• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610

Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610

October 27, 2025
DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar

DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar

July 27, 2026
Tawarkan Kupon Menarik, Cari Tahu Cara Beli ORI030 di BRImo

Tawarkan Kupon Menarik, Cari Tahu Cara Beli ORI030 di BRImo

July 27, 2026
Bos LPS Bantah Ada Fenomena Masyarakat RI Makan Duit Tabungan

Bos LPS Bantah Ada Fenomena Masyarakat RI Makan Duit Tabungan

July 27, 2026
OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya

OJK Susun Ulang Aturan Unitlink, Ini Bocorannya

July 27, 2026
Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik

Perry Warjiyo Mundur, Pjs Gubernur BI: Market Tidak Perlu Panik

July 27, 2026
Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara Dalam Pengambilan Keputusan

Prabowo Minta KSSK Libatkan Danantara Dalam Pengambilan Keputusan

July 27, 2026
Investasi Dapen di SBN Tumbuh Tinggi, Tembus Rp1.600 T

Investasi Dapen di SBN Tumbuh Tinggi, Tembus Rp1.600 T

July 27, 2026
Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa?

Ketahanan Modal Mayoritas Asuransi Bakal Turun, Ada Apa?

July 27, 2026
Fit and Proper Test Gubernur BI Berpotensi Molor karena Reses DPR

Fit and Proper Test Gubernur BI Berpotensi Molor karena Reses DPR

July 27, 2026
DPR Beberkan Syarat Utama Calon Gubernur BI, Bukan Cuma Jago Moneter

DPR Beberkan Syarat Utama Calon Gubernur BI, Bukan Cuma Jago Moneter

July 27, 2026
Pasar Pantau The Fed hingga Efek Perry Warjiyo Mundur ke Rupiah

Pasar Pantau The Fed hingga Efek Perry Warjiyo Mundur ke Rupiah

July 27, 2026
Pjs Gubernur BI Destry Datangi Istana, Tegaskan Rupiah Jadi Prioritas

Pjs Gubernur BI Destry Datangi Istana, Tegaskan Rupiah Jadi Prioritas

July 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 27, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (27/10/2025).

Melansir Refinitiv, nilai tukar rupiah ditutup dalam zona merah atau mengalami pelemahan 0,12% ke posisi Rp16.610/US$. Setelah sempat menunjukkan penguatan di awal sesi.

Pada pembukaan pagi tadi, rupiah sempat terapresiasi 0,06% ke level Rp16.580/US$.Namun, penguatan tersebut tak bertahan lama. Sebelum akhirnya rupiah melemah hingga tembus level psikologisnya di Rp16.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau stagnan di level 98,949. Setelah di perdagangan sebelumnya, Jumat (27/10/2025), DXY menguat tipis 0,0% di level 98,728.


Pelemahan rupiah kali ini dipengaruhi oleh sentimen eksternal dan internal. Dari sisi global, pelaku pasar tengah menantikan keputusan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan usai rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 29-30 Oktober 2025, dengan hasil dipublikasikan pada Kamis (30/10/2025) dini hari waktu Indonesia.

Mengacu pada CME FedWatch Tool, probabilitas The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) mencapai 98,1%.

Jika pemangkasan benar terjadi, langkah tersebut berpotensi menekan dolar AS dan memberikan sentimen positif bagi rupiah serta aset berisiko di negara berkembang.

Dari sisi dalam negeri, tekanan terhadap rupiah juga datang dari keluarnya investor asing dari pasar keuangan domestik.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sepanjang periode 20-23 Oktober 2025, investor asing mencatatkan net outflow sebesar Rp0,94 triliun, meskipun jumlah ini menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp16 triliun.

Rinciannya, terjadi penjualan bersih (net sell) di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp2,73 triliun, serta di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp1,28 triliun. Sementara itu, hanya pasar saham yang masih mencatat net inflow dari asing sebesar Rp3,08 triliun.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor global masih berhati-hati terhadap aset keuangan Indonesia menjelang keputusan suku bunga The Fed.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Breaking! Rupiah Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp16.640




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar

DPLK Jadi Ladang Baru Manajer Investasi, Satu Sudah Daftar

July 27, 2026
Tawarkan Kupon Menarik, Cari Tahu Cara Beli ORI030 di BRImo

Tawarkan Kupon Menarik, Cari Tahu Cara Beli ORI030 di BRImo

July 27, 2026
Bos LPS Bantah Ada Fenomena Masyarakat RI Makan Duit Tabungan

Bos LPS Bantah Ada Fenomena Masyarakat RI Makan Duit Tabungan

July 27, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .