• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

April 20, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

April 24, 2026
Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

April 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165

4 days ago
in News
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.165
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (20/4/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,09% ke level Rp17.165/US$. Penguatan ini sekaligus membalikkan posisi rupiah setelah pada perdagangan sebelumnya, Jumat (17/4/2026), ditutup melemah tajam 0,32% di level Rp17.180/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah memang sudah dibuka menguat. Pada awal sesi, rupiah sempat terapresiasi hingga 0,15% ke level Rp17.140/US$. Meski penguatannya sedikit terpangkas menjelang penutupan, rupiah tetap mampu bertahan di zona positif.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih menguat 0,22% ke level 98,310.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah masih menguatnya indeks dolar AS.

Artinya, rupiah mampu melawan dominasi greenback, setidaknya untuk sementara, di tengah sentimen pasar yang masih cenderung memburu aset berdenominasi dolar AS sebagai safe haven akibat ketidakpastian konflik di Timur Tengah.

Dolar AS pada pagi tadi sempat menguat ke level tertinggi dalam sepekan terhadap mata uang utama dunia, sebelum memangkas sebagian penguatannya.

Pergerakan ini terjadi setelah ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat, sekaligus memudarkan harapan pasar terhadap tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah.

Amerika Serikat pada Minggu menyatakan telah menyita kapal kargo Iran yang mencoba menerobos blokade. Di sisi lain, Iran menegaskan akan melakukan pembalasan, sehingga kembali memicu kekhawatiran pasar atas potensi pecahnya konflik lanjutan.

Teheran juga menyatakan tidak akan mengikuti putaran kedua perundingan yang sebelumnya diharapkan AS bisa dimulai sebelum masa gencatan senjata dua pekan dengan Iran berakhir pada Selasa.

Mengutip dari Reuters, Chief Investment Strategist Saxo, Charu Chanana, mengatakan eskalasi yang terjadi sepanjang akhir pekan kembali memunculkan premi risiko geopolitik, tepat saat pasar sebelumnya mulai memperhitungkan peluang damai.

Menurut dia, kenaikan harga minyak saat ini bukan semata persoalan energi, tetapi juga berkaitan dengan prospek pertumbuhan ekonomi dan arah suku bunga.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .