• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Menunggu Damai AS-Iran, Harga Minyak Manteng di US per Barel

Menunggu Damai AS-Iran, Harga Minyak Manteng di US$98 per Barel

April 17, 2026
ALamtri (ADRO) Bagi Dividen US7,6 Juta Setara 99,96% Laba 2025

ALamtri (ADRO) Bagi Dividen US$447,6 Juta Setara 99,96% Laba 2025

April 17, 2026
LUX Property Group on Sustainability at Nesara Bay City

LUX Property Group on Sustainability at Nesara Bay City

April 17, 2026
Kondisi Dunia Usaha RI Masih Kuat di Kuartal I, BI Ungkap Faktornya

Kondisi Dunia Usaha RI Masih Kuat di Kuartal I, BI Ungkap Faktornya

April 17, 2026
LUX PROPERTY GROUP ANNOUNCES MAJOR EXPANSION: LUX VILLAGE TO EVOLVE INTO “LUX CITY SEMINYAK”

LUX PROPERTY GROUP ANNOUNCES MAJOR EXPANSION: LUX VILLAGE TO EVOLVE INTO “LUX CITY SEMINYAK”

April 17, 2026
Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Sebut Lebih Mahal dari Nvidia

Media Asing Soroti Saham Gorengan RI, Sebut Lebih Mahal dari Nvidia

April 17, 2026
Isu Domestik Jadi Perhatian, Rupiah Anjlok Lawan Dolar AS-Euro

Isu Domestik Jadi Perhatian, Rupiah Anjlok Lawan Dolar AS-Euro

April 17, 2026
PTPP Dukung Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya, Ini Buktinya!

PTPP Dukung Percepatan Restrukturisasi BUMN Karya, Ini Buktinya!

April 17, 2026
IHSG Sesi I Naik 0,2% ke Level 7.645 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

IHSG Sesi I Naik 0,2% ke Level 7.645 Ditopang Kinerja Saham-Saham Ini

April 17, 2026
Kinerja Manufaktur RI Ekspansif, PMI Capai 52,03% di Q1-2026

Kinerja Manufaktur RI Ekspansif, PMI Capai 52,03% di Q1-2026

April 17, 2026
Video: Posisi Sulit Nilai Tukar Rupiah

Video: Posisi Sulit Nilai Tukar Rupiah

April 17, 2026
218 Emiten Kena Sanksi BEI Akibat Telat Lapor Lapkeu, Ini Daftarnya

218 Emiten Kena Sanksi BEI Akibat Telat Lapor Lapkeu, Ini Daftarnya

April 17, 2026
Ekspansi Bisnis Gadai & Bank Emas,Pegadaian Incar Nasabah Gen-Z

Ekspansi Bisnis Gadai & Bank Emas,Pegadaian Incar Nasabah Gen-Z

April 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 17, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Menunggu Damai AS-Iran, Harga Minyak Manteng di US$98 per Barel

3 hours ago
in Market
Menunggu Damai AS-Iran, Harga Minyak Manteng di US per Barel
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak turun pada perdagangan Jumat (17/4/2026) pukul 10.00 WIB, setelah pasar mulai membaca peluang meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah. Harapan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran menjadi katalis utama yang menekan reli tajam beberapa pekan terakhir.

Menurut data Refinitiv, harga Brent berada di US$98,19 per barel, turun 1,21% dibanding penutupan sebelumnya di US$99,39 per barel. Sementara West Texas Intermediate (WTI) tercatat US$93,30 per barel, melemah 1,47% dari posisi US$94,69 per barel. Meski turun hari ini, level harga masih bertahan tinggi dan jauh di atas posisi awal April.

Pasar merespons pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Washington dan Teheran berpeluang bertemu akhir pekan ini. Trump mengatakan kesepakatan dengan Iran sudah sangat dekat, termasuk proposal bahwa Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun. Pernyataan ini memberi ruang bagi pelaku pasar untuk mulai menghitung kemungkinan pasokan minyak kembali normal.



Selama tujuh pekan terakhir, penutupan Selat Hormuz menjadi sumber guncangan terbesar pasar energi global. Jalur ini mengalirkan sekitar seperlima suplai minyak dunia. Analis ING memperkirakan sekitar 13 juta barel per hari arus minyak terganggu akibat penutupan tersebut. Dengan gangguan sebesar itu, reli harga minyak pada Maret yang melonjak 50% menjadi mudah dipahami.

Namun, pasar kini mulai bergeser dari mode panik ke mode antisipasi diplomasi. Gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel ikut membantu meredakan premi risiko di kawasan. Konflik Israel-Lebanon selama ini menjadi hambatan penting bagi upaya penyelesaian perang Iran yang dimulai sejak akhir Februari.

Secara teknikal sederhana, Brent kini bergerak di bawah ambang psikologis US$100 per barel setelah sempat menembus area tersebut. Dalam sepekan terakhir, Brent berada di rentang US$94,79 hingga US$99,39, sementara WTI sempat menyentuh US$99,08 pada 13 April sebelum terkoreksi tajam ke kisaran US$93. pasar masih sangat sensitif terhadap setiap headline politik.

Meski harga hari ini turun, risiko belum hilang. Jika perundingan gagal atau Selat Hormuz tetap tertutup lebih lama, pasar bisa kembali mengerek harga dalam waktu cepat. Sebaliknya, bila jalur damai terbuka dan distribusi minyak pulih, Brent berpeluang bergerak lebih dalam ke bawah US$95 per barel.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add



as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
ALamtri (ADRO) Bagi Dividen US7,6 Juta Setara 99,96% Laba 2025

ALamtri (ADRO) Bagi Dividen US$447,6 Juta Setara 99,96% Laba 2025

April 17, 2026
LUX Property Group on Sustainability at Nesara Bay City

LUX Property Group on Sustainability at Nesara Bay City

April 17, 2026
Kondisi Dunia Usaha RI Masih Kuat di Kuartal I, BI Ungkap Faktornya

Kondisi Dunia Usaha RI Masih Kuat di Kuartal I, BI Ungkap Faktornya

April 17, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .