• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar AS Tembus Rp16.880, Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI

Dolar AS Tembus Rp16.880, Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI

January 15, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

May 25, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

May 25, 2026
Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

May 25, 2026
Di Tengah Sorotan ke BUMN Ekspor, Asing Diam-Diam Borong Saham Ini

Di Tengah Sorotan ke BUMN Ekspor, Asing Diam-Diam Borong Saham Ini

May 25, 2026
Wamenkeu Juda Agung Beberkan 3 Strategi Utang RI di 2026

Wamenkeu Juda Agung Beberkan 3 Strategi Utang RI di 2026

May 25, 2026
OJK Bongkar Data, Tabungan Dolar Warga RI Naik

OJK Bongkar Data, Tabungan Dolar Warga RI Naik

May 25, 2026
Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini

Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini

May 25, 2026
Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

May 25, 2026
FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dolar AS Tembus Rp16.880, Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI

4 months ago
in Lifestyle
Dolar AS Tembus Rp16.880, Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berbalik melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (15/1/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah Garuda ditutup tertekan 0,15% ke level Rp16.880/US$. Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada 24 April 2025, ketika rupiah ditutup di level Rp16.865/US$.

Sepanjang perdagangan, rupiah sempat dibuka menguat hingga 0,33% dan berada di level Rp16.800/US$ pada awal perdagangan. Namun, seiring berjalannya perdagangan, tekanan jual terus meningkat sehingga rupiah berbalik melemah hingga ditutup di zona terendah hari ini.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,05% atau terapresiasi ke level 99,186.


Penguatan dolar AS ini menjadi salah satu faktor eksternal yang menekan pergerakan rupiah, seiring meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset berdenominasi dolar.

Pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Federal Reserve/ The Fed) di tengah rilis sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang relatif solid. Data menunjukkan inflasi produsen AS pada November meningkat tipis, disusul penjualan ritel yang tumbuh lebih kuat dari perkiraan.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak memiliki rencana untuk memecat Ketua The Fed Jerome Powell, meredam kekhawatiran pasar terkait independensi bank sentral AS. Meski demikian, pasar masih memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan akhir bulan ini, dengan peluang pemangkasan suku bunga mulai terbuka pada pertengahan tahun.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) menegaskan stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga di tengah tekanan global.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin G. Hutapea, menyatakan bahwa pergerakan mata uang global pada awal 2026, termasuk Indonesia, masih dipengaruhi oleh eskalasi tensi geopolitik, kekhawatiran terhadap independensi bank sentral di sejumlah negara maju, serta ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed, di tengah meningkatnya kebutuhan valuta asing domestik pada awal tahun.

Meski menghadapi tekanan eksternal tersebut, Erwin menegaskan Bank Indonesia konsisten menjaga stabilitas nilai tukar melalui kebijakan stabilisasi yang dilakukan secara berkesinambungan.

Langkah tersebut mencakup intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) off-shore di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika, serta intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, Domestic NDF (DNDF), dan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Selain itu, berlanjutnya aliran masuk modal asing, khususnya ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pasar saham, serta posisi cadangan devisa yang memadai, dinilai turut menjadi faktor penopang stabilitas rupiah di tengah volatilitas pasar keuangan global.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

May 25, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .