• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS

Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS

May 6, 2026
Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Modal Asing Balik ke RI

Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Modal Asing Balik ke RI

May 6, 2026
Berkat Ledakan AI, Kapitalisasi Pasar Samsung Tembus US Triliun

Berkat Ledakan AI, Kapitalisasi Pasar Samsung Tembus US$1 Triliun

May 6, 2026
Merdeka Copper Gold Siapkan Private Placement Jumbo

Merdeka Copper Gold Siapkan Private Placement Jumbo

May 6, 2026
IHSG Menguat 0,5% Merangkak Naik ke Level 7.092

IHSG Menguat 0,5% Merangkak Naik ke Level 7.092

May 6, 2026
Indonesia Tops G20 Growth for 2026 — Why Investors Are Betting Big as Westerners Eye the Exit from Australia

Indonesia Tops G20 Growth for 2026 — Why Investors Are Betting Big as Westerners Eye the Exit from Australia

May 6, 2026
Bali’s Financial Future: From Island Paradise to Global Capital Hub

Bali’s Financial Future: From Island Paradise to Global Capital Hub

May 6, 2026
Beli Dolar AS Mau Dibatasi, Segini Harga di Money Changer

Beli Dolar AS Mau Dibatasi, Segini Harga di Money Changer

May 6, 2026
Bank Syariah Indonesia Bagi Dividen Rp1,51 Triliun

Bank Syariah Indonesia Bagi Dividen Rp1,51 Triliun

May 6, 2026
Pria Miskin Balas Dendam Jadi Raja Laut, Punya Emas Rp 2 Triliun

Pria Miskin Balas Dendam Jadi Raja Laut, Punya Emas Rp 2 Triliun

May 6, 2026
Gara-gara Gangguan Sistem, Tabungan Hari Tua Orang Ini ‘Lenyap’

Gara-gara Gangguan Sistem, Tabungan Hari Tua Orang Ini ‘Lenyap’

May 6, 2026
Nilai Tukar Rupiah Jadi Sorotan, Segini Harga Dolar AS di Bank Asing

Nilai Tukar Rupiah Jadi Sorotan, Segini Harga Dolar AS di Bank Asing

May 6, 2026
Diselidiki Regulator Pasar Modal AS, Telkom (TLKM) Buka Suara

Diselidiki Regulator Pasar Modal AS, Telkom (TLKM) Buka Suara

May 6, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, May 6, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS

3 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (6/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.380/US$ atau terapresiasi 0,17%. Penguatan ini sekaligus memutus tren pelemahan rupiah yang sudah berlangsung selama lima hari perdagangan beruntun.

Sejak awal perdagangan, rupiah sudah bergerak di zona hijau. Mata uang Garuda dibuka menguat 0,34% ke level Rp17.350/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia turut menjadi sentimen positif bagi rupiah. Per pukul 15.00 WIB, DXY terpantau melemah 0,34% ke level 98,111.


Bank Indonesia (BI) yang menilai nilai tukar rupiah saat ini sudah berada dalam kondisi undervalued, atau lebih lemah dari nilai yang seharusnya jika mengacu pada fundamental ekonomi domestik.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kondisi fundamental Indonesia sebenarnya masih cukup kuat untuk menopang stabilitas rupiah. Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61%, inflasi yang tetap rendah, cadangan devisa yang kuat, serta pertumbuhan kredit yang masih tinggi.

Menurut Perry, kombinasi faktor tersebut seharusnya menjadi dasar bahwa rupiah dapat bergerak lebih stabil dan berpeluang menguat ke depan. Namun, ia mengakui rupiah masih menghadapi tekanan jangka pendek hingga sempat menembus level Rp17.400/US$.

“Sebabnya ada dua yaitu faktor global, dan kemudian pada faktor musiman,” kata Perry.

Dari sisi global, tekanan rupiah dipengaruhi oleh harga minyak yang masih tinggi, suku bunga Amerika Serikat yang meningkat, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun atau US Treasury yield yang berada di level tinggi sekitar 4,47%. Selain itu, dolar AS juga masih cenderung kuat sehingga memicu keluarnya modal asing dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Dan Pak Menko tadi mengatakan terjadinya pelarian modal dari emerging market termasuk Indonesia,” kata Perry.

Selain faktor global, Perry juga menyoroti faktor musiman yang membuat permintaan dolar AS meningkat pada periode April hingga Juni. Kebutuhan tersebut antara lain berasal dari pembayaran repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan valuta asing untuk jamaah haji.

Meski begitu, Perry menegaskan bahwa rupiah saat ini sudah berada dalam kondisi undervalued dan ke depan berpeluang kembali stabil serta cenderung menguat.

“Tapi rupiah adalah undervalue dan ke depan akan stabil dan cenderung menguat. Itu nomor satu,” kata Perry.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Modal Asing Balik ke RI

Usai Lapor Prabowo Bos OJK Pede Modal Asing Balik ke RI

May 6, 2026
Berkat Ledakan AI, Kapitalisasi Pasar Samsung Tembus US Triliun

Berkat Ledakan AI, Kapitalisasi Pasar Samsung Tembus US$1 Triliun

May 6, 2026
Merdeka Copper Gold Siapkan Private Placement Jumbo

Merdeka Copper Gold Siapkan Private Placement Jumbo

May 6, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .