• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US0

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100

July 24, 2026
PFII Tawarkan Golden Visa & Bebas Pajak Waris Buat Orang Superkaya

PFII Tawarkan Golden Visa & Bebas Pajak Waris Buat Orang Superkaya

July 24, 2026
Purbaya Ramal Ekonomi RI Kuartal II-2026 Bisa Tumbuh 5,4%

Purbaya Ramal Ekonomi RI Kuartal II-2026 Bisa Tumbuh 5,4%

July 24, 2026
IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

July 24, 2026
Harga Minyak Tembus US0 Lagi, Pasar Saham Kembali Cemas

Harga Minyak Tembus US$100 Lagi, Pasar Saham Kembali Cemas

July 24, 2026
Sah! Danantara Jadi Penyetor Modal Awal PFII, Begini Skemanya

Sah! Danantara Jadi Penyetor Modal Awal PFII, Begini Skemanya

July 24, 2026
Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk 2% Lebih

Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk 2% Lebih

July 24, 2026
Kasus Debt Collector, OJK Kasih Warning ke Kredivo-Kreditfazz

Kasus Debt Collector, OJK Kasih Warning ke Kredivo-Kreditfazz

July 24, 2026
Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an, Ada Apa?

Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an, Ada Apa?

July 24, 2026
Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih 2%

Balik ke Level 6.100, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih 2%

July 24, 2026
Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an

Breaking News! IHSG Turun 2% Balik ke Level 6.100an

July 24, 2026
Pesanan Capai Rp45 T, Kenapa Investor RRT Berebut Panda Bond RI?

Pesanan Capai Rp45 T, Kenapa Investor RRT Berebut Panda Bond RI?

July 24, 2026
Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

Tinggalkan Level 6.300, Ini Penyebab IHSG Ambruk Lebih dari 1%

July 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US$100

2 hours ago
in Lifestyle
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Masih Di Atas US0
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Jumat (24/7/2026) pagi setelah reli tajam sehari sebelumnya. Meski terkoreksi tipis, harga masih bertahan di level tinggi dan berada di jalur kenaikan mingguan dua digit di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap pasokan global.

Menurut data Refinitiv hingga pukul 09.15 WIB, harga Brent berada di US$100,25 per barel, turun 0,44% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$100,69 per barel. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$91,71 per barel, melemah 0,52% dari posisi sehari sebelumnya di US$92,19 per barel.

Pelemahan pagi ini terjadi setelah lonjakan harga yang membawa Brent kembali ditutup di atas US$100 per barel untuk pertama kalinya sejak Mei. Secara mingguan, Brent masih naik sekitar 13,5%, sedangkan WTI menguat sekitar 10,9%.



Reli minyak dipicu meningkatnya risiko gangguan pasokan dari dua jalur pelayaran energi paling vital di dunia. Ketegangan memuncak setelah kelompok Houthi yang didukung Iran mengaku menyerang dua kapal tanker Saudi di Laut Merah. Serangan tersebut memicu kekhawatiran bahwa jalur Bab el-Mandeb, pintu masuk dari Laut Merah menuju Samudra Hindia, berpotensi ikut terganggu. Jalur ini merupakan koridor pengiriman minyak terpenting kedua di dunia setelah Selat Hormuz.

Situasi menjadi semakin kompleks karena Houthi sebelumnya telah mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi. Langkah tersebut diambil ketika ekspor minyak Saudi mulai dialihkan melalui jaringan pipa sebagai respons atas terganggunya Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pun menyatakan Iran akan dimintai pertanggungjawaban apabila serangan terhadap kapal-kapal tanker kembali terjadi.

Di saat bersamaan, pasokan dari Kazakhstan ikut tertekan. Kementerian Energi Kazakhstan mengumumkan perusahaan-perusahaan migas memangkas produksi sementara setelah dugaan serangan drone Ukraina memaksa terminal ekspor utama di Laut Hitam menghentikan operasi.

Gangguan tersebut berkaitan dengan penghentian aktivitas Caspian Pipeline Consortium (CPC) yang menjadi jalur utama ekspor minyak Kazakhstan. Pipa ini menangani sekitar 2% pasokan minyak mentah harian dunia. Menurut sumber industri yang dikutip Reuters, salah satu ladang minyak terbesar Kazakhstan bahkan memangkas produksi lebih dari separuh kapasitasnya.

Kombinasi ancaman terhadap Bab el-Mandeb, masih terganggunya Selat Hormuz, serta berkurangnya pasokan dari Kazakhstan membuat pelaku pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak. Selama ketidakpastian di jalur distribusi utama tersebut masih berlangsung, pasar minyak diperkirakan tetap bergerak volatil dengan kecenderungan bertahan di level tinggi.

CNBC Indonesia

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
PFII Tawarkan Golden Visa & Bebas Pajak Waris Buat Orang Superkaya

PFII Tawarkan Golden Visa & Bebas Pajak Waris Buat Orang Superkaya

July 24, 2026
Purbaya Ramal Ekonomi RI Kuartal II-2026 Bisa Tumbuh 5,4%

Purbaya Ramal Ekonomi RI Kuartal II-2026 Bisa Tumbuh 5,4%

July 24, 2026
IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

IHSG Terkoreksi Hingga 2% & Rupiah Lesu Lawan Dolar AS

July 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .