• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Sama-Sama Cuan! Trading vs Investasi Saham, Mana yang Cocok?

Sama-Sama Cuan! Trading vs Investasi Saham, Mana yang Cocok?

September 22, 2025
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

August 26, 2026
BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

August 26, 2026
CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

August 26, 2026
Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

August 26, 2026
Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

August 26, 2026
IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

August 26, 2026
Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

August 26, 2026
Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

August 26, 2026
Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

August 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Sama-Sama Cuan! Trading vs Investasi Saham, Mana yang Cocok?

11 months ago
in News
Sama-Sama Cuan! Trading vs Investasi Saham, Mana yang Cocok?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Investasi menjadi unsur pokok dalam perencanaan keuangan. Penempatan investasi yang tepat dapat membuat uang tidak tergerus inflasi dan kemungkinan bisa membuat seseorang mencapai kemerdekaan finansial pada masa depan. 

Beragam instrumen investasi dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Misalnya saja, berinvestasi saham yang dapat menghasilkan keuntungan yang tinggi. Namun, tingginya keuntungan juga selaras dengan risiko.

Ada dua cara untuk meraih keuntungan dari saham yakni trading dan investasi saham jangka panjang.

Analogi investasi mirip halnya dengan lari maraton dan sprint. Pelari marathon menempuh jarak panjang sekitar 30 kilometer, sementara pelari sprint hanya perlu menempuh jarak 100 meter.

Sekilas, kedua olahraga ini tampak sama, yaitu berlari menuju garis finish. Namun, ada perbedaan penting selain jaraknya.

Pelari marathon harus mempertahankan kecepatan yang stabil untuk menjaga stamina hingga mencapai garis finish, sementara pelari sprint menggunakan seluruh kekuatannya untuk berlari secepat mungkin dalam jarak pendek.

Investasi saham jangka panjang dan trading saham serupa dengan lari marathon dan sprint. Walaupun keduanya bertujuan mendapatkan keuntungan dari saham, investasi dan trading memiliki perbedaan yang signifikan.

Berikut adalah empat perbedaan utama antara investasi dan trading saham yang perlu Anda ketahui:

Waktu

Investasi saham jangka panjang adalah kegiatan membeli aset dengan harapan mendapatkan keuntungan berupa kenaikan harga aset atau pendapatan tetap di masa depan. Sementara itu, trading adalah aktivitas jual-beli saham.

Investor saham jangka panjang cenderung membeli saham berkinerja bagus dan menyimpannya dalam jangka waktu lama, bahkan bisa lebih dari lima tahun. Sebaliknya, trader memperlakukan saham seperti komoditas di pasar, membeli saat harga rendah dan menjualnya saat harga naik, dalam jangka waktu bulanan, harian, atau bahkan hitungan jam.

Dalam investasi saham jangka panjang, fluktuasi pasar jangka pendek bukanlah faktor utama. Investor sering kali justru senang ketika harga saham turun karena bisa menjadi peluang untuk membeli saham dengan harga murah.

Sementara itu, bagi trader, fluktuasi pasar sangat menentukan besarnya keuntungan yang bisa diperoleh.

Risiko

Baik investasi dan trading saham tentunya mengandung risiko yang berbeda. Risiko investasi saham jangka panjang seringkali disebut lebih kecil karena memiliki potensi return yang rendah dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang, potensi keuntungan yang didapat bisa sangat besar.

Sementara itu trading memiliki risiko yang terbilang cukup tinggi dalam jangka pendek lantaran fluktuasi pasar dipengaruhi oleh banyak hal, seperti transaksi di pasar modal, harga komoditas, dan lain sebagainya.

Akan tetapi potensi keuntungan yang bisa didapat lewat trading tentu lebih besar daripada investasi dalam jangka pendek.

Ada pendapatan pasif yang bisa didapat lewat investasi saham jangka panjang

Ketika seseorang memutuskan untuk memegang saham dalam jangka waktu yang panjang, maka tak hanya capital gain (kenaikan harga saham) saja yang bisa didapat. Masih ada beberapa keuntungan lain yang bisa dinikmati, sebut saja seperti dividen.

Ketika sebuah emiten mencatatkan laba, maka besar kemungkinan mereka juga akan membagikan dividen ke para pemegang sahamnya, termasuk Anda yang memiliki saham ini.

Selain dividen, investor juga bisa mendapat manfaat lain ketika adanya aksi korporasi emiten yang bersangkutan. Manfaat yang satu ini, tentu tidak akan bisa didapat oleh para trader yang melakukan jual-beli dalam jangka pendek.

Tujuan membeli saham

Ketika seseorang menginginkan pendapatan tambahan penghasilan dalam jangka pendek, dan memiliki uang dingin berjumlah besar, maka trading tentu bisa menjadi pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Akan tetapi, seorang trader dituntut untuk jeli dalam mengamati pergerakan harga saham di pasar dan menguasai analisis teknikal. Ketika terjadi kerugian, maka mitigasi risiko yang dilakukan adalah stop loss dengan perhitungan yang sudah ditentukan guna menyelamatkan modal.

Namun jika orang yang bersangkutan tidak memiliki uang dingin berjumlah besar, menginginkan pertumbuhan aset di masa depan, dan memiliki profil risiko investasi yang lebih konservatif, maka sangat disarankan bagi mereka untuk berinvestasi saja.

Adapun mitigasi risiko yang bisa dilakukan para investor adalah dengan melakukan diversifikasi saham berdasarkan industrinya. Stop loss juga merupakan hal yang bisa dipertimbangkan, hanya saja dalam pengaplikasiannya, investor akan melakukan stop loss jika saham yang dimiliki sudah tidak lagi berprospek cerah di masa depan.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Banyak Dilakukan Warga RI, Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Miskin




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .