• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp16.840

Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp16.840

January 13, 2026
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

May 21, 2026
Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 2%

Breaking News! IHSG Anjlok 2%

May 21, 2026
BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

May 21, 2026
Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

May 21, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

May 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, May 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp16.840

4 months ago
in Market
Rupiah Tertekan Pagi Ini, Dolar AS Naik ke Rp16.840
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (13/1/2026).

Mengacu pada data Refinitiv, rupiah Garuda dibuka terdepresiasi 0,09% ke level Rp16.840/US$. Pelemahan ini melanjutkan tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah melemah 0,18% hingga menembus level Rp16.825/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat tipis 0,08% ke level 98,950, setelah pada perdagangan kemarin sempat terkoreksi 0,27% dan ditutup di level 98,862.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global. Pelemahan dolar yang terjadi pada perdagangan sebelumnya diharapkan dapat menjadi penopang sentimen positif bagi rupiah, meski pergerakan pasar global masih diwarnai ketidakpastian yang tinggi.

Dolar AS masih berada di bawah tekanan setelah pemerintahan Presiden Donald Trump membuka penyelidikan pidana terhadap Ketua The Federal Reserve Jerome Powell. Langkah tersebut dinilai pasar berpotensi mengancam independensi bank sentral AS dan memunculkan kembali kekhawatiran terhadap kredibilitas kebijakan moneter Amerika Serikat.

Reaksi pasar terhadap kabar tersebut cenderung melepas aset berdenominasi dolar dan surat utang AS, sementara sebagian investor beralih ke aset lindung nilai seperti emas. Meski demikian, tekanan di pasar dinilai relatif terbatas dan tidak sedalam gejolak yang terjadi pasca kebijakan tarif besar-besaran AS pada April tahun lalu.

Sejumlah analis menilai prospek dolar ke depan masih bersifat campuran. Di satu sisi, ketahanan ekonomi AS membuat The Fed secara fundamental memiliki ruang untuk bersikap lebih berhati-hati dalam memangkas suku bunga. Namun di sisi lain, meningkatnya tekanan politik terhadap bank sentral berpotensi mendorong arah kebijakan yang lebih dovish dari yang diisyaratkan oleh kondisi ekonomi.

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menegaskan bahwa independensi The Fed merupakan salah satu faktor kunci penopang peringkat kredit Amerika Serikat. Oleh karena itu, perkembangan isu ini akan terus menjadi perhatian pelaku pasar global dan berpotensi memengaruhi arah pergerakan dolar AS, serta mata uang negara berkembang seperti rupiah, dalam beberapa waktu ke depan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .