• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

April 24, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

Emiten Sepeda Listrik Akuisisi Tambang Batu Bara, Sahamnya ARA

October 12, 2026
Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

Saham Prajogo Kompak Berguguran, BREN-CUAN Ambles Hampir 13%

October 12, 2026
Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap Investasi Ceroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

Dulu Dicap InvestasiCeroboh SBF, Aset FTX Kini Kecipratan Pesta AI

October 12, 2026
Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

Investor Asing Diam-diam Net Sell Rp166 Miliar Sepanjang Sesi I

October 12, 2026
Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

Video: Produksi AS Terganggu, Harga Minyak Menguat

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

IHSG Anjlok 2%, Asing Lepas 10 Saham Ini

October 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

6 months ago
in News
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (24/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,52% ke level Rp17.190/US$.

Penguatan ini sekaligus membawa rupiah kembali turun ke bawah level psikologis Rp17.200/US$, setelah pada perdagangan sebelumnya, Kamis (23/4/2026), mata uang Garuda ditutup melemah 0,64% di posisi Rp17.280/US$, yang menjadi level penutupan terlemah sepanjang masa.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih menguat 0,07% ke posisi 98,833.


Rupiah mampu menguat di tengah tekanan eksternal yang masih cukup tinggi. Hal ini tercermin dari pergerakan indeks dolar AS yang tetap berada di zona penguatan, menandakan pelaku pasar global masih memburu greenback sebagai aset safe haven.

Sentimen global masih dibayangi mandeknya negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang membuat harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah kembali menipis.

Iran sebelumnya menunjukkan kontrolnya atas jalur strategis tersebut, sehingga waktu pembukaan kembali koridor pelayaran penting dunia itu masih belum jelas. Kondisi ini menjaga harga energi tetap tinggi dan terus membebani sentimen pasar global.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas rupiah melalui operasi pasar yang terukur dan berkesinambungan.

“Intervensi yang berkesinambungan akan terus kami lakukan secara konsisten melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai dengan pembelian SBN di pasar sekunder,” ujar Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dikutip Jumat (24/4/2026).

Selain intervensi valas dan pembelian SBN, BI juga terus mengoptimalkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menjaga daya tarik aset keuangan domestik.

Dalam rilis RDG April 2026, BI menyebut strategi ini diarahkan untuk tetap menarik aliran masuk investasi portofolio asing ke pasar domestik.

Hingga 21 April 2026, posisi outstanding SRBI tercatat sebesar Rp885,41 triliun, dengan kepemilikan nonresiden mencapai Rp165,98 triliun atau sekitar 18,75% dari total outstanding.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .