• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

September 3, 2026
Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI

Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI

September 3, 2026
Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

September 3, 2026
Restrukturisasi Obligasi PTPP Ditolak, Tenor Tak Jadi Diperpanjang

Restrukturisasi Obligasi PTPP Ditolak, Tenor Tak Jadi Diperpanjang

September 3, 2026
Video: Saham Big Caps Bikin IHSG Menguat 1%

Video: Saham Big Caps Bikin IHSG Menguat 1%

September 3, 2026
Mandiri Sekuritas Proyeksi Akhir Tahun IHSG Tembus 7.500, Tapi…

Mandiri Sekuritas Proyeksi Akhir Tahun IHSG Tembus 7.500, Tapi…

September 3, 2026
BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 T, Kredit Harus Mengalir ke UMKM

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 T, Kredit Harus Mengalir ke UMKM

September 3, 2026
Nasib Bisnis Es Krim Saat Impor Bahan Baku-Ongkos Logistik Naik

Nasib Bisnis Es Krim Saat Impor Bahan Baku-Ongkos Logistik Naik

September 3, 2026
IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini

IHSG Lompat 1,09% Dekati Level 6.700 Terkerek Kinerja Saham Ini

September 3, 2026
OJK Mau Pembiayaan Produktif Tembus 48%, Leasing Bisa Penuhi?

OJK Mau Pembiayaan Produktif Tembus 48%, Leasing Bisa Penuhi?

September 3, 2026
OJK Tetapkan Ketentuan Porsi Pemegang Saham BEI Maksimal 5%

OJK Tetapkan Ketentuan Porsi Pemegang Saham BEI Maksimal 5%

September 3, 2026
Utang KDMP Rp240 T Dicicil Pakai Dana Desa, Purbaya Ungkap Skemanya

Utang KDMP Rp240 T Dicicil Pakai Dana Desa, Purbaya Ungkap Skemanya

September 3, 2026
Ekspansi 2026 Sesuai Target, MDIY Resmi Punya 1.400 Toko

Ekspansi 2026 Sesuai Target, MDIY Resmi Punya 1.400 Toko

September 3, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 3, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

39 minutes ago
in Market
Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan transformasi bisnis secara menyeluruh, termasuk di dalamnya perbaikan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) yang menjadi mandat Danantara sebagai pemegang saham pengendali.

Pembenahan fundamental bisnis dilakukan KAEF dengan fokus pada restrukturisasi keuangan, penyesuaian portofolio produk, efisiensi operasional, digitalisasi, serta penyelesaian kewajiban strategis masa lalu.

Dengan dukungan Danantara, “Kimia FarmaBaru” kini bergerak dengan fondasi bisnis yang jauh lebih kuat, transparan, terdigitalisasi, dan berorientasi pada profitabilitas yang terukur.

Direktur Utama KAEF, Djagad Prakasa Dwialam, berterima kasih atasdukungan Danantara yang memungkinkan KAEF mengeksekusi transformasi bisnis secara cepat.

“Dukungan Danantara menjadi katalis penting bagi Kimia Farma. Manajemen baru saat ini telah melakukan analisis dan mengambil pelajaran dari beban masa lalu yang disebabkan oleh investasi berlebih dan sistem pengawasan yang masih lemah. Atas kesalahan masa lalu tersebut, kami telah melakukan tindakan korektif dan preventif menyeluruh yang saat ini sudah berjalan penuh,” ujar Djagad dalam keterangan resmi, Kamis (3/9/2026).

Dengan pembenahan sistem fundamental serta rasionalisasi operasional dan keuangan, KAEF berhasil melakukan transformasi bisnis dengan cepat. Setelah berhasil menekan rugi bersih dari Rp842 miliar sepanjang 2024 menjadi Rp334,9 miliar pada tahun 2025, rapor KAEF terus membaik dengan mencetak laba bersih sebesar Rp54,07 miliar pada semester I-2026.

Keuntungan itu sejalan dengan pertumbuhan penjualan neto perseroan yang mencapai Rp4,70 triliun atau tumbuh 7,6% dibandingkan dengan semester I-2025 yang senilai Rp4,36 triliun. Laba usaha juga melonjak sebesar 111,3% menjadi Rp152,21 miliar dari sebelumnya Rp72,01 miliar.

Menurut Djagad, perbaikan-perbaikan yang mulai dirasakan hasilnya menjadi prasyarat penting untuk melakukan terobosan bisnis ke depan, sehingga KAEF dapat terus menjadi tulang punggung pelayanan kesehatan Indonesia.

“Kami berterima kasih kepada Danantara yang memberikan ruang bagi manajemen untuk melakukan berbagai langkahbisnis dan memperbaiki diri. Tidak mudah, tetapi berkat kerja sama semua pihak, KAEF mulai keluar dari kesulitan dan kini berada dalam kondisi yang lebih baik,” ujarnya.

Djagad mengakui bahwa pesan COO Danantara Dony Oskaria akan menjadi pelajaran yang penting bagi manajemen KAEF. Berbagai upaya korektif dan preventif terus dilakukan sehingga kesalahan masa lalu seperti yang dikatakan Dony Oskaria tidak terjadi lagi.

Salah satu contohnya adalah dalam mengatasi isu inefisiensi pabrik dan return oninvestment (ROI) yang rendah di masa lalu, KAEF telah merestrukturisasi strategi produksinya. KAEF kini memfokuskan kapasitas produksinya pada produk unggulan bermargin tinggi yang memiliki kepastian serapan pasar yang solid.

Strategi rasionalisasi portofolio ini terbukti secara langsung meningkatkan utilisasi fasilitas produksi ke levelyang efisien. Selain itu, KAEF juga terus meningkatkan penggunaan bahan baku obat (BBO) dalam negeri untuk produksi obatnya.

Sejalan dengan hal tersebut, manajemen KAEF telah mengimplementasikan perbaikan pada sistem pelaporan dan inventori anak usahanya, Kimia Farma Apotek. Meninggalkan pencatatan manual yang rentan terhadap kelalaian, KAEF kini mengoperasikan sistemIT terintegrasi (end-to-end) yang menghubungkan ribuan apotek di seluruh Indonesia secara real-time.

Digitalisasi tata kelola ini memastikan seluruh alur distribusi obat dan ketersediaan stok dapat dilacak dengan presisi tinggi di setiap lapisan manajemen.

“Kimia Farma baru adalah entitas yang transparan, rasional dalam berekspansi, danberfokus penuh pada fundamental operasional. Kami berkomitmen menjaga momentum positif ini untuk memastikan KAEF terus menjadi tulang punggung ketahanan kesehatan nasional yang tangguh secara finansial dan terdepan dalam melayani kesehatan masyarakat Indonesia,” tutup Djagad.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI

Asing Net Buy Rp1 Triliun, Kompak Borong Saham BMRI-BBNI

September 3, 2026
Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

Terbongkar! Bos Startup Ini Akali Harga Saham Demi Cuan Besar

September 3, 2026
Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

Transformasi Berjalan Mulus, Bisnis Kimia Farma (KAEF) Makin Membaik

September 3, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .