• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

May 25, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

May 25, 2026
Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

Bos GOTO Temui Seskab Teddy, Ada Apa?

May 25, 2026
Di Tengah Sorotan ke BUMN Ekspor, Asing Diam-Diam Borong Saham Ini

Di Tengah Sorotan ke BUMN Ekspor, Asing Diam-Diam Borong Saham Ini

May 25, 2026
Wamenkeu Juda Agung Beberkan 3 Strategi Utang RI di 2026

Wamenkeu Juda Agung Beberkan 3 Strategi Utang RI di 2026

May 25, 2026
OJK Bongkar Data, Tabungan Dolar Warga RI Naik

OJK Bongkar Data, Tabungan Dolar Warga RI Naik

May 25, 2026
Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini

Dorong Rupiah Balik ke Rp 15.000/US$, Purbaya Siap Beraksi Minggu Ini

May 25, 2026
Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

Net Sell Asing Melandai Jelang MSCI Efekftif, Saham Ini Banyak Dibuang

May 25, 2026
FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

FTSE Tendang DSSA hingga HILL, Berlaku 22 Juni 2026

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

Nabung Rp95 Ribu Bisa Jadi Rp1 Miliar, Kok Bisa?

May 24, 2026
Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

Banyak Orang Paham Asuransi, tapi Belum Mau Beli

May 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, May 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

27 minutes ago
in Market
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia —Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,10% ke level 6.162,04 pada perdagangan Jumat (22/5). 

Penguatan indeks ditopang lonjakan saham emiten tambang seperti Merdeka Copper Gold (MDKA) yang melesat 24,77%, disusul Emas Antam Indonesia (EMAS) naik 19,67%, serta Bumi Resources Minerals (BRMS) yang menguat 11,50%.

Di sisi lain, pelemahan terbesar di jajaran saham berkapitalisasi besar terjadi pada Telkom Indonesia (TLKM) yang turun 2,67%, Astra International (ASII) melemah 3,57%, dan Bayan Resources (BYAN) terkoreksi 4,53%.

Investor asing tercatat membukukan jual bersih sekitar Rp1,07 triliun di pasar reguler dan Rp309,45 miliar di seluruh pasar. Dari sisi sektoral, 10 dari 11 sektor ditutup di zona hijau. Sektor basic industry memimpin penguatan dengan kenaikan 6,85%, sementara sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang melemah sebesar 0,28%.

Bursa saham Amerika Serikat juga ditutup menguat. Indeks Dow Jones naik 0,58% ke level 50.579, S&P 500 menguat 0,37% menjadi 7.473, sedangkan Nasdaq bertambah 0,19% ke posisi 26.343.

Memasuki pekan ini, pergerakan IHSG diperkirakan cenderung bergerak hati-hati seiring pelaku pasar masih menunggu kepastian implementasi kebijakan sentralisasi ekspor komoditas strategis melalui PT DSI. 

Selain itu, pasar juga menantikan rebalancing indeks MSCI yang efektif berlaku mulai 1 Juni. Sentimen tersebut tercermin pada pergerakan ETF EIDO yang cenderung mendatar dengan kenaikan tipis 0,08%, sementara MSCI Indonesia turun 0,95%.

Sementara itu, FTSE Russell menghapus Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dari indeks Large Cap serta mengeluarkan Daaz Bara Lestari (DAAZ), Hillcon (HILL), dan Mulia Industrindo (MLIA) dari indeks Micro Cap. 

DSSA dinilai memiliki kepemilikan saham yang terlalu terkonsentrasi dengan HSC mencapai 95,76%. DAAZ dinilai belum memenuhi ketentuan minimum saham beredar publik, sedangkan HILL dan MLIA dikeluarkan akibat aktivitas perdagangan yang dinilai tidak wajar.

Perubahan tersebut diperkirakan dapat memicu arus dana keluar asing lebih dari US$2,86 miliar. Total kapitalisasi pasar Indonesia di FTSE juga diproyeksikan turun di bawah US$88,15 miliar dengan jumlah konstituen berkurang dari 39 emiten menjadi 35 emiten. 

FTSE Russell menyatakan hasil review kuartalan Juni 2026 masih dapat berubah hingga penutupan perdagangan 5 Juni. Adapun komposisi final akan ditetapkan mulai 8 Juni dan efektif berlaku pada 22 Juni 2026.

Di tingkat korporasi, Singaraja Putra (SINI) berencana menggelar rights issue sebanyak 721,50 juta saham setelah memperoleh persetujuan RUPS pada 26 Mei mendatang. Dengan asumsi harga pelaksanaan Rp5.000 per saham, perseroan berpotensi meraup dana segar untuk mendukung rencana akuisisi PT Kemilau Mulia Sakti (KMS), anak usaha Petrosea (PTRO). Nilai transaksi akuisisi mencapai sekitar Rp1,73 triliun.

Dalam perjanjian pengikatan jual beli, SINI akan membayar Rp1,51 triliun secara tunai saat penyelesaian transaksi, sedangkan sisa Rp218,40 miliar ditambah bunga 7,5% per tahun akan dicicil menggunakan kas internal hingga akhir 2028. Sebagai informasi, posisi kas dan setara kas SINI per 2025 tercatat sekitar Rp33,56 miliar.

Sementara itu, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) menetapkan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp468 per saham atau total sekitar Rp1,54 triliun. Nilai tersebut setara dengan dividend payout ratio 68,35% dari laba bersih perseroan.

Sepanjang 2025, pendapatan INTP turun 4,40% secara tahunan menjadi Rp17,73 triliun dari sebelumnya Rp18,55 triliun. Meski demikian, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 12,04% menjadi Rp2,25 triliun, dibandingkan Rp2,01 triliun pada tahun sebelumnya. Laba per saham juga naik menjadi Rp674,50 dari Rp591,49.

Pada penutupan perdagangan 22 Mei, saham INTP berada di level Rp4.900 per saham yang mencerminkan dividend yield sekitar 9,55%. Secara valuasi, saham INTP diperdagangkan pada price to book value (PBV) 0,74 kali dan price earning ratio (PER) 7,64 kali trailing twelve months (TTM). Cum date dividen dijadwalkan pada 3 Juni, sedangkan pembayaran dividen akan dilakukan pada 19 Juni 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.690

May 25, 2026
Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

Breaking News! IHSG Dibuka Naik 1%

May 25, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek TINS hingga DEWA

May 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .