• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Parkir di Rp16.990

Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Parkir di Rp16.990

April 2, 2026
Duit di Rekening Bisa Ludes! Awas Modus Penipuan Pig Butchering

Duit di Rekening Bisa Ludes! Awas Modus Penipuan Pig Butchering

July 7, 2026
OJK Terima 22.206 Aduan Keuangan Ilegal, 951 Pinjol Ditutup

OJK Terima 22.206 Aduan Keuangan Ilegal, 951 Pinjol Ditutup

July 7, 2026
Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

July 7, 2026
OJK Catat Transaksi Aset Kripto per Mei Tembus Rp 23 Triliun

OJK Catat Transaksi Aset Kripto per Mei Tembus Rp 23 Triliun

July 7, 2026
OJK Respons Suntikan Rp400 T dari Purbaya: Likuiditas Bank Makin Kuat

OJK Respons Suntikan Rp400 T dari Purbaya: Likuiditas Bank Makin Kuat

July 7, 2026
Eks Bos PTPN XI Tersangka Korupsi Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes!

Eks Bos PTPN XI Tersangka Korupsi Modernisasi Pabrik Gula Assembagoes!

July 7, 2026
Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

July 7, 2026
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

July 7, 2026
Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

July 7, 2026
Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Parkir di Rp16.990

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Parkir di Rp16.990
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan terakhir pekan ini, Kamis (2/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup di zona merah dengan depresiasi 0,09% ke level Rp16.990/US$. Setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Rabu (1/4/2026), masih mampu menguat 0,09% ke posisi Rp16.975/US$.

Padahal, pada pembukaan perdagangan pagi tadi, rupiah sempat menguat tipis 0,03% ke level Rp16.970/US$. Namun tekanan berangsur membesar hingga akhirnya mata uang Garuda berbalik melemah sampai penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,41% dan kembali mendekati, bahkan bergerak di sekitar level 100.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama penguatan dolar AS di pasar global serta perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.

Pasar merespons pidato Presiden AS Donald Trump yang disampaikan pada Rabu malam waktu setempat, atau Kamis pagi waktu Indonesia. Dalam pidatonya, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat semakin dekat untuk menyelesaikan seluruh tujuan militernya di Iran dalam waktu dekat. Meski tidak menjelaskan secara rinci skenario keluarnya AS dari konflik, Trump menyatakan serangan terhadap Iran akan dilakukan dengan sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan.

Trump juga mengatakan bahwa setelah konflik berakhir, Selat Hormuz akan kembali terbuka dengan sendirinya. Pernyataan ini langsung menjadi perhatian pelaku pasar yang saat ini sangat sensitif terhadap setiap perkembangan di Timur Tengah.

Konflik yang berlangsung telah memengaruhi harga minyak dan berbagai aset keuangan global, sekaligus mengubah ekspektasi pasar terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), sepanjang tahun ini.

Kondisi tersebut mendorong penguatan indeks dolar AS dan membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin terbatas.

(evw/evw)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Duit di Rekening Bisa Ludes! Awas Modus Penipuan Pig Butchering

Duit di Rekening Bisa Ludes! Awas Modus Penipuan Pig Butchering

July 7, 2026
OJK Terima 22.206 Aduan Keuangan Ilegal, 951 Pinjol Ditutup

OJK Terima 22.206 Aduan Keuangan Ilegal, 951 Pinjol Ditutup

July 7, 2026
Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

Kasus Penipuan Berkedok Investasi di Bank Mantap, OJK Panggil Direksi

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .