• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140

Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140

April 21, 2026
9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Dijatuhkan MSCI, Bursa Ini Berhasil Bangkit Lagi Jadi Developed Market

Dijatuhkan MSCI, Bursa Ini Berhasil Bangkit Lagi Jadi Developed Market

October 25, 2026
Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

Ramal Nasib Rupiah Hingga Saham Terdampak Era Bunga Tinggi

October 25, 2026
Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

Pastikan Kebutuhan Energi Terjaga, Pertamina Perkuat Distribusi BBM

October 25, 2026
Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

Raja Mobil Dunia Diambang Kebangkrutan, Tandanya Makin Terlihat

October 24, 2026
Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

Bos Pinjol Respons Hakim PN Jakpus Batalkan Putusan Kartel Bunga KPPU

October 24, 2026
Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

Singapura Sebut PT PML Penyebab Karhutla RI, Emiten Ini Buka Suara

October 24, 2026
2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

2 Ketegori Aset Kripto Dapat ‘Kode’ Halal dari MUI, Ini Bocorannya

October 24, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

Kata-Kata Bos Danantara Soal Harga Saham Saat Sentimen MSCI Melanda

October 24, 2026
Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

Bersaing Dengan LPG Non Subsidi, Ini Sumber Cuan Bisnis CNG

October 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, October 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140

6 months ago
in Market
Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (21/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan sore ini di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,15% ke level Rp17.140/US$. Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif rupiah setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Senin (20/4/2026), juga berhasil menguat 0,09% di level Rp17.165/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah memang sudah bergerak positif sejak pembukaan. Pada awal sesi, rupiah tercatat terapresiasi 0,23% ke level Rp17.125/US$, bahkan sempat menyentuh Rp17.100/US$ sebelum akhirnya sebagian penguatannya tergerus hingga penutupan perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,05% ke level 98,145.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang masih cukup dinamis.

Sepanjang hari, indeks dolar AS cenderung bergerak stabil dengan kecenderungan menguat. Meski demikian, rupiah tetap mampu memanfaatkan momentum untuk melanjutkan penguatannya terhadap greenback.

Pelaku pasar global saat ini juga masih mencermati perkembangan dari Amerika Serikat. Investor menunggu arah lanjutan delegasi AS dalam pembahasan geopolitik terbaru, setelah sebelumnya Wakil Presiden AS JD Vance yang semula diperkirakan memimpin delegasi dilaporkan masih berada di Amerika Serikat pada Senin.

Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada sidang di Senat AS yang akan menguji independensi kebijakan moneter Negeri Paman Sam, terutama di tengah kritik berulang dari Presiden Donald Trump terhadap Federal Reserve yang dinilai terlambat memangkas suku bunga.

Sidang ini menjadi penting karena berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi, terutama akibat harga energi yang masih tinggi imbas perang di Timur Tengah.

Kondisi tersebut membuat pasar global masih bergerak hati-hati. Namun di tengah ketidakpastian itu, rupiah justru mampu mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

9 Perusahaan Sedang Antre IPO, Ini Bocoran BEI

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

Cuan Trading Rp7,2 Miliar, Tentara Ini Terancam Dipenjara 20 Tahun

October 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .