• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

April 30, 2026
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

April 30, 2026
BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

April 30, 2026
Ada Transaksi Jumbo Rp1,76 T di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Jumbo Rp1,76 T di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
2025, Bank Aladin Syariah Cetak Laba Bersih Rp 150,71 Miliar

2025, Bank Aladin Syariah Cetak Laba Bersih Rp 150,71 Miliar

April 30, 2026
Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini

Saham Terkoreksi Sejak Awal Tahun, Bos BRI Bilang Gini

April 30, 2026
Breaking, IHSG Anjlok 3% Balik ke Level 6.800-an

Breaking, IHSG Anjlok 3% Balik ke Level 6.800-an

April 30, 2026
Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

Begini Pergerakan Asing Saat IHSG Ambruk 2% Lebih di Sesi 1

April 30, 2026
BRI di Tahun Pertama Hery Gunardi: Casa Ngebut, Profitabilitas Tebal

BRI di Tahun Pertama Hery Gunardi: Casa Ngebut, Profitabilitas Tebal

April 30, 2026
Ringgit Malaysia Jadi Mata Uang Terkuat Asia, Rupiah Jangan Iri

Ringgit Malaysia Jadi Mata Uang Terkuat Asia, Rupiah Jangan Iri

April 30, 2026
Optimis Menguat, CEO Astronacci Ungkap Potensi Saham BBRI

Optimis Menguat, CEO Astronacci Ungkap Potensi Saham BBRI

April 30, 2026
Rupiah Terperosok ke Rp 17.3700/USD hingga IHSG Anjlok ke 6.900

Rupiah Terperosok ke Rp 17.3700/USD hingga IHSG Anjlok ke 6.900

April 30, 2026
Danantara Mau Konsolidasi Asuransi, TuguRe Ungkap Kabar Terkini

Danantara Mau Konsolidasi Asuransi, TuguRe Ungkap Kabar Terkini

April 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

2 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia– Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (30/4/2026). Seiring respons pasar global terhadap keputusan bank sentral AS (The Fed) yang kembali menahan suku bunga.

Melansir Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.305/US$ atau terdepresiasi 0,17%. Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah baru rupiah sepanjang masa.

Tekanan terhadap rupiah sudah terlihat sejak awal perdagangan. Mata uang Garuda dibuka melemah di level Rp17.340/US$, lalu pelemahannya berlanjut hingga sempat menyentuh level terlemah intraday di Rp17.385/US$.

Dengan pergerakan tersebut, rupiah kini semakin dekat dengan level psikologis Rp17.400/US$.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,06% ke level 98,906. Meski demikian, pada perdagangan sebelumnya, Rabu (29/4/2026),DXY berhasil menguat 0,33%.


Pelemahan rupiah terjadi di tengah sentimen dolar AS yang masih kuat di pasar global.

Dolar AS sempat naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua pekan setelah The Fed memberi sinyal yang lebihhawkishdan harga minyak melonjak ke level tertinggi dalam empat tahun.

Harga minyak Brent naik ke level tertingginya sejak Maret 2022. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran gangguan pasokan setelah muncul laporan bahwa AS tengah mempertimbangkan aksi militer terhadap Iran untuk memecah kebuntuan dalam negosiasi gencatan senjata.

Sentimen tersebut datang bersamaan dengan keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga. Ketua The Fed Jerome Powell menutup delapan tahun masa kepemimpinannya dengan mempertahankan suku bunga di tengah kekhawatiran inflasi yang kembali meningkat.

Keputusan The Fed kali ini juga menjadi sorotan karena hasil pemungutan suara sangat terbelah. The Fed memutuskan menahan suku bunga dengan suara 8 berbanding 4, menjadi keputusan paling terpecah sejak 1992.

Tiga pejabat bahkan menolak panduan bahwa bank sentral masih memiliki kecenderungan untuk melonggarkan kebijakan.

Sentimen yang ada saat ini membuat pelaku pasar global kembali memburu aset berdenominasi dolar AS yang dikenal sebagai aset aman atausafe haven.

Pada akhirnya, kondisi ini menambah tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Ketika permintaan terhadap dolar AS meningkat, ruang gerak rupiah menjadi semakin terbatas.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

April 30, 2026
BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

April 30, 2026
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

April 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .