• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tertekan 3 Hari Beruntun, Dolar AS Kini Naik ke Rp 17.835

Rupiah Tertekan 3 Hari Beruntun, Dolar AS Kini Naik ke Rp 17.835

June 23, 2026
Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

June 23, 2026
Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

June 23, 2026
Dugaan Korupsi Program Pemukiman di Kawasan Mandalika, ITDC Buka Suara

Dugaan Korupsi Program Pemukiman di Kawasan Mandalika, ITDC Buka Suara

June 23, 2026
Target BI Perluas Transaksi Mata Uang Lokal LCT di China-Saudi

Target BI Perluas Transaksi Mata Uang Lokal LCT di China-Saudi

June 23, 2026
Ini Daftar Lengkap 6 Calon Emiten yang Siap Melantai di BEI

Ini Daftar Lengkap 6 Calon Emiten yang Siap Melantai di BEI

June 23, 2026
Lawan Dominasi Visa-Mastercard, Eropa Mau Luncurkan Digital Euro 2029

Lawan Dominasi Visa-Mastercard, Eropa Mau Luncurkan Digital Euro 2029

June 23, 2026
Dewas BPKH Tolak Investasi Sukuk Korporasi Rp500 M, Ini Alasannya

Dewas BPKH Tolak Investasi Sukuk Korporasi Rp500 M, Ini Alasannya

June 23, 2026
Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak, BI Punya Strategi Ini

Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak, BI Punya Strategi Ini

June 23, 2026
Sinergi BI Bersama Kemenkeu, OJK & LPS Jaga Stabilitas Rupiah

Sinergi BI Bersama Kemenkeu, OJK & LPS Jaga Stabilitas Rupiah

June 23, 2026
KOSPI Korea Anjlok 10%, Gelembung AI-Teknologi Pecah?

KOSPI Korea Anjlok 10%, Gelembung AI-Teknologi Pecah?

June 23, 2026
Bos BPKH Ungkap Pendaftar Haji Per Mei 2026 Sebanyak 203.452 Orang

Bos BPKH Ungkap Pendaftar Haji Per Mei 2026 Sebanyak 203.452 Orang

June 23, 2026
DGS Destry Damayanti Buka-bukaan Alasan BI Rate Naik 100 Bps

DGS Destry Damayanti Buka-bukaan Alasan BI Rate Naik 100 Bps

June 23, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, June 23, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Tertekan 3 Hari Beruntun, Dolar AS Kini Naik ke Rp 17.835

2 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Tertekan 3 Hari Beruntun, Dolar AS Kini Naik ke Rp 17.835
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali harus menutup perdagangan hari ini, Selasa (23/6/2026), di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini terjadi di tengah penguatan dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup di posisi Rp17.835/US$ atau melemah tipis 0,06%. Pelemahan ini sekaligus memperpanjang tekanan terhadap rupiah dalam tiga hari perdagangan beruntun.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang Rp17.835-Rp17.870/US$. Mata uang Garuda mengawali perdagangan di level Rp17.850/US$, lalu sempat melemah lebih dalam sebelum tekanannya berkurang menjelang penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau masih menguat tipis 0,04% ke level 101,068.


Pelemahan rupiah masih dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dinamika penguatan dolar AS di pasar global. Penguatan greenback membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Dolar AS menguat seiring masih adanya kekhawatiran pasar terhadap potensi suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama di Amerika Serikat. Kondisi ini muncul setelah bank sentral AS atau The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75%.

Selain itu, proyeksi suku bunga terbaru The Fed atau dot plot juga mengindikasikan peluang suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Bahkan, sebagian pejabat The Fed masih memperkirakan adanya potensi kenaikan suku bunga pada rapat berikutnya.

Meski demikian, penguatan dolar AS masih tertahan oleh perkembangan positif dalam negosiasi Amerika Serikat dan Iran.

Di Swiss, perundingan tingkat tinggi AS-Iran disebut berakhir cukup positif meskipun sempat diwarnai sejumlah gangguan. Sebelumnya, AS dan Iran telah menandatangani memorandum of understanding berisi 14 poin, termasuk komitmen untuk menjalankan masa gencatan senjata selama 60 hari guna membahas jalan keluar konflik.

Sebagai bagian dari kesepakatan awal, AS sepakat mencabut blokade laut terhadap Iran. Sementara itu, Iran kembali membuka Selat Hormuz. Meredanya kekhawatiran pasokan membuat harga minyak turun, sehingga tekanan inflasi ikut mereda dan menahan penguatan dolar AS lebih lanjut.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini pemerintah mampu menjaga fondasi ekonomi nasional pada tahun ini. Dengan begitu, sentimen negatif yang selama ini menyelimuti Indonesia diharapkan dapat berangsur pudar.

Menurut Purbaya, jika fondasi ekonomi terus dijaga, nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing juga berpeluang lebih stabil, bahkan menguat.

“Tapi saya percaya kalau kita terus menjaga pondasi ekonomi kita beberapa bulan ke depan, pandangannya negatif kepada ekonomi kita juga akan melihat bahwa ternyata ekonomi kita tidak seburuk yang digemborkan,” kata Purbaya kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (22/6/2026).

Purbaya bahkan menilai ekonomi Indonesia saat ini tengah mengalami akselerasi, bukan pelemahan. Hal tersebut dinilai menjadi bukti bahwa berbagai kebijakan pemerintah mulai berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan semakin mengurangi kebocoran yang selama ini terjadi.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

June 23, 2026
Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

Prabowo Mau Tutup 800 BUMN Merugi, Target Rampung Akhir Tahun Ini

June 23, 2026
Dugaan Korupsi Program Pemukiman di Kawasan Mandalika, ITDC Buka Suara

Dugaan Korupsi Program Pemukiman di Kawasan Mandalika, ITDC Buka Suara

June 23, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .