• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875

Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875

June 30, 2026
Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

June 30, 2026
OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

June 30, 2026
Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

June 30, 2026
Ditinggal Mu’min Ali, Saham PANS Anjlok hingga ARB

Ditinggal Mu’min Ali, Saham PANS Anjlok hingga ARB

June 30, 2026
Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah

Kalau IHSG Merah Terus, Pasti Ada Salah

June 30, 2026
Tak Ada Lagi Ruang Manipulasi Harga Saham

Tak Ada Lagi Ruang Manipulasi Harga Saham

June 30, 2026
IHSG Tutup Juni dengan Anjlok 3%, Parkir di Level 5.600-an.

IHSG Tutup Juni dengan Anjlok 3%, Parkir di Level 5.600-an.

June 30, 2026
Ada yang Salah dengan IHSG

Ada yang Salah dengan IHSG

June 30, 2026
Video: Efek Risiko Inflasi Global

Video: Efek Risiko Inflasi Global

June 30, 2026
BUMI Lepas Kepemilikan Saham Citra Palu Mineral ke BRMS

BUMI Lepas Kepemilikan Saham Citra Palu Mineral ke BRMS

June 30, 2026
Perang Belum Usai, Seberapa Menarik Investasi Bursa Berjangka?

Perang Belum Usai, Seberapa Menarik Investasi Bursa Berjangka?

June 30, 2026
Video:Bos Sekuritas Bongkar Prospek IPO Saham di Tengah Tekanan Global

Video:Bos Sekuritas Bongkar Prospek IPO Saham di Tengah Tekanan Global

June 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, June 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875

10 hours ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Melemah 0,22%, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.875
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda harus mengakui kekuatan greenback setelah ditutup melemah 0,22% ke level Rp17.875/US$. Koreksi ini sekaligus memutus tren positif rupiah yang sebelumnya berhasil menguat dalam tiga perdagangan beruntun.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah berada di zona merah sejak pembukaan. Mata uang Garuda dibuka melemah 0,08% ke level Rp17.850/US$, lalu tekanannya semakin dalam seiring berjalannya waktu.

Rupiah bergerak di rentang Rp17.850-Rp17.908/US$ sepanjang perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,15% ke level 101,257.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah dinamika penguatan dolar AS di pasar global, menjelang rilis data tenaga kerja Amerika Serikat (AS).

Fokus pasar kini tertuju pada laporan tenaga kerja AS untuk periode Juni yang akan dirilis pada Kamis pekan ini. Data tersebut menjadi penting karena dalam tiga bulan terakhir, penciptaan lapangan kerja AS tercatat lebih kuat dari perkiraan pasar.

Kondisi tenaga kerja yang solid membuat ekspektasi terhadap arah kebijakan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) tetap menjadi perhatian. Pasar masih mencermati apakah data tersebut akan memperkuat peluang The Fed mempertahankan sikap hawkish pada sisa tahun ini.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada rapat The Fed 28-29 Juli berada di 31,50%. Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan di level saat ini mencapai 68,50%.

Dari dalam negeri, pemerintah bersama DPR, Bank Indonesia (BI), dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) telah menggelar rapat koordinasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memitigasi dampak ketidakpastian global.

Dari sisi fiskal, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung memastikan kondisi APBN masih terjaga. Defisit hingga Mei 2026 tercatat sebesar 0,7% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan diperkirakan tetap berada di bawah batas 3% hingga akhir 2026.

“Kondisi fiskal itu masih sangat terjaga dengan baik. Defisit hingga bulan Mei kemarin 0,7% dan diperkirakan sampai dengan akhir tahun juga masih di bawah 3% jadi masih sangat terjaga,” kata Juda.

Stabilitas fiskal menjadi salah satu hal yang dicermati pasar, terutama di tengah tekanan global terhadap nilai tukar dan kebutuhan menjaga kepercayaan investor.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

Kinerja Solid, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Rp2,08 Triliun

June 30, 2026
OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

OJK Ungkap Masih Ada 61 Rencana IPO Senilai Rp 52,38 Triliun

June 30, 2026
Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

Lima Bank di Sumut Dilebur ke Satu Bank, Incar Perkuat UMKM

June 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .