• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah, Ekonom Ingatkan Risiko Dolar ke Rp16.900

Rupiah Melemah, Ekonom Ingatkan Risiko Dolar ke Rp16.900

January 14, 2026
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

May 10, 2026
Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

May 10, 2026
B50 Hingga RKAB 2026, Ujian & Peluang Baru Bisnis Alat Berat RI

B50 Hingga RKAB 2026, Ujian & Peluang Baru Bisnis Alat Berat RI

May 10, 2026
Pemerintah Sita Harta Karun Rp 15 T, Penemunya Dibiarkan Hidup Melarat

Pemerintah Sita Harta Karun Rp 15 T, Penemunya Dibiarkan Hidup Melarat

May 10, 2026
Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika

Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika

May 10, 2026
BI Siapkan 7 Jurus Penyelamatan Rupiah, Seberapa Efektif?

BI Siapkan 7 Jurus Penyelamatan Rupiah, Seberapa Efektif?

May 10, 2026
Terbongkar! Pengusaha Kaya Arab Ini Diam-Diam Jadi Intel Israel

Terbongkar! Pengusaha Kaya Arab Ini Diam-Diam Jadi Intel Israel

May 10, 2026
Bangun Pembangkit Sampah, Aturan Rumit Masih Jadi Tantangan

Bangun Pembangkit Sampah, Aturan Rumit Masih Jadi Tantangan

May 10, 2026
Jangan Timbun Uang di Rekening, Pakar Keuangan Ungkap Alasannya

Jangan Timbun Uang di Rekening, Pakar Keuangan Ungkap Alasannya

May 10, 2026
Negara Kaya Raya Mendadak Bangkrut, Penyebabnya Bikin Miris

Negara Kaya Raya Mendadak Bangkrut, Penyebabnya Bikin Miris

May 10, 2026
Tabungan Ideal saat Umur 50 Tahun Menurut Pakar, Pensiun Bisa Tenang

Tabungan Ideal saat Umur 50 Tahun Menurut Pakar, Pensiun Bisa Tenang

May 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Melemah, Ekonom Ingatkan Risiko Dolar ke Rp16.900

4 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Melemah, Ekonom Ingatkan Risiko Dolar ke Rp16.900
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (13/1/2026).

Melansir data Refinitiv, rupiah Garuda terdepresiasi sekitar 0,21% dan ditutup di level Rp16.860/US$. Posisi tersebut menjadi level terlemah rupiah sejak 24 April 2025, ketika rupiah ditutup melemah di level Rp16.865/US$, yang sekaligus menjadi level terlemah sepanjang masa.

Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menilai pelemahan rupiah dipicu oleh arus keluar dana asing atau hot money flow, khususnya pasar surat utang negara.

“Kelihatannya investor asing banyak yang keluar dulu ambil untung,” ujar Myrdal kepada CNBC Indonesia, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, kondisi geopolitik global kurang kondusif menjadi faktor utama yang mendorong investor bersikap lebih defensif. Ketegangan yang terjadi di beberapa kawasan baik itu yang terjadi antara Amerika Venezuela, Rusia Ukraina, terus juga China Taiwan, membuat dolar diburu sebagai aset aman.

“ini kan banyak belum lagi dari Iran dan kita lihat juga mata uang Asia yang lain juga melemah terhadap dolar, jadi tidak hanya rupiah,” ujarnya.

Meski demikian, Myrdal menilai tekanan rupiah masih berada dalam batas yang dapat dikelola. Menurutnya, Bank Indonesia masih memiliki amunisi moneter yang cukup kuat untuk mengintervensi menjaga pergerakan rupiah agar tetap stabil.

“Terus juga dari sisi kebijakan, kelihatannya kalau rupiah melemah terlalu tajam, juga ada kemungkinan intervensi akan dilakukan oleh Bank Indonesia, supaya tetap jaga rupiah itu masih kelihatan mengalami pergerakan yang relatif stabil dan dinamis,” ujarnya.

Myrdal memperkirakan rupiah memiliki level resistensi kuat di level Rp16.992/US$.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede pun menilai elemahan rupiah terutama didorong kombinasi tekanan eksternal dan sensitivitas pasar terhadap isu domestik. Dari sisi eksternal, penguatan dolar AS secara global membuat mata uang Asia cenderung ikut melemah.

“Apalagi ketika yen melemah dan harga minyak kembali menguat sehingga minat pelaku pasar bergeser ke aset yang dianggap lebih aman dan likuid. Di saat yang sama, tekanan harga minyak biasanya memperbesar kekhawatiran terhadap pelebaran defisit transaksi berjalan karena biaya impor energi meningkat,” ujar Josua kepada CNBC Indonesia dikutip Rabu (14/1/2026).

Dari sisi domestik, pelemahan yang beruntun mencerminkan pasar masih menilai adanya risiko terkait arah kebijakan dan persepsi disiplin fiskal, sehingga permintaan dolar untuk lindung nilai dan kebutuhan pembayaran berjalan menjadi lebih dominan. Dalam konteks ini, Josua menilai Bank Indonesia umumnya memberi ruang rupiah bergerak sebagai peredam guncangan, namun akan menahan laju pelemahan bila pergerakannya terlalu cepat atau terlalu bergejolak.

“Tegangan perekonomian global jelas berpengaruh, karena sumber guncangannya bukan hanya dari satu kanal. Ketidakpastian kebijakan di negara maju, dinamika suku bunga global, fluktuasi harga komoditas terutama minyak, serta kekhawatiran perlambatan mitra dagang besar dapat memicu perubahan cepat pada arus modal portofolio dan selera risiko,” ujarnya.

Saat ketidakpastian meningkat, Josua menjelaskan rupiah biasanya lebih rentan karena investor cenderung menunda penempatan dana di aset berisiko dan lebih memilih memegang dolar AS.

Di awal 2026, tekanan ini makin terasa karena pasar juga menyoroti risiko pelebaran defisit kembar, yakni defisit fiskal dan defisit transaksi berjalan, yang dapat menambah premi risiko pada aset berdenominasi rupiah.

Josua menilai risiko rupiah menembus Rp16.900 dalam waktu dekat ada dan relatif realistis secara jarak pergerakan, mengingat rupiah sudah berada di area atas kisaran jangka pendek dan sempat bergerak lebih lemah intrahari pada periode terakhir.

“Skenario tembus Rp16.900 akan lebih mungkin bila dolar AS menguat lagi, harga minyak naik, dan sentimen global kembali defensif, sementara permintaan dolar domestik meningkat untuk kebutuhan pembayaran atau lindung nilai,” ujarnya.

Namun, peluang itu biasanya dibatasi oleh respons stabilisasi Bank Indonesia ketika pelemahan dinilai terlalu cepat, serta potensi penyeimbang dari aliran dana ke pasar obligasi atau faktor fundamental yang masih cukup solid.

Secara rentang tahunan, level Rp16.900 dinilai masih berada dalam kisaran pergerakan yang wajar oleh sebagian pelaku pasar, sehingga kuncinya adalah kecepatan gerak dan intensitas gejolak, bukan semata levelnya.

“Meskipun demikian hingga akhir tahun USD/IDR diperkirakan masih akan berada di kisaran 16.700,” ujarnya.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

May 10, 2026
Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

May 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .