• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham Raksasa Migas & Pertahanan AS Melejit Usai Penangkapan Maduro

Saham Raksasa Migas & Pertahanan AS Melejit Usai Penangkapan Maduro

January 6, 2026
RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

October 26, 2026
Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Bos Sekuritas Sebut MSCI Bikin Kredibilitas RI Dipertanyakan

Bos Sekuritas Sebut MSCI Bikin Kredibilitas RI Dipertanyakan

October 26, 2026
Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

Bos BI Ungkap Penyebab Neraca Pembayaran RI Tekor Besar-Rupiah Keok

October 26, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

IHSG Ditutup Anjlok 1,2% ke 5.373

October 26, 2026
PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

PPRO Rombak Direksi, Ini Susunan Terbaru

October 26, 2026
APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

APBN Cuma 15% dari PDB, Suahasil Ungkap Penggerak Ekonomi Sebenarnya!

October 26, 2026
MBSS Raih Kontrak Pengangkutan Batu Bara Hingga Rp6 T dari GEL Group

MBSS Raih Kontrak Pengangkutan Batu Bara Hingga Rp6 T dari GEL Group

October 26, 2026
Danantara Bongkar Bisnis Berlapis BUMN, Target Hemat Triliunan

Danantara Bongkar Bisnis Berlapis BUMN, Target Hemat Triliunan

October 26, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110

Rupiah Ditutup Melemah 0,39%, Dolar AS Naik Jadi Rp18.110

October 26, 2026
Bos BI Bicara Soal Hilirisasi RI, Beri Saran Penting Ini!

Bos BI Bicara Soal Hilirisasi RI, Beri Saran Penting Ini!

October 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Saham Raksasa Migas & Pertahanan AS Melejit Usai Penangkapan Maduro

10 months ago
in News
Saham Raksasa Migas & Pertahanan AS Melejit Usai Penangkapan Maduro
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham-saham energi dan pertahanan Wall Street naik pada perdagangan hari Senin bahkan setelah serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan pemimpin Nicolas Maduro. Kenaikan ini dipicu oleh harga minyak mentah yang mengalami kenaikan dan investor bertaruh bahwa tindakan tersebut tidak akan menyebabkan konflik geopolitik yang lebih besar yang mengganggu pasar.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 594,79 poin, atau 1,23%, dan ditutup pada 48.977,18. Indeks yang berisikan 30 saham tersebut juga mencapai rekor tertinggi baru sepanjang masa dalam sesi tersebut. S&P 500 naik 0,64% dan berakhir pada 6.902,05. Nasdaq Composite bertambah 0,69%, dan ditutup pada 23.395,82.

Saham-saham energi memimpin kenaikan karena dianggap akan mendapat manfaat dari pembangunan kembali infrastruktur minyak Venezuela. Chevron melonjak 5,1% dan dipandang sebagai penerima manfaat terbesar karena kehadirannya saat ini di Venezuela, negara yang memiliki cadangan minyak terbukti terbesar di dunia. Exxon Mobil bertambah 2,2%. Saham perusahaan jasa industri migas, seperti Halliburton dan SLB, masing-masing naik 7,8% dan hampir 9%. ETF sektor energi State Street (XLE) meningkat hampir 3%.

“Mungkin dalam jangka pendek, ini akan meningkatkan harga minyak karena pertanyaannya adalah seputar pasokan dan pengiriman minyak,” kata Sam Stovall, kepala strategi investasi di CFRA Research, dikutip CNBC Internasional. “Dalam jangka panjang, ini bisa menjadi peningkatan karena Venezuela saat ini hanya mewakili 1% dari pasokan minyak dunia, dan kondisi mereka semakin memburuk dari tahun ke tahun. Infrastruktur mereka perlu ditingkatkan, dan mungkin itu adalah sesuatu yang dapat dibantu oleh AS.”

Meskipun terjadi reaksi bullish di pasar saham, para pedagang juga menambah eksposur ke emas. Kontrak berjangka yang terkait dengan logam mulia tersebut naik 2,8% untuk hari terbaik mereka sejak 20 Oktober. Bitcoin diperdagangkan di atas $94.000. Saham-saham sektor keuangan juga naik, karena para pelaku pasar di Wall Street bertaruh pada perekonomian AS yang kuat tahun ini. Saham bank besar Goldman Sachs dan bank regional U.S. Bancorp masing-masing melonjak 3,7% dan 2,9%.

“Pada dasarnya pasar mengatakan, ‘Kita akan fokus untuk menginvestasikan kembali uang setelah melakukan pengurangan pajak atas kerugian, melakukan penyesuaian portofolio pada akhir tahun 2025, dan kemudian membeli kembali saham pada awal tahun 2026,'” lanjut Stovall. “Investor masih fokus pada apa yang kemungkinan akan dilakukan The Fed, apa yang akan terjadi pada laba perusahaan. Sejauh ini, lingkungan tetap cenderung mengambil risiko.”

Setelah serangan dan penangkapan oleh militer AS, Maduro dan istrinya, Cilia Flores, diterbangkan ke New York, di mana mereka didakwa dengan konspirasi terorisme narkoba dan kejahatan lainnya. Perdagangan narkoba, menurut dakwaan, “telah memperkaya dan memperkuat elit politik dan militer Venezuela.” Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu dalam konferensi pers bahwa AS akan “mengelola” Venezuela “sampai saatnya kita dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana.”

“Ini adalah peristiwa geopolitik yang signifikan meskipun kemungkinan tidak akan menjadi penggerak pasar utama dalam jangka pendek,” tulis Matthew Aks, analis kebijakan di Evercore ISI, dalam sebuah catatan. “Untuk saat ini, investor dibiarkan menavigasi lanskap yang sekarang sudah familiar, yaitu ambiguitas Trump yang mungkin disengaja mengenai langkah selanjutnya.”

“Insting kami adalah bahwa Trump umumnya tidak tertarik pada perubahan rezim skala penuh dengan pengerahan pasukan darat seperti perang Irak dan Afghanistan yang telah lama dikritiknya. Namun, pernyataan Trump hari ini membuka kemungkinan bahwa ini tidak akan sepenuhnya menjadi satu kali saja seperti serangan nuklir Iran tahun lalu,” tambah Aks.

Saham perusahaan raksasa pertahanan General Dynamics dan Lockheed Martin mendapat sedikit dorongan, naik masing-masing sebesar 3,5% dan 2,9%, dengan tindakan terbaru Trump menunjukkan bahwa serangan militer cepat akan menjadi bagian kunci dari kebijakannya untuk menangani masalah geopolitik yang muncul.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

RI Gencar Transaksi Global Tanpa Dolar AS, Akhir 2026 Tembus Rp998 T

October 26, 2026
Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut dari 1.074 BUMN, 52% Rugi Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

Danantara Sebut 52% BUMN Rugi, Nilainya Rp20 Triliun

October 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .