• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Resign Jadi Bankir, Sosok Ini Malah Jadi Raja Boba Terbesar Dunia

Resign Jadi Bankir, Sosok Ini Malah Jadi Raja Boba Terbesar Dunia

February 16, 2026
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Resign Jadi Bankir, Sosok Ini Malah Jadi Raja Boba Terbesar Dunia

8 months ago
in Market
Resign Jadi Bankir, Sosok Ini Malah Jadi Raja Boba Terbesar Dunia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keputusan Martin Berry meninggalkan karir perbankan bergaji jutaan dolar pada akhir 2013 lalu bisa dibilang nekat. Bahkan, bosnya kala itu menganggapnya cukup gila.

Saat itu, Berry masih berusia 30-an dan telah menduduki posisi eksekutif senior dan mengelola neraca keuangan bernilai triliunan dolar. Namun seiring waktu ia merasa tak lagi menemukan kepuasan.

“Saya menyadari setelah bekerja keras cukup lama bahwa saya sebenarnya tidak menyukai sistem korporat. Saya tidak suka kurangnya jiwa kewirausahaan di dalamnya,” ujar Berry dikutip dari CNBC Make It, Selasa (16/2/2026).

Kini siapa sangka, Berry menjabat sebagai pendiri dan chairman Gong Cha Global, jaringan waralaba bubble tea internasional terbesar di dunia. Perusahaan ini bermula dari sebuah kedai teh kecil di Taiwan yang didirikan pada 1996 oleh Zhen-hua Wu.

Sebelum Berry bergabung, Gong Cha hanya beroperasi di empat negara Asia. Di bawah kepemimpinannya, merek tersebut bertransformasi menjadi jaringan global dengan lebih dari 2.000 lokasi di 30 negara.

Mengandalkan Diri Sendiri

Berry tumbuh di pedesaan Melbourne, Australia. Sejak kecil, ia sudah memiliki naluri bisnis yang kuat.

Dari bekerja di peternakan, memberi makan sapi, hingga menjual pohon Natal, Berry menemukan berbagai cara untuk menghasilkan uang sejak kecil.

“Saya dilahirkan dengan keinginan bawaan untuk menghasilkan uang. Saya pikir saya sangat termotivasi oleh uang,” ujarnya.

Berry menjadi semakin berjiwa wirausaha seiring bertambahnya usia. Pada usia 19 tahun, di saat sebagian besar teman sebayanya fokus pada sekolah dan kehidupan sosial mereka, ia berhasil mendapatkan pekerjaan korporat penuh waktu pertamanya.

Ia bahkan menyelinap masuk ke presentasi rekrutmen universitas yang ditujukan bagi para lulusan. Setelah acara, ia mendekati perwakilan HR dari Hewlett-Packard (HP) dan menawarkan diri bekerja tanpa bayaran.

Hal itu membuahkan hasil, Berry mendapatkan magang musim panas pertamanya di perusahaan tersebut, yang akhirnya berubah menjadi pekerjaan penuh waktu, yang ia jalani bersamaan dengan studi universitasnya.

“Saya berhasil mengatur waktu dengan belajar di malam hari dan akhir pekan untuk menyelesaikan gelar, dan pada saat saya lulus, saya sudah memiliki pengalaman kerja di perusahaan selama kurang lebih tiga tahun,” kata Berry.

Pada saat Berry berusia 30-an, ia menempati posisi yang cukup tinggi di kantor-kantor di seluruh dunia termasuk Australia, London, Singapura, dan Korea Selatan. Setelah sekitar dua dekade bekerja di dunia korporat, ia tahu sudah waktunya untuk sesuatu yang lain.

Suatu hari di awal 2011, Berry secara kebetulan menemukan apa yang akan menjadi babak selanjutnya dalam hidupnya. Ia sedang potong rambut di sebuah mal di Singapura ketika ia melihat antrean panjang terbentuk di luar sebuah toko di dekatnya.

Karena penasaran, ia ikut mengantre. Ternyata itu adalah toko Gong cha, yang semakin populer di Asia.

Berry memperhatikan beberapa tanda positif: minuman cepat dibuat, toko-toko kecil dan minim staf, dan bahan-bahan produk yang sederhana menunjukkan margin keuntungan yang tinggi.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang boba atau bubble tea, tetapi dari sudut pandang keuangan, produk ini pasti sangat menguntungkan,” katanya.

Berry berpikir itu tampak seperti semua bahan yang tepat untuk sebuah bisnis, jadi ia mulai melakukan uji tuntas. Ia membeli sepuluh minuman terlaris mereka hari itu, mencicipinya, lalu menghabiskan beberapa minggu berikutnya mengunjungi berbagai toko untuk mengamati lalu lintas pengunjung. Ia memutuskan ingin bergabung.

Setelah beberapa kali gagal menghubungi kantor pusat Gong cha, ia memutuskan untuk terbang ke Taiwan dan datang langsung ke kantor mereka. Untungnya pendiri aslinya ada di sana. Keduanya menandatangani kesepakatan dan Berry menjadi master franchise perusahaan bubble tea tersebut.

Berry mengaku telah menghabiskan sekitar US$ 2,5 juta dari tabungan hidupnya untuk membawa perusahaan ke pasar kelimanya, Korea Selatan, dan kemudian memimpin ekspansi internasional merek tersebut.

Pada tahun 2024, perusahaan tersebut menghasilkan lebih dari US$ 500 juta dalam penjualan sistem secara keseluruhan, menurut dokumen yang ditinjau oleh CNBC Make It.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .