• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

September 29, 2026
IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

September 29, 2026
Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

September 29, 2026
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

September 29, 2026
Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

Bank Asing Proyeksi Rupiah Bakal Segini di Akhir 2026

September 29, 2026
DPR Tetapkan UU APBN 2027, Partai di DPR Sorot Persoalan Ini!

DPR Tetapkan UU APBN 2027, Partai di DPR Sorot Persoalan Ini!

September 29, 2026
Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai

Rupiah Jebol Level Rp 18.000/USD, Risiko Ini Harus Diwaspadai

September 29, 2026
Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

Rupiah Berhasil Menguat, Dolar AS Parkir di Level Rp17.960

September 29, 2026
Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, Lego ADMF Hingga BBCA

Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, Lego ADMF Hingga BBCA

September 29, 2026
IHSG Sempat Anjlok 2%, Analis Ungkap Biang Kerok & Arahnya

IHSG Sempat Anjlok 2%, Analis Ungkap Biang Kerok & Arahnya

September 29, 2026
Indra Kenz Bebas Bersyarat, Segini Kerugian Korban

Indra Kenz Bebas Bersyarat, Segini Kerugian Korban

September 29, 2026
Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, LegoADMF Hingga BBCA

Asing Net Sell Rp365 Miliar di Sesi I, LegoADMF Hingga BBCA

September 29, 2026
Demutualisasi di Depan Mata, BEI Gelar RUPSLB 28 Oktober 2026

Demutualisasi di Depan Mata, BEI Gelar RUPSLB 28 Oktober 2026

September 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 29, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026

2 hours ago
in Market
Top! KUR Bank Mandiri Tembus Rp29,53 T Hingga Agustus 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Mandiri (BMRI) memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, terutama pada sektor produktif melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga 31 Agustus 2026, Bank Mandiri menyalurkan KUR sebesar Rp29,53 triliun atau mencapai 72,03% dari target tahun ini sebesar Rp41 triliun.

Penyaluran tersebut menjangkau 223.284 debitur UMKM di seluruh Indonesia, sekaligus membantu pelaku usaha mengembangkan kapasitas bisnis dan meningkatkan skala usahanya.

Komitmen terhadap sektor produktif tercermin dari komposisi penyaluran KUR Bank Mandiri. Hingga delapan bulan pertama 2026, sebesar 64,48% atau Rp19,04 triliun KUR Bank Mandiri mengalir ke sektor produksi, sementara 35,52% atau Rp10,48 triliun mengalir ke sektor non produksi.

Rinciannya, sektor pertanian menjadi penerima terbesar dengan penyaluran mencapai Rp9,84 triliun atau 33,32%, diikuti sektor jasa produksi sebesar Rp6,47 triliun atau 21,92%, serta industri pengolahan sebesar Rp2,28 triliun atau 7,75%. Penyaluran juga mencakup sektor perikanan sebesar Rp424 miliar atau 1,44% dan sektor pertambangan sebesar Rp14,62 miliar atau 0,05%.

Senior Vice President Micro Development and Agent Banking Bank Mandiri Bayu Trisno Arief Setiawan mengatakan komposisi ini menunjukkan fokus Bank Mandiri dalam memperluas pembiayaan terhadap sektor produksi yang memiliki peran dalam menyerap lebih banyak tenaga kerja, menciptakan nilai tambah, dan mendukung program strategis nasional.

Dia menegaskan penyaluran KUR diarahkan untuk membuka akses pembiayaan yang dapat membantu pelaku usaha meningkatkan produktivitas, memperkuat kapasitas usaha, dan berkembang bersama ekosistem di sekitarnya.

“Bank Mandiri melihat bahwa pertumbuhan usaha pada sektor produksi berperan penting terhadap aktivitas perekonomian nasional. Ketika UMKM khususnya pada sektor produksi bertumbuh, maka terdapat peluang bagi pemerataan tingkat kesempatan kerja, peningkatan rasio nilai tambah, serta keberlangsungan ketahanan pangan sebagai bagian dari program strategis nasional,”ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa (29/9/2026).

“Karena itu, pembiayaan KUR kami arahkan untuk mendukung Sektor Produksi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambah dia.

Lebih lanjut, hingga 31 Agustus 2026, kualitas penyaluran KUR Bank Mandiri tetap terjaga dengan non-performing loan (NPL) di bawah 1%. Di sisi lain, Bank Mandiri juga terus memperluas akses bagi pelaku usaha yang sebelumnya belum memperoleh pembiayaan KUR.

Secara historis, sejak pertama kali menyalurkan KUR pada 2008 hingga 31 Agustus 2026, Bank Mandiri menyalurkan Rp332,77 triliun kepada 3,81 juta debitur. Sepanjang periode 2026, penyaluran KUR kepada debitur baru mencapai 157.839 debitur atau 71,75% dari target tahun 2026 sebanyak 220.000 debitur.

“Capaian tersebut turut mencerminkan konsistensi bank berlogo pita emas ini dalam menjalankan mandat pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil sekaligus mendorong inklusi keuangan,” kata dia.

Dia menambahkan dalam semangat HUT ke-28 Bank Mandiri, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Perseroan menghadirkan pertumbuhan yang memberikan manfaat lebih luas.

“Melalui tema ‘Tumbuh Bersama Majukan Indonesia’, Bank Mandiri ingin memastikan pertumbuhan Perseroan dapat berjalan beriringan dengan perkembangan nasabah, UMKM, pelaku usaha, serta masyarakat di berbagai daerah,” ungkap Bayu.

“Bagi Bank Mandiri, pertumbuhan memiliki makna ketika dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk berkembang. Kami ingin hadir melayani sepenuh hati, tidak hanya melalui akses pembiayaan, tetapi juga dengan membangun sinergi ekosistem agar pelaku usaha memiliki ruang untuk meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian,” pungkas Bayu.

Dia menegaskan ke depan, Bank Mandiri akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pelaku dalam ekosistem usaha untuk memperluas akses pembiayaan produktif. Langkah ini menjadi komitmen Perseroan dalam mendorong sektor-sektor strategis, memperkuat rantai pasok, dan menciptakan nilai tumbuh bagi masyarakat.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

IHSG Masih Tertekan, Sesi II Ditutup Melemah 0,43% ke Level 6.121

September 29, 2026
Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

Jurus Investasi Emas -Saham Saat IHSG & Rupiah Anjlok Berjamaah

September 29, 2026
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini

September 29, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .