• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Loyo Awal Tahun, Dolar AS Tembus Rp16.715/US$

Rupiah Loyo Awal Tahun, Dolar AS Tembus Rp16.715/US$

January 2, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

October 12, 2026
Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

October 12, 2026
Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

October 12, 2026
Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Loyo Awal Tahun, Dolar AS Tembus Rp16.715/US$

9 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Loyo Awal Tahun, Dolar AS Tembus Rp16.715/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berakhir di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pertama tahun ini, Jumat (2/1/2026).

Mengacu pada data Refinitiv, rupiah terparkir di level Rp16.715/US$ atau melemah 0,27% pada penutupan perdagangan. Rupiah sejatinya sudah berada di bawah tekanan sejak awal sesi, di mana pada pembukaan pagi hari sempat dibuka melemah 0,06% di kisaran Rp16.780/US$, sebelum berlanjut melemah hingga akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tercatat menguat tipis 0,03% ke posisi 98,350.


Tekanan terhadap rupiah tidak terlepas dari dinamika pergerakan dolar Amerika Serikat di pasar global. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, sempat melemah signifikan tahun lalu, sejumlah analis menilai peluang kebangkitan dolar masih terbuka pada 2026.

Sejumlah analis menyebut bahwa fase supremasi dolar memang telah melewati puncaknya, namun ia menilai pelemahan dolar selama ini cenderung dibesar-besarkan. Ketahanan ekonomi AS yang relatif lebih kuat masih berpotensi mendorong penguatan dolar kembali pada tahun ini.

Pasar saat ini juga tengah menantikan rilis sejumlah data ekonomi penting AS pada pekan depan, seperti laporan payroll dan data klaim pengangguran. Data tersebut akan menjadi petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja serta arah kebijakan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) ke depan.

Di saat yang sama, pasar global turut mencermati proses penunjukan Ketua The Fed yang baru, seiring berakhirnya masa jabatan Jerome Powell pada Mei mendatang. Investor memperkirakan calon yang akan dipilih Presiden Donald Trump berpotensi memiliki bias kebijakan yang lebih dovish, mengingat kritik yang selama ini kerap disampaikan Trump terhadap laju penurunan suku bunga The Fed.

Ekspektasi pasar saat ini mengarah pada kemungkinan dua kali pemangkasan suku bunga pada tahun ini, lebih besar dibandingkan proyeksi internal The Fed yang masih terbelah. Sejumlah analis, termasuk dari Goldman Sachs, menilai bahwa kekhawatiran pasar terkait independensi bank sentral masih akan berlanjut pada 2026, dan menjadi salah satu faktor yang membuat risiko proyeksi suku bunga The Fed cenderung mengarah ke pelonggaran.

Dalam konteks tersebut, ketidakpastian arah kebijakan moneter AS dan sentimen terhadap dolar global masih menjadi salah satu faktor eksternal utama yang membayangi pergerakan rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .