• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

How Lux is redefining sustainable development with Nesara Bay City

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

April 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

6 hours ago
in ENTREPRENEUR
Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten farmasi PT Phapros Tbk (PEHA) membukukan pertumbuhan laba bersih signifikan yang mencapai 112,86% pada kuartal I-2026. Profitabilitas Phapros pada kuartal I/2026 ditopang oleh kenaikan penjualan sebesar 10,17% menjadi Rp221,09 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp200,67 miliar.

Di sisi lain, biaya produksi barang atau beban pokok penjualan (cost of goods sold/COGS) pada kuartal 1/2026 hanya naik 5,04%, lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan penjualan. Alhasil, laba kotor perusahaan naik 16,59% menjadi Rp103,96 miliar dibandingkan dengan periode kuartal I/2025 Rp89,17 miliar.

Di samping mampu menjaga stabilitas COGS, beban usaha Phapros pada Januari – Maret 2026 juga relatif stabil hanya naik 7,35% y-o-y. Pertumbuhan penjualan yang cukup signifikan dan kemampuan menjaga stabilitas COGS dan beban usaha, membuat Phapros mencetak laba bersih pada kuartal I/2026 sebesar Rp761,49 juta, naik 112,86% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang masih mengalami kerugian Rp5,92 miliar.

Arus kas perusahaan per 31 Maret 2026 positif sebesar Rp37,2 miliar, naik 289% dibandingkan dengan posisi per 31 Maret 2025 yang masih minus Rp19,6 miliar. Saldo kas di akhir periode juga naik 165% dibanding akhir Maret 2025.

Plt. Direktur Utama PT Phapros Tbk, Ida Rahmi Kurniasih mengatakan bahwa di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian, Phapros mampu menjaga kinerja keuangan dengan baik sehingga berhasil mencetak laba bersih. 

“Berbagai langkah strategis tersebut berhasil menjaga profitabilitas berkelanjutan. Setelah berhasil membalikkan kondisi dari rugi pada 2024 menjadi profit pada 2025, kami terus berupaya untuk menjaga profitabilitas perusahaan. Hal ini tercermin dari kinerja keuangan pada kuartal 1/2026 dengan pertumbuhan laba bersih mencapai 113%. Menyikapi dampak geopolitik yang menyebabkan kenaikan harga bahan dan biaya, kami sudah melakukan mitigasi risiko dengan kontrak pembelian sejak awal tahun dan terus memantau perkembangan agar tetap adaptif. Tujuannya agar target penjualan, biaya dan laba bersih hingga akhir tahun sesuai RKAP bisa diamankan,” ujar Ida, Jumat (24/4/2026).

Obat generik bermerek (OGB) menjadi salah satu penopang pertumbuhan penjualan pada Januari-Maret 2026. Penjualan OGB pada kuartal I/2026 melonjak 59% menjadi Rp128,70 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp80,88 miliar. Kontribusi Obat Anti Tuberkulosis untuk Dewasa dan Anak serta Tablet Tambah Darah yang merupakan program penting pemerintah terkait TB, anemia dan stunting merupakan bentuk komitmen PEHA dalam menyehatkan masyarakat Indonesia.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .