• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T

Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T

July 2, 2025
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

July 11, 2026
Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

July 11, 2026
UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

July 11, 2026
Menlu Sugiono Terbang ke Iran, Beri Penghormatan Buat Khamenei

Menlu Sugiono Terbang ke Iran, Beri Penghormatan Buat Khamenei

July 11, 2026
Badan PBB Kasih Respons Tak Terduga Setelah Lihat Langsung Kondisi IKN

Badan PBB Kasih Respons Tak Terduga Setelah Lihat Langsung Kondisi IKN

July 11, 2026
Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

Febrie Tersangka 3 Kasus Korupsi, Polisi Limpahkan Perkara ke Kejagung

July 11, 2026
Kawal Kasus Febrie Adriansyah, DPR Turun Tangan Bentuk Timwas

Kawal Kasus Febrie Adriansyah, DPR Turun Tangan Bentuk Timwas

July 11, 2026
Drone Ukraina Hantam 21 Tanker Rusia, Jalur Pasokan BBM Terancam

Drone Ukraina Hantam 21 Tanker Rusia, Jalur Pasokan BBM Terancam

July 11, 2026
43 Emiten Terbitkan Surat Utang di 2026, Seberapa Prospek?

43 Emiten Terbitkan Surat Utang di 2026, Seberapa Prospek?

July 11, 2026
Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

Teknologi Canggih, PHR Kontrol Aktivitas Migas Lewat 1 Ruangan

July 11, 2026
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Diskon Gede-Gedean, Harga Elektronik Cuma Segini di Transmart!

Diskon Gede-Gedean, Harga Elektronik Cuma Segini di Transmart!

July 11, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T

1 year ago
in Market
Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tiga perusahaan asuransi sosial & reasuransi pelat merah kompak mendorong pencairan bantuan permodalan dan piutang kepada pemerintah melalui Rapat Kerja bersama DPR RI, Selasa, (1/7/2025). Adapun total dana yang diajukan ketiganya mencapai Rp35,74 triliun.

Melalui kesimpulan rapat, Anggota DPR RI Andre Rosiade mengatakan, pihaknya mendukung percepatan penguatan permodalan tersebut. Pihaknya pun mendorong pemerintah untuk melaksanakan pencairan masing-masing BUMN sesuai dengan rancangan kerja tahun 2025.

“Komisi 6 DPR RI mendukung PT Asabri Persero untuk melakukan pengajuan penguatan permodalan sebesar Rp 2,7 triliun dalam upaya perbaikan ekuitas namun dengan catatan harus diikuti dengan reformasi layanan efisiensi internal dan peningkatan transparansi kepada peserta,” ungkap Andre, di Gedung Parlemen, Jakarta.

Direktur Utama Asabri, Jeffry Haryadi Manullang, mengungkapkan bahwa pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2,7 triliun yang diharapkan masuk pada Juni 2025 belum juga diterima. Ia menyebut bahwa pihaknya tengah menjajaki komunikasi intensif dengan Danantara untuk mempercepat realisasi PMN tersebut.

“Meskipun ketika kami mengajukan nilainya Rp3,6 triliun dan telah disetujui oleh Komisi 6, namun BPKP berdasarkan review-nya menyatakan bahwa Rp2,7 triliun sudah cukup. Nah namun penyertaan modal negara ini yang diharapkan masuk di bulan Juni belum kami terima,” kata Jeffry.

Selain itu, Asabri juga menagih piutang negara sebesar Rp5,17 triliun yang telah diakui oleh Kementerian Keuangan melalui laporan keuangan tahun 2023 dan 2024. Piutang tersebut berasal dari kewajiban Unfunded Past Service Liability (UPSL) yang hingga kini belum dicairkan, dan diharapkan bisa masuk ke kas perusahaan pada tahun ini.

Sebagai informasi, UPSL adalah kepanjangan dari Unfunded Past Service Liability yang merupakan kewajiban masa lalu dalam program pensiun atau tabungan hari tua PNS, TNI, maupun Polri yang belum dipenuhi oleh negara. Kewajiban ini muncul akibat perbedaan antara manfaat pensiun yang dijanjikan dengan ketersediaan dana, termasuk karena adanya perubahan skema atau kekeliruan dalam perhitungan awal.

Untuk Indonesia Re, Komisi VI DPR RI juga menyetujui penguatan permodalan sebesar Rp2 triliun pada tahun 2025 demi menjaga rasio solvabilitas. Namun, dengan catatan, dana tersebut tidak boleh digunakan untuk belanja operasional ataupun ekspansi non-strategis, serta harus disertai indikator kinerja (KPI) yang terukur dan laporan berkala ke parlemen.

“Kenapa ini (penguatan permodalan) jadi penting? ini bagaimana kita bisa kelola (retensi) dan (meningkatkan rating). Rating kita mengalami penurunan walaupun sudah menunjukkan semua proses transformasi dalam empat tahun terakhir yang menunjukkan hasil. Rating agensi bahkan tidak bisa mempertahankan rating karena tidak bisa melihat realisasi dari komitmen pemegang saham untuk memperkuat permodalan,

Sementara itu, untuk PT Taspen, Komisi VI DPR RI meminta pemerintah segera menetapkan skema pembayaran UPSL program tabungan hari tua (THT) tahun 2022 dan 2023 senilai Rp25,87 triliun. Hal ini agar likuiditas jangka panjang perusahaan tidak terganggu, sekaligus menjaga kualitas aset investasi dan keberlangsungan program.

Pelaksana tugas Direktur Utama Taspen, Rony Hanityo Aprianto, menyampaikan bahwa pembayaran UPSL senilai Rp25,89 triliun dan penyehatan program DHT akan memperkuat kondisi keuangan perusahaan.

“Yang pertama adalah pembayaran UPSL sebesar 25,89 triliun (6:04) dan penyehatan program Tunjangan Hari Tua (THT), maka insya Allah ke depannya TASPEN akan lebih sehat,” ungkapnya.

Bila dihitung, total permintaan dana dari tiga perusahaan pelat merah itu kepada pemerintah tahun ini mencapai Rp35,74 triliun. Dana ini mencakup penguatan modal negara, pengakuan piutang serta kewajiban masa lalu pensiun atau Unfunded Past Service Liability (UPSL).

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Taspen Cetak Laba Rp 1,2 T Sepanjang 2024




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus Kejaksaan Agung

July 11, 2026
Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

Jaga Rekening Tetap Aktif, BRI Perkuat Keamanan & Perlindungan Nasabah

July 11, 2026
UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

UMiMAX Pertamina Targetkan 1.000 Tambahan Penerima Manfaat

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .