• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah 0,27%, Dolar Jadi Rp 16.615

Rupiah Ditutup Melemah 0,27%, Dolar Jadi Rp 16.615

October 23, 2025
Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

July 26, 2026
Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

July 26, 2026
Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

July 26, 2026
IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor

IPO Terheboh Sampai Pecah Rekor, Sekarang Sahamnya Dibuang Investor

July 26, 2026
Utilitas Rendah, Pengusaha Elektronik Incar Pasar Ekspor Baru

Utilitas Rendah, Pengusaha Elektronik Incar Pasar Ekspor Baru

July 26, 2026
UMKM Teriak, Bisnis Makin Susah Gara-Gara Ulah Presiden

UMKM Teriak, Bisnis Makin Susah Gara-Gara Ulah Presiden

July 26, 2026
Bos Pusat Gadai Ungkap Strategi Bisnis Gadai Untuk Anak Muda

Bos Pusat Gadai Ungkap Strategi Bisnis Gadai Untuk Anak Muda

July 26, 2026
Video: Tekan Kredit Macet di Pindar – Pegadaian, Bos OJK Pesan Begini

Video: Tekan Kredit Macet di Pindar – Pegadaian, Bos OJK Pesan Begini

July 26, 2026
Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC di Negeri Singa Senilai Rp 37,5 T

Allianz Akuisisi Unit Asuransi HSBC di Negeri Singa Senilai Rp 37,5 T

July 25, 2026
Sosok Orang Kaya Israel yang Punya Mesin Uang di RI

Sosok Orang Kaya Israel yang Punya Mesin Uang di RI

July 25, 2026
Pakai EV, Siapkah Bisnis Logistik Ekspansi ke Daerah Rural?

Pakai EV, Siapkah Bisnis Logistik Ekspansi ke Daerah Rural?

July 25, 2026
Direktur Emiten RANS milik Raffi Ahmad Ini Mundur, Ada Apa?

Direktur Emiten RANS milik Raffi Ahmad Ini Mundur, Ada Apa?

July 25, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Ditutup Melemah 0,27%, Dolar Jadi Rp 16.615

9 months ago
in News
Rupiah Ditutup Melemah 0,27%, Dolar Jadi Rp 16.615
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (23/10/2025).

Melansir data Refinitiv, rupiah tercatat turun 0,27% ke posisi Rp16.615/US$. Pelemahan ini berbanding terbalik dengan penguatan 0,09% pada perdagangan Rabu kemarin.

Pergerakan rupiah hari ini dibayangi sejumlah sentimen, terutama keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI).

Dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG BI) kemarin, Rabu (22/10/2025), BI memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya di level 4,75% pada Oktober ini.

Suku bunga Deposit Facility bertahan di 3,75% dan suku bunga Lending Facility tetap di 5,50%.

Keputusan ini menandai berhentinya tren pemangkasan suku bunga selama tiga bulan berturut-turut. Yakni pada Juli, Agustus, dan September yang masing-masing turun sebesar 25 basis poin (bps). Sepanjang tahun ini, BI tercatat telah memangkas suku bunga total 125 bps atau lima kali penurunan.

Rupiah juga akan dibayangi sentiment dari luar negeri, termasuk kabar baru dari perang dagang AS vs China.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengonfirmasi bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan pembatasan ekspor ke China untuk produk yang dibuat menggunakan perangkat lunak asal AS.

Langkah ini muncul sekitar dua minggu setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa AS akan memberlakukan pembatasan ekspor terhadap “seluruh perangkat lunak kritis” mulai 1 November.

Shutdown AS juga masih membayangi pasar global.

Shutdown pemerintah Amerika Serikat pada Rabu memasuki hari ke-22 menjadikannya sebagai shutdown terpanjang kedua dalam sejarah, tanpa tanda-tanda akan segera berakhir.

Shutdown terlama berlangsung hampir lima minggu di era Trump 1.0 pada Desember 2018.

Shutdown belum juga berakhir karena Partai Demokrat di Senat menolak untuk menyetujui rancangan undang-undang pendanaan sementara pemerintah yang diajukan Partai Republik, karena tidak mencakup tambahan anggaran untuk layanan kesehatan dan ketentuan lainnya.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Dolar AS Perkasa Lagi, Rupiah Ditutup Loyo Hari Ini!




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

Video Viral Lubuk Pakam Jadi Pengingat, Ini Cara Aktivasi Rekening PIP

July 26, 2026
Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

Bos Perusahaan Efek Yakin RI Pertahankan Posisi Emerging Market

July 26, 2026
Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

Pejabat RI Jadi Sopir Truk Angkut Beras, Warga Kaget Sampai Pingsan

July 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .