• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610

Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610

October 27, 2025
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

July 11, 2026
Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

July 11, 2026
Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

July 11, 2026
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

July 11, 2026
Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

July 11, 2026
RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

July 11, 2026
Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

July 11, 2026
Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

July 10, 2026
Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

July 10, 2026
Trump Buka Pintu Lebar-Lebar Buat Iran Setelah Gencatan Senjata Gagal

Trump Buka Pintu Lebar-Lebar Buat Iran Setelah Gencatan Senjata Gagal

July 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Melemah, Kurs Dolar AS Tembus Rp16.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (27/10/2025).

Melansir Refinitiv, nilai tukar rupiah ditutup dalam zona merah atau mengalami pelemahan 0,12% ke posisi Rp16.610/US$. Setelah sempat menunjukkan penguatan di awal sesi.

Pada pembukaan pagi tadi, rupiah sempat terapresiasi 0,06% ke level Rp16.580/US$.Namun, penguatan tersebut tak bertahan lama. Sebelum akhirnya rupiah melemah hingga tembus level psikologisnya di Rp16.000/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau stagnan di level 98,949. Setelah di perdagangan sebelumnya, Jumat (27/10/2025), DXY menguat tipis 0,0% di level 98,728.


Pelemahan rupiah kali ini dipengaruhi oleh sentimen eksternal dan internal. Dari sisi global, pelaku pasar tengah menantikan keputusan suku bunga Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan usai rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada 29-30 Oktober 2025, dengan hasil dipublikasikan pada Kamis (30/10/2025) dini hari waktu Indonesia.

Mengacu pada CME FedWatch Tool, probabilitas The Federal Reserve (The Fed) memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) mencapai 98,1%.

Jika pemangkasan benar terjadi, langkah tersebut berpotensi menekan dolar AS dan memberikan sentimen positif bagi rupiah serta aset berisiko di negara berkembang.

Dari sisi dalam negeri, tekanan terhadap rupiah juga datang dari keluarnya investor asing dari pasar keuangan domestik.

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), sepanjang periode 20-23 Oktober 2025, investor asing mencatatkan net outflow sebesar Rp0,94 triliun, meskipun jumlah ini menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai Rp16 triliun.

Rinciannya, terjadi penjualan bersih (net sell) di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp2,73 triliun, serta di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp1,28 triliun. Sementara itu, hanya pasar saham yang masih mencatat net inflow dari asing sebesar Rp3,08 triliun.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa investor global masih berhati-hati terhadap aset keuangan Indonesia menjelang keputusan suku bunga The Fed.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Breaking! Rupiah Perkasa, Dolar AS Turun ke Rp16.640




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .