• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Warga Kristen Lebanon Ngamuk Difitnah Netanyahu, Begini Kronologinya

Warga Kristen Lebanon Ngamuk Difitnah Netanyahu, Begini Kronologinya

July 8, 2026
IHSG Putus Tren Penguatan, Ditutup Anjlok 1,89% ke Level 5.873

IHSG Putus Tren Penguatan, Ditutup Anjlok 1,89% ke Level 5.873

July 8, 2026
Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

July 8, 2026
Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

July 8, 2026
Pemerintah RI Target Dana Investor Masuk PFII Bisa Mencapai Rp 500 T

Pemerintah RI Target Dana Investor Masuk PFII Bisa Mencapai Rp 500 T

July 8, 2026
Pemerintah Pastikan Rezim Pajak di PFII Akan Sesuai Standar Global

Pemerintah Pastikan Rezim Pajak di PFII Akan Sesuai Standar Global

July 8, 2026
Kolaborasi RI-India, InJourney Wujudkan Konservasi Candi Prambanan

Kolaborasi RI-India, InJourney Wujudkan Konservasi Candi Prambanan

July 8, 2026
Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

July 8, 2026
Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

July 8, 2026
Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Kafe di Cipete Saat Penggeledahan

Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Kafe di Cipete Saat Penggeledahan

July 8, 2026
Naik 90,3%, PalmCo Bukukan Laba Bersih Rp7,08 T

Naik 90,3%, PalmCo Bukukan Laba Bersih Rp7,08 T

July 8, 2026
Perkuat Integritas Pasar, BEI Review Papan Pemantauan Khusus

Perkuat Integritas Pasar, BEI Review Papan Pemantauan Khusus

July 8, 2026
RI Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik, Teknologinya Teruji di 50 Negara

RI Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik, Teknologinya Teruji di 50 Negara

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Warga Kristen Lebanon Ngamuk Difitnah Netanyahu, Begini Kronologinya

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Warga Kristen Lebanon Ngamuk Difitnah Netanyahu, Begini Kronologinya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas dan warga desa Kristen di Lebanon melayangkan protes keras untuk membantah klaim sepihak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut mereka meminta wilayahnya dicaplok Tel Aviv. Tuduhan sepihak ini langsung memicu kemarahan publik di Beirut karena dianggap sebagai taktik adu domba demi memicu perang saudara di tengah ketegangan militer yang masih membara.

Mengutip laporan Al Jazeera, Rabu (8/7/2026), kemarahan ini bermula dari pernyataan Netanyahu dalam program televisi internasional sehari sebelumnya yang mengklaim beberapa komunitas Kristen meminta perlindungan militer Israel dari kelompok Hizbullah. Merespons kebohongan tersebut, pejabat dari 15 kota berpenduduk Kristen di Lebanon selatan langsung merilis maklumat bersama pada Senin (06/07/2026) untuk menegaskan kesetiaan mereka pada kedaulatan Lebanon.

“Beberapa desa Kristen di Lebanon sebenarnya telah meminta untuk dianeksasi ke Israel, karena kami melindungi mereka dari Hizbullah, para fanatik Hizbullah yang ingin membunuh mereka, dan kami melakukan hal yang sama kepada umat Kristen di mana pun,” klaim Netanyahu dalam program The Sunday Briefing di saluran Fox News.

Sejumlah analis politik menilai klaim tersebut murni fabrikasi untuk memanfaatkan sensitivitas sistem kuota sektarian di pemerintahan Lebanon, terutama setelah agresi Israel memaksa 1.200.000 warga mengungsi. Profesor hubungan internasional dari Saint Joseph University of Beirut, Karim Emile Bitar, menyebut sang perdana menteri sengaja menghidupkan kembali strategi klasik adu domba guna memecah belah persatuan nasional.

“Klaim Netanyahu mencerminkan sinismenya dan fakta bahwa dia adalah seorang pembohong patologis,” kecam Bitar saat diwawancarai oleh Al Jazeera.

“Ini tampaknya jelas dimaksudkan untuk menabur perang saudara di Lebanon, untuk mengadu domba sesama warga Lebanon guna mempromosikan gagasan bahwa Israel dapat menjadi pelindung minoritas tertentu,” lanjut Bitar memaparkan analisisnya.

Data dari lembaga Armed Conflict Location and Event Data (ACLED) justru menunjukkan bahwa desa-desa Kristen di sepanjang perbatasan justru menjadi korban dari serangan udara dan artileri pasukan Israel secara membabi buta. Manajer penelitian ACLED, Nasser Khdour, mengungkapkan kehancuran infrastruktur sipil terjadi masif di wilayah Rachaya al-Fakhar, Debel, dan Aalma Ech Chaab, termasuk insiden vandalisme patung Yesus oleh tentara Israel pada April lalu.

“Meskipun desa-desa dan partai-partai Kristen menentang kebijakan Hizbullah, itu tidak berarti mereka ingin menjadi bagian dari Israel,” tegas Khdour terkait sentimen lokal.

Bantahan senada juga disuarakan oleh para pejabat tinggi dan kepala daerah di Lebanon yang menolak keras klaim perlindungan sepihak dari negara tetangga tersebut. Anggota Parlemen Lebanon dari faksi Kristen Ortodoks Yunani, Melhem Khalaf, menggelar konferensi pers darurat untuk menyatakan bahwa pemimpin Israel tersebut sama sekali tidak memiliki hak berbicara atas nama komunitas mereka.

“Tidak ada satu pun desa di wilayah Selatan yang mengajukan permintaan seperti itu,” cetus Hanna al-Amil, Kepala Kota Rmeish yang bermayoritas Kristen, saat diwawancarai surat kabar lokal L’Orient-Le Jour.

Penolakan keras warga ini juga diperkuat oleh hasil jajak pendapat dari Lebanese American University pada Juni 2026 yang menunjukkan bahwa 87% warga Lebanon sepakat memandang Israel sebagai musuh bersama. Taktik manipulasi isu minoritas ini tercatat bukan pertama kalinya dilakukan, setelah sebelumnya Israel menggunakan dalih serupa untuk membom Damaskus, Suriah, dengan alasan melindungi komunitas Druze tahun lalu.

(tps/luc)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Putus Tren Penguatan, Ditutup Anjlok 1,89% ke Level 5.873

IHSG Putus Tren Penguatan, Ditutup Anjlok 1,89% ke Level 5.873

July 8, 2026
Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

Wujudkan Indonesia Emas 2045, MMIX Perkuat Layanan Kesehatan

July 8, 2026
Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

Eks PM Thailand Thaksin Sinawarta Sowan Malam-Malam ke Prabowo

July 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .