• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

July 23, 2026
Kualitas Aset Makin Kinclong, NPL Bank Mandiri Turun Jadi 0,98%

Kualitas Aset Makin Kinclong, NPL Bank Mandiri Turun Jadi 0,98%

July 23, 2026
Danantara Resmi Akuisisi 4 Manajer Investasi BUMN, Total AUM Rp170 T

Danantara Resmi Akuisisi 4 Manajer Investasi BUMN, Total AUM Rp170 T

July 23, 2026
Jadi Penopang, Kredit Bank Mandiri ke Pemerintah& BUMN Melonjak 41,6%

Jadi Penopang, Kredit Bank Mandiri ke Pemerintah& BUMN Melonjak 41,6%

July 23, 2026
Gacor! Kredit Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 19,9% YoY di Kuartal II-2026

Gacor! Kredit Bank Mandiri (BMRI) Tumbuh 19,9% YoY di Kuartal II-2026

July 23, 2026
Bos Pengusaha Bilang Transaksi Pakai Yuan-Rupiah Meroket 300%

Bos Pengusaha Bilang Transaksi Pakai Yuan-Rupiah Meroket 300%

July 23, 2026
IHSG Meroket Hari Ini, Ini Pemicunya

IHSG Meroket Hari Ini, Ini Pemicunya

July 23, 2026
Asing Net Buy Rp164 Miliar di Sesi I, Saham Konglo Kembali Diburu

Asing Net Buy Rp164 Miliar di Sesi I, Saham Konglo Kembali Diburu

July 23, 2026
Ramai Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Purbaya: Tanggung Jawab Agrinas

Ramai Kipas Angin Kopdes Rp1,8 T, Purbaya: Tanggung Jawab Agrinas

July 23, 2026
IFG Transformasi Pangkas 12 Entitas

IFG Transformasi Pangkas 12 Entitas

July 23, 2026
Ada 200 Bank Antre Mau Merger

Ada 200 Bank Antre Mau Merger

July 23, 2026
100 Tahun Panas Bumi RI, PGE Kebut Bangun Geotermal Sebagai EBT

100 Tahun Panas Bumi RI, PGE Kebut Bangun Geotermal Sebagai EBT

July 23, 2026
IHSG Melesat 1,51% ke Level 6.430 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Melesat 1,51% ke Level 6.430 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

July 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890

55 minutes ago
in Market
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Ditutup di Rp17.890
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (23/7/2026). Meski berakhir di zona merah, tekanan terhadap rupiah berkurang dibandingkan dengan pembukaan perdagangan.

Dilansir dari Refinitiv, rupiah ditutup terdepresiasi 0,08% ke posisi Rp17.890/US$. Meski berakhir melemah, posisi tersebut sedikit membaik dibandingkan dengan pembukaan perdagangan, ketika mata uang Garuda tertekan 0,20% ke level Rp17.910/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak cukup fluktuatif dalam rentang Rp17.875-Rp17.928/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau bergerak melemah 0,06%% ke posisi 101,069. Setelah pada perdagangan sebelumnya, DXY ditutup melemah ke level 101,125.


Pergerakan rupiah hari ini masih dipengaruhi respons pelaku pasar terhadap keputusan Bank Indonesia (BI) serta perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 21-22 Juli 2026, BI memutuskan mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Suku bunga Deposit Facility juga tetap sebesar 4,75%, sedangkan Lending Facility dipertahankan di level 6,50%.

Keputusan tersebut diambil setelah BI menaikkan suku bunga secara kumulatif sebesar 100 basis poin sejak Mei 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global.

Gubernur BI Perry Warjiyo menilai pergerakan rupiah masih cukup terjaga hingga pertengahan Juli 2026.

“Dengan perkembangan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS relatif stabil dibandingkan dengan level akhir Juni 2026 sebesar Rp17.880,” ujar Perry.

Selain itu, pelaku pasar juga mencermati perkembangan likuiditas perekonomian dalam negeri. Bank Indonesia melaporkan uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 mencapai Rp10.432,8 triliun.

Jumlah tersebut tumbuh 8,7% secara tahunan (year-on-year/yoy), tetapi melambat dibandingkan pertumbuhan pada Mei 2026 yang mencapai 10,8% yoy.

“Perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 9,8% (yoy) dan uang kuasi sebesar 6,9% (yoy),” tulis BI dalam laporan bulanannya, Kamis (23/7/2026).

BI menjelaskan, perkembangan M2 pada Juni 2026 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit serta tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Dari eksternal, dolar AS yang melemah sebetulnya masih mendapat sentimen positif dari meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah. Kelompok Houthi yang didukung Iran mengklaim menyerang dua kapal tanker minyak Arab Saudi sebagai bagian dari blokade laut di kawasan Laut Merah.

Ancaman gangguan kini membayangi dua jalur penting perdagangan minyak dunia sekaligus, yakni Selat Hormuz dan Selat Bab el-Mandeb. Sejumlah kapal tanker juga mulai mengubah rute untuk menghindari kawasan tersebut.

Militer AS pada Rabu kembali melancarkan serangan terhadap Iran atas arahan Presiden Donald Trump. Serangan tersebut menandai aksi militer AS terhadap Iran selama 12 malam berturut-turut.

Ketegangan yang berlanjut kembali memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan energi dan inflasi global. Kondisi tersebut turut menopang permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman dan menahan pergerakan rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kualitas Aset Makin Kinclong, NPL Bank Mandiri Turun Jadi 0,98%

Kualitas Aset Makin Kinclong, NPL Bank Mandiri Turun Jadi 0,98%

July 23, 2026
Danantara Resmi Akuisisi 4 Manajer Investasi BUMN, Total AUM Rp170 T

Danantara Resmi Akuisisi 4 Manajer Investasi BUMN, Total AUM Rp170 T

July 23, 2026
Jadi Penopang, Kredit Bank Mandiri ke Pemerintah& BUMN Melonjak 41,6%

Jadi Penopang, Kredit Bank Mandiri ke Pemerintah& BUMN Melonjak 41,6%

July 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .