• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat Usai The Fed Pangkas FFR, Dolar AS Turun ke Rp16.630

Rupiah Menguat Usai The Fed Pangkas FFR, Dolar AS Turun ke Rp16.630

December 11, 2025
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Menguat Usai The Fed Pangkas FFR, Dolar AS Turun ke Rp16.630

8 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Menguat Usai The Fed Pangkas FFR, Dolar AS Turun ke Rp16.630
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Kamis (11/12/2025), seiring pelemahan dolar di pasar global setelah bank sentral AS (The Fed) memangkas suku bunga acuannya (federal fund rate/FFR).

Melansir data Refinitiv, rupiah dibuka menguat sebesar 0,30% ke posisi Rp16.630/US$. Setelah pada penutupan perdagangan Rabu (10/12/2025), rupiah ditutup melemah 0,12% di level Rp16.680/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tercatat pada pukul 09.00 WIB tengah mengalami tekanan sebesar 0,22% ke level 98,571.


Penguatan rupiah tak lepas dari melemahnya dolar AS di pasar global setelah The Fed memangkas suku bunga acuan untuk ketiga kalinya sepanjang 2025 sebesar 25 basis poin (bps), sehingga berada di kisaran 3,50%-3,75%.

Kebijakan ini mendorong keluarnya dana dari aset berdenominasi dolar dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko, termasuk pasar negara berkembang seperti Indonesia.

Pemangkasan dilakukan di tengah munculnya semakin banyak sinyal pelemahan ekonomi AS, terutama dari pasar tenaga kerja mulai dari pertumbuhan lapangan kerja yang melambat hingga tingkat pengangguran yang meningkat.

Meski begitu, The Fed hanya memproyeksikan satu kali pemangkasan suku bunga pada 2026 atau konsisten dengan pandangan pada September lalu. Pasar menilai bank sentral dapat menahan sementara siklus pelonggaran pada pertemuan Januari sambil menunggu data ekonomi terbaru.

Dinamika juga terlihat dari perbedaan pandangan di internal Federal Open Market Committee (FOMC). Hasil voting 9-3 menunjukkan sebagian anggota mendukung pemangkasan untuk menahan pelemahan pasar tenaga kerja, sementara yang lain menilai pelonggaran terlalu agresif dan berpotensi mempertahankan inflasi.

Setelah keputusan tersebut, probabilitas The Fed menahan suku bunga pada Januari 2026 naik menjadi 78%, dari sebelumnya 70%. Namun ekspektasi pelonggaran tambahan tetap terbuka apabila data ketenagakerjaan kembali melemah.

Kondisi ini menjadi angin segar bagi rupiah. Pelemahan dolar AS meningkatkan selera risiko global dan memberi ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .