• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Kembali Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp16.745

Rupiah Kembali Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp16.745

January 6, 2026
Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

October 25, 2026
9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Dijatuhkan MSCI, Bursa Ini Berhasil Bangkit Lagi Jadi Developed Market

Dijatuhkan MSCI, Bursa Ini Berhasil Bangkit Lagi Jadi Developed Market

October 25, 2026
Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

October 25, 2026
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, October 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Kembali Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp16.745

10 months ago
in Market
Rupiah Kembali Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp16.745
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (6/1/2026).

Mengacu pada data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup di level Rp16.745/US$ atau melemah 0,06%. Dengan demikian, rupiah telah mencatatkan pelemahan selama tiga hari perdagangan berturut-turut sejak awal 2026.

Padahal pada awal perdagangan pagi tadi, rupiah sempat dibuka menguat tipis 0,0% ke posisi Rp16.730/US$, sebelum akhirnya berbalik melemah hingga ke level penutupan.

Sepanjang sesi hari ini, rupiah bergerak di rentang Rp16.720 – Rp16.765 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tercatat melemah tipis 0,05% ke level 98,220. Sayangnya, rupiah belum mampu memanfaatkan momentum pelemahan dolar tersebut dan tetap bergerak di zona koreksi.


Tekanan terhadap rupiah hari ini berlangsung di tengah pergerakan dolar AS yang cukup volatile.

Dolar sempat tertekan setelah rilis data indeks manufaktur ISM Desember kembali menunjukkan kontraksi lebih dalam, turun ke level 47,9 dan menjadi laju pelemahan aktivitas manufaktur terdalam dalam 14 bulan terakhir.

Data tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap ketahanan sektor industri AS dan sempat menekan permintaan terhadap dolar.

Namun, pelemahan dolar masih tertahan oleh meningkatnya minat investor terhadap aset safe haven di tengah eskalasi geopolitik di Venezuela, serta komentar bernada hawkish dari sejumlah pejabat The Federal Reserve.

Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari menilai suku bunga AS saat ini berada dekat dengan level netral, sementara Presiden The Fed Philadelphia Anna Paulson menyatakan bahwa penyesuaian suku bunga lanjutan masih dimungkinkan apabila inflasi dan pasar tenaga kerja bergerak sesuai proyeksi.

Di tengah dinamika tersebut, pasar saat ini memperkirakan peluang sekitar 16% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC 27-28 Januari mendatang. Untuk jangka menengah, ekspektasi pasar masih melihat potensi pemangkasan suku bunga sekitar 50 basis poin sepanjang 2026.

Dengan faktor tekanan geopolitik global, komentar kebijakan dari pejabat The Fed, serta sentimen pelaku pasar yang masih berhati-hati terhadap prospek suku bunga AS, rupiah belum mampu keluar dari pelemahan dan menutup perdagangan hari ini di zona pelemahan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

Kenapa Dolar AS Terus Menguat? Bikin Rupiah Tertekan ke Rp18.000/US$

October 25, 2026
9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .