• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635

September 8, 2026
Bank of China Makin Ekspansif di RI, Lakukan Ini

Bank of China Makin Ekspansif di RI, Lakukan Ini

September 23, 2026
Diminta Pramono Bantu Bangun LRT Jakarta, Bos Danantara Bilang Gini

Diminta Pramono Bantu Bangun LRT Jakarta, Bos Danantara Bilang Gini

September 23, 2026
Terungkap, Sosok Ini Borong 2,2 Juta Saham FORE di Harga Rp760

Terungkap, Sosok Ini Borong 2,2 Juta Saham FORE di Harga Rp760

September 23, 2026
Rugi Triniti Dinamik (TRUE) Bengkak 23% di Semester I-2026

Rugi Triniti Dinamik (TRUE) Bengkak 23% di Semester I-2026

September 23, 2026
Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

Rekor! China Impor Lebih dari 1.000 Ton Emas dalam 8 Bulan

September 23, 2026
Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

Pemerintah Dapat Dana Segar Rp11 Triliun, Investor Serbu Sukuk Negara

September 23, 2026
BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

BRI Sabet 4 Penghargaan Tegaskan Fundamental dan Bisnis yang Solid

September 23, 2026
CFO Bayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

CFO Bayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

September 23, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,32% ke Level 6.297

September 23, 2026
Rupiah Menguat Jelang BI Rate, Dolar AS Turun ke Rp17.835

Rupiah Menguat Jelang BI Rate, Dolar AS Turun ke Rp17.835

September 23, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

September 23, 2026
CFOBayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

CFOBayan Resources (BYAN) Jual Saham Jelang Akuisisi Oleh Haji Isam

September 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635

2 weeks ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.635
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi ini, meski indeks dolar AS sedang terkoreksi cukup dalam.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Selasa (8/9/2026), rupiah harus mengalami pelemahan tipis 0,03% ke posisi Rp17.635/US$. Rupiah melemah 5 poin dibandingkan posisi penutupan Senin (7/9/2026) yang stagnan di level Rp17.630/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah cukup dalam sebesar 0,39% ke posisi 98,789.


Rupiah masih bergerak terbatas dan belum mampu memanfaatkan dorongan positif dari pelemahan dolar AS di pasar global. Pelaku pasar tengah menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pada Jumat pekan ini.

Data tersebut menjadi rangkaian indikator ekonomi penting terakhir sebelum bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) menggelar FOMC pada 15-16 September.

Setelah laporan tenaga kerja AS pada Jumat lalu lebih kuat dibandingkan perkiraan, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 60% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan ini.

Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Fed dan kembali mengangkat dolar AS. Kondisi tersebut berpotensi menambah tekanan terhadap rupiah.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi ekspektasi pengetatan moneter AS, menekan dolar, dan membuka ruang penguatan bagi mata uang Garuda.

Pasar juga mencermati ketegangan geopolitik di kawasan Teluk setelah Iran mengancam akan membalas setiap serangan baru AS terhadap asetnya. Iran turut memperingatkan bahwa infrastruktur energi di kawasan Teluk, termasuk kepentingan minyak dan gas AS, berada dalam posisi rentan.

Ketegangan tersebut membuat harga minyak bertahan di sekitar level tertinggi dalam enam pekan. Harga minyak Brent bahkan berada di atas US$97 per barel.

Kenaikan harga minyak berpotensi memperbesar tekanan inflasi global dan mempengaruhi arah kebijakan The Fed. Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak, harga energi yang tinggi juga dapat meningkatkan kebutuhan valuta asing untuk impor dan membatasi ruang penguatan rupiah.

Rupiah sejatinya mendapat penopang dari kenaikan cadangan devisa Indonesia. Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa pada akhir Agustus 2026 sebesar US$146,5 miliar, meningkat dari US$145,3 miliar pada akhir Juli.

Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Cadangan devisa yang memadai dapat mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus memperkuat ruang BI dalam menjaga stabilitas rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bank of China Makin Ekspansif di RI, Lakukan Ini

Bank of China Makin Ekspansif di RI, Lakukan Ini

September 23, 2026
Diminta Pramono Bantu Bangun LRT Jakarta, Bos Danantara Bilang Gini

Diminta Pramono Bantu Bangun LRT Jakarta, Bos Danantara Bilang Gini

September 23, 2026
Terungkap, Sosok Ini Borong 2,2 Juta Saham FORE di Harga Rp760

Terungkap, Sosok Ini Borong 2,2 Juta Saham FORE di Harga Rp760

September 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .