• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Singapura Dihantam Krisis, Banyak Restoran Bangkrut dan Tutup

Singapura Dihantam Krisis, Banyak Restoran Bangkrut dan Tutup

November 15, 2025
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur & Biaya Transaksi QRIS 0%

August 26, 2026
BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

BNI Dukung Pagi Sore Perkuat Layanan dan Pengalaman Pelanggan

August 26, 2026
CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

CIMB Niaga Ungkap 3 Skenario IHSG 2026, Tertinggi Tembus 8.000

August 26, 2026
Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

Hasil Tes Destry-Aida Diumumkan Esok, Penetapan Paripurna 1 September

August 26, 2026
Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

Calon Deputi Gubernur Senior Aida Ungkap Ujian Berat Rupiah di 2026

August 26, 2026
IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

IHSG Anjlok 1,48% Hari Ini, Tinggalkan Level 6.500!

August 26, 2026
Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

Bank Mandiri akan Pulihkan Kembali Rekening Warga Pati Botok

August 26, 2026
Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

Siap-Siap, RI Bakal Punya Perusahaan Asset Management Berskala Global

August 26, 2026
Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

Kontrak Wika Gedung (WEGE) Naik 568%, Mayoritas Penugasan Pemerintah

August 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Singapura Dihantam Krisis, Banyak Restoran Bangkrut dan Tutup

9 months ago
in Lifestyle
Singapura Dihantam Krisis, Banyak Restoran Bangkrut dan Tutup
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Salah satu negara yang dikenal mapan, Singapura, saat ini sedang mengalami krisis. Hal itu tecermin dari fenomena bisnis kuliner yang banyak gulung tikar. Terdapat lebih dari 3.000 bisnis kuliner (F&B) yang dilaporkan tutup sepanjang tahun lalu.

Mengutip Channel News Asia, angka tersebut setara dengan rata-rata 250 restoran tutup setiap bulan. Bahkan, jumlahnya merupakan yang tertinggi dalam hampir dua dekade terakhir.

Mirisnya, beberapa restoran yang terpaksa tutup merupakan tempat makan legendaris yang sudah berdiri selama bertahun-tahun. Seperti di antaranya Ka-Soh, restoran Kanton berusia 86 tahun yang pernah menjadi favorit banyak orang. Mereka terpaksa harus menyajikan mangkuk sup ikan terakhirnya pada 28 September mendatang.

“Kalah,” begitulah perasaan Cedric Tang, pemilik generasi ketiga Ka-Soh.

“(Meskipun kami) telah bekerja keras selama bertahun-tahun, kami [akhirnya] sudah cukup,” ia menuturkan.

Menurut Tang, tak mungkin menaikkan harga jual makanan di Ka-Soh. Sebab, restoran tersebut merupakan bisnis warisan yang ingin menjaga esensi ‘terjangkau’ bagi pelanggan lama.

Ka-Soh terpaksa bergabung dengan banyak restoran lain yang terpaksa gulung tikar di Singapura. Di antaranya adalah Burp Kitchen & Bar, restoran favorit keluarga lainnya yang menjadi salah satu dari 320 restoran yang tutup pada Juli 2025.

Ka-Soh juga mengikuti jejak Prive Group, yang menutup semua restorannya per 31 Agustus, bulan yang mencatat 360 penutupan.

“Bahkan [restoran] yang paling ‘sehat’ pun tidak dapat bertahan hidup saat ini,” kata mantan pemilik restoran Chua Ee Chien. Pasalnya, dua restoran dalam Michelin Guide Singapura pun harus tutup.

Biaya Sewa Makin Mahal

Bagi banyak pemilik, termasuk Ka-Soh, biaya sewa adalah penyebab banyak restoran yang terpaksa tutup, meskipun bukan faktor satu-satunya.

“Di komunitas kami, mayoritas penyewa melaporkan kenaikan sewa antara 20 (dan) 49 persen,” kata Terence Yow, ketua Singapore Tenants United for Fairness (SGTUFF), yang mewakili lebih dari 1.000 pemilik usaha F&B dan bisnis lainnya.

“Ini sesuatu yang belum pernah kita lihat selama 15, 20 tahun terakhir,” ia menuturkan.

Belakangan, rumah toko (ruko) menjadi properti yang diminati investor lokal maupun asing, di tengah langkah-langkah ‘pendinginan’ baru-baru ini untuk pembelian hunian.

Alhasil, ada dampak investor berekspektasi tinggi terhadap imbal hasil sewa. Pasalnya, para pemilik properti juga menghadapi tekanan.

“Jika sewa seseorang diperbarui sekarang, tiga tahun setelah Covid, maka bahkan dengan kenaikan sewa sebesar 50 (hingga) 100 persen, mungkin tidak akan mencapai tingkat pasar saat ini,” kata Ethan Hsu dari Knight Frank Singapura

Menurut spesialis real estat tersebut, biaya konstruksi telah naik sekitar 30 persen dan biaya pemeliharaan setidaknya 10 persen.

“Banyak orang terpaku pada gagasan tentang pemilik properti yang serakah. Kenyataannya, sewa hanyalah salah satu komponen biaya yang dihadapi penyewa,” ia menuturkan.

Di Burp Kitchen & Bar, meningkatnya biaya tenaga kerja ditambah dengan penurunan permintaan telah mencapai titik kritisnya. Dengan jumlah juru masak yang makin sedikit, pemain besar berlomba-lomba menggandakan gaji normal untuk mengamankan staf.

Restoran kecil seperti Burp Kitchen hanya bisa bertahan dalam jangka waktu yang singkat, bahkan setelah menaikkan gaji dan memangkas jam kerja.

Asosiasi Restoran Singapura telah membunyikan alarm pada Maret lalu tentang krisis tenaga kerja yang serius dan menyerukan peninjauan kuota pekerja asing. Namun, pihak berwenang melihat krisis ini sebagai masalah kelebihan pasokan.

Singapura dipenuhi hampir 23.600 gerai makanan ritel pada tahun lalu, naik dari hampir 17.200 pada tahun 2016. Meskipun 3.047 bisnis tutup tahun lalu, hampir 3.800 bisnis baru dibuka. Namun, jaringan restoran berkantong tebal justru menyingkirkan gerai independen kecil.

Menurut Indeks Jasa Makanan dan Minuman dari Badan Pusat Statistik pada Juni 2025, katering dan gerai makanan cepat saji mengalami peningkatan penjualan tahunan, sementara omzet restoran menurun sebesar 5,6 persen. Kafe, pusat jajanan, dan tempat makan lainnya mengalami penurunan sebesar 0,1 persen.

“Kami mengamati perubahan drastis dalam perilaku pelanggan,” kata Ronald Chye, salah satu pemilik Burp Kitchen, merujuk pada penurunan pengeluaran.

“Ada begitu banyak pilihan di luar sana,” tambah istri sekaligus pemilik Burp Kitchen, Sarah Lim.

“Frekuensi kunjungan pelanggan turun dari tiga, empat kali seminggu menjadi mungkin sebulan sekali,” ia menuturkan.

Perubahan Perilaku Konsumen

Dalam hal menemukan restoran baru, lebih dari separuh warga Singapura, termasuk 59 persen Gen Z, mengandalkan media sosial, menurut survei tahun 2023 yang dilakukan oleh perusahaan teknologi perhotelan SevenRooms.

Ada profesional yang membantu operator F&B mempertajam kehadiran online mereka. Talking Point menggandeng salah satunya, salah satu pendiri Craft Creative, Dylan Tan, untuk bekerja sama dengan Christopher Lim yang berusia 62 tahun, yang mengelola Marie’s Lapis Cafe di Bedok North.

Sudah 5 tahun sejak kafe ini mulai menyajikan makanan dan hidangan penutup Peranakan buatan tangan, yang diwariskan turun-temurun.

“Kami hanya bertahan hidup di atas tali,” kata Lim, yang menjual rumahnya dan mencairkan tabungan Dana Pensiun Pusat serta polis asuransinya untuk mempertahankan kafenya.

Di bawah bimbingan Tan, kafe ini meluncurkan video pendek yang menyoroti warisan dan hidangan khasnya.

Lim juga didorong untuk memposting di media sosial setidaknya seminggu sekali, secara aktif membalas komentar, meluncurkan promosi sesekali dan akhirnya bekerja sama dengan influencer atau menyelenggarakan acara bertema.

Setelah dua minggu, kafe tersebut sudah penuh untuk layanan makan siang hari Minggu, dan juga untuk bulan berikutnya. Bisnis melonjak sekitar 30 hingga 40 persen, dan Lim bertekad untuk “mempertahankannya”.

Namun, jumlah like dan share tidak dapat menyelesaikan semua masalah. Anggota Parlemen untuk Holland-Bukit Timah GRC, Edward Chia, yang juga mantan pemilik F&B, telah menyerukan peningkatan jangka pendek dalam jumlah pekerja asing yang dapat dipekerjakan oleh bisnis.

Namun, ia juga melihat perlunya membantu usaha kecil menemukan cara untuk meningkatkan produktivitas dengan jumlah staf yang sama atau bahkan lebih sedikit.

Beberapa bisnis sudah beradaptasi. Jaringan “zi char” generasi ketiga, Keng Eng Kee Seafood, telah berinvestasi dalam perangkat lunak manajemen hubungan pelanggan dan sistem keanggotaan.

“Ini memberi kami masukan tentang bagaimana kami dapat meningkatkan pengalaman pelanggan,” kata salah satu pemilik, Paul Liew, 44 tahun.

“Kami juga mencari tahu preferensi staf tertentu untuk membantu mengurangi pengunduran diri karyawan,” ia menuturkan.

Chia yakin usaha kecil juga dapat memperoleh manfaat dari dukungan sumber daya manusia seperti kepala SDM sebagai layanan, di mana praktisi SDM bersertifikat dapat melayani beberapa usaha kecil dan menengah sekaligus, sehingga hemat biaya.

Sementara itu, kelompok penyewa seperti SGTUFF melobi untuk sewa yang lebih adil dalam bentuk batas perpanjangan sewa yang dipatok pada inflasi atau pertumbuhan produk domestik bruto.

“(Ini memastikan) bahwa setelah penyewa telah berupaya dua atau tiga tahun atau lebih untuk membangun bisnis, penyewa tersebut tidak akan mengalami kenaikan harga yang tiba-tiba dan besar sebesar 50, 60, 70 persen,” kata Yow.

(fab/fab)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Primadona Gejolak Ekonomi, Ini Bedanya Investasi Emas dan Bitcoin




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Tarik 100 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp2,73 T

August 26, 2026
Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

Minat Nabung Valas Naik Tinggi, CIMB Niaga Catat Pertumbuhan 20%

August 26, 2026
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

August 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .