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

July 28, 2026
Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%

Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%

July 28, 2026
Ini Harapan Para Bankir Kepada Sosok Gubernur BI Baru

Ini Harapan Para Bankir Kepada Sosok Gubernur BI Baru

July 28, 2026
Terungkap Faktor Krusial di Balik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

Terungkap Faktor Krusial di Balik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

July 28, 2026
Terungkap Faktor Krusial Dibalik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

Terungkap Faktor Krusial Dibalik Penyusunan UU PFII Selesai 3 Bulan

July 28, 2026
IHSG Dibuka Melemah & Rupiah Anjlok ke Rp 18.060 per USD

IHSG Dibuka Melemah & Rupiah Anjlok ke Rp 18.060 per USD

July 28, 2026
Komisaris KAEF Sumarjati Arjoso Tutup Usia

Komisaris KAEF Sumarjati Arjoso Tutup Usia

July 28, 2026
IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175

IHSG Dibuka Melemah 0,17% ke Level 6.175

July 28, 2026
Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

Rupiah Terkoreksi, Pagi Ini Dolar AS Dibuka Naik ke Rp18.060

July 28, 2026
Harga Saham Naik Turun Signifikan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

Harga Saham Naik Turun Signifikan, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

July 28, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

July 28, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 28, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ramalan Kinerja Rupiah di Tangan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti

59 minutes ago
in Lifestyle
Ramalan Kinerja Rupiah di Tangan Pjs Gubernur BI Destry Damayanti
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Analis memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar akan bergerak di rentang Rp17.800/1US$ hingga Rp18.100/1US$ pasca mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp17.800-Rp17.900 per dolar Amerika Serikat (AS).

“Saya memperkirakan pergerakan nilai tukar rupiah masih akan berada di kisaran Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS,” katanya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/7/2026).

Yusuf memperkirakan dalam jangka pendek akan ada tekanan terhadap nilai tukar rupiah namun terbatas. Terutama karena, pejabat sementara gubernur BI saat ini Destry Damayanti cakap dalam memimpin Bank Indonesia hingga Gubernur baru dilantik.

“Penunjukan Ibu Destry Damayanti sebagai pelaksana tugas gubernur dapat memberikan kepastian bagi pasar. Sosok beliau bukanlah figur baru di Bank Indonesia. Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry memiliki pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memahami dinamika pasar keuangan,” ujar Yusuf.

Dirinya juga menekankan bahwa selama koordinasi dan arah kebijakan bank sentral setelah pengunduran diri Perry terjaga, dampaknya tidak akan mengubah kepercayaan investor.

“Selama koordinasi tersebut tetap terjaga dan arah kebijakan BI konsisten, saya melihat pergantian gubernur tidak akan mengubah kepercayaan investor secara signifikan.”

Sementara itu, analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek bisa bergerak di rentang Rp17.850/1US$ hingga Rp18.150/1US$.

Lukman mengatakan, walaupun ada sentimen karena pengunduran diri Gubernur BI tapi yang mendominasi adalah sentimen eksternal.

“Walau dengan perkembangan ini, sebenarnya faktor eksternal masih lebih mendominasi, dalam sepekan ini juga sangat padat data-data ekonomi AS dan FOMC dan indeks dolar AS berpotensi kembali naik dan menekan rupiah, terlebih apabila situasi geopolitik di timteng kembali memanas. Rentang jangka pendek 17850-18150,” ujar Lukman kepada CNBC Indonesia, Senin (27/7/2026).

Sebagai informasi, mata uang Garuda kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (28/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di posisi Rp18.060/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,33%. Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup turun 0,36% dan terparkir tepat di level Rp18.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke posisi 101,483.

(arj/arj)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

Siap-Siap, BNI (BBNI) Mau Buyback Saham Rp627 Miliar

July 28, 2026
DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

DPR Sebut Bebas Pajak 50 Tahun Jadi Daya Tarik Investasi PFII

July 28, 2026
Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%

Tambah Dorongan Pertumbuhan Ekonomi 0,5%

July 28, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .