• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Tetap di Level Rp16.610

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Tetap di Level Rp16.610

October 28, 2025
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

August 26, 2026
BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

August 26, 2026
CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

August 26, 2026
Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

August 26, 2026
Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

August 26, 2026
IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

August 26, 2026
Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

August 26, 2026
Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

August 26, 2026
Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

August 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Tetap di Level Rp16.610

10 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Tetap di Level Rp16.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (28/10/2025).

Mengutip data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp16.61/US$, sama seperti posisi penutupan perdagangan sebelumnya, Senin (27/10/2025). Pada perdagangan kemarin, rupiah tercatat melemah 0,12% dan menutup hari di level yang sama, yakni Rp16.610/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau kembali berada di zona pelemahan. DXY melemah 0,09% di level 98,691. Hal ini melanjutkan turut melanjutkan pelemahan sejak kemarin, dimana DXY melemah 0,17% di posisi 98,783.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang akan berlangsung pada hari ini, Selasa (28/10/2025).

Serta dijadwalkan merilis hasil keputusan kebijakan moneternya pada Kamis (30/10/2025) dini hari waktu Indonesia. Menjelang keputusan tersebut, pasar cenderung “wait and see”.

Mengacu pada CME FedWatch Tool, probabilitas The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin mencapai 98,1%. Ekspektasi pasar yang hampir pasti ini menunjukkan keyakinan bahwa bank sentral AS akan melanjutkan siklus pelonggaran moneternya.

Selain faktor eksternal dari FOMC, pelaku pasar juga mencermati perkembangan negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China yang disebut-sebut telah mencapai tahap akhir.

Jika kesepakatan benar-benar tercapai, maka ketegangan perdagangan global yang selama ini menekan arus investasi dan ekspor negara berkembang berpotensi mereda. Hal ini dapat menjadi katalis positif bagi aset berisiko, termasuk rupiah.

Chief Economist BCA, David Sumual memproyeksikan ke depan pergerakan rupiah terhadap dolar AS cenderung stabil.

“Pergerakan rupiah ke depan cenderung stabil level Rp16.600-Rp16.800 per dolar AS,”ucapnya kepada CNBC Indonesia pada Senin (27/10/2025).

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Breaking! Rupiah Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp16.640




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .