• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630

Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630

September 4, 2026
Transaksi & Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid

Transaksi & Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid

September 4, 2026
Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis

Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis

September 4, 2026
Bos Bank Mandiri Jelaskan Alasan Tebar Dividen Interim Rp6,16 T

Bos Bank Mandiri Jelaskan Alasan Tebar Dividen Interim Rp6,16 T

September 4, 2026
Emiten Prajogo (CUAN) Nego Akuisisi SINI, Siap Jadi Pengendali Baru

Emiten Prajogo (CUAN) Nego Akuisisi SINI, Siap Jadi Pengendali Baru

September 4, 2026
Asing Net Buy Rp124,85 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Buy Rp124,85 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

September 4, 2026
Petugas Pajak Kejar Perusahaan Multinasional Soal Transfer Pricing

Petugas Pajak Kejar Perusahaan Multinasional Soal Transfer Pricing

September 4, 2026
Petugas PajakKejar Perusahaan MultinasionalSoal Transfer Pricing

Petugas PajakKejar Perusahaan MultinasionalSoal Transfer Pricing

September 4, 2026
Soal Merger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI

Soal Merger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI

September 4, 2026
IHSG Sesi I Terkoreksi Tipis 0,11% ke Level 6.660

IHSG Sesi I Terkoreksi Tipis 0,11% ke Level 6.660

September 4, 2026
Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

Video: Cicilan Utang Kopdes Merah Putih Rp 240 Triliun

September 4, 2026
Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

Danantara Buka-Bukaan Soal Transformasi Telkom Jadi Strategic Holding

September 4, 2026
SoalMerger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI

SoalMerger BUMN Karya, Kabar Terbaru dari Manajemen ADHI

September 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 4, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil menutup perdagangan terakhir pekan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Jumat (4/9/2026), rupiah terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.630/US$. Posisi tersebut membuat rupiah kini berada di posisi terkuatnya dalam 15 pekan terakhir.

Sepanjang perdagangan, rupiah sudah mengawali perdagangan di zona hijau dengan menguat 0,23% ke level Rp17.610/US$. Namun, penguatannya mesti terpangkas 20 poin hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% ke posisi 99,026.


Rupiah tetap memperoleh dukungan dari pelemahan tajam dolar AS pada perdagangan sebelumnya. DXY ditutup anjlok 0,69% pada Kamis kemarin, sehingga memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, untuk menguat.

Tekanan terhadap dolar salah satunya datang dari penguatan tajam yen Jepang. Yen melesat lebih dari 2% terhadap dolar AS hingga mencapai 155,47 yen/US$, mendekati posisi terkuatnya sejak awal Mei.

Penguatan yen dipicu meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BOJ). Pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September telah mencapai 75%.

Ekspektasi tersebut menguat setelah anggota Dewan Kebijakan BOJ Hajime Takata mengatakan bank sentral perlu menaikkan suku bunga secara lebih cepat untuk menghadapi tekanan inflasi. Kenaikan yen turut membebani DXY karena mata uang Jepang menjadi salah satu komponen utama indeks dolar AS.

Tekanan terhadap dolar juga membesar setelah Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller membuka peluang suku bunga dipertahankan dalam pertemuan bulan ini.

Waller mengatakan dirinya cenderung mendukung keputusan mempertahankan suku bunga apabila data ekonomi berikutnya menunjukkan tekanan inflasi mulai mereda.

Pernyataan tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September. Peluang kenaikan suku bunga turun menjadi 48%, dari 59% sebelum Waller menyampaikan pandangannya.

Berkurangnya peluang kenaikan suku bunga membuat aset berdenominasi dolar menjadi relatif kurang menarik. Kondisi tersebut masih memberikan tenaga bagi rupiah meski DXY berbalik menguat pada perdagangan hari ini.

Perhatian pasar selanjutnya tertuju pada laporan tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat malam waktu Indonesia. Ekonom memperkirakan perekonomian AS menciptakan 56.000 lapangan kerja baru pada Agustus, setelah kehilangan 23.000 pekerjaan pada Juli.

Data yang lebih lemah dari perkiraan dapat semakin mengurangi peluang kenaikan suku bunga The Fed dan menekan dolar. Sebaliknya, laporan tenaga kerja yang kuat berpotensi kembali meningkatkan ekspektasi pengetatan moneter AS.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Transaksi & Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid

Transaksi & Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid

September 4, 2026
Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis

Arus Modal Asing Masuk Tapi IHSG Masih Fluktuatif, Ini Kata Analis

September 4, 2026
Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630

Rupiah Ditutup Hijau Sore Ini, Dolar AS Terkoreksi ke Rp17.630

September 4, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .