• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang

Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang

June 23, 2026
IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau

IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau

July 2, 2026
EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadwal Listingnya

EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadwal Listingnya

July 2, 2026
EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadiwal Listingnya

EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadiwal Listingnya

July 2, 2026
Video:IHSG Menguat Lebih 1% Saat Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.000/USD

Video:IHSG Menguat Lebih 1% Saat Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.000/USD

July 2, 2026
Harga Minyak Terus Anjlok, Kini di Level US,82 per Barel

Harga Minyak Terus Anjlok, Kini di Level US$70,82 per Barel

July 2, 2026
Belum Laporan Lapkeu 2025, BEI Suspensi 3 Emiten Sekaligus

Belum Laporan Lapkeu 2025, BEI Suspensi 3 Emiten Sekaligus

July 2, 2026
PGAS Buka Suara Soal Penyesuaian Harga Gas LNG Industri

PGAS Buka Suara Soal Penyesuaian Harga Gas LNG Industri

July 2, 2026
Danantara Akan Merger 7 BUMN Logistik, Kenapa?

Danantara Akan Merger 7 BUMN Logistik, Kenapa?

July 2, 2026
Ini Penyebab IHSG Melesat Lebih dari 1%

Ini Penyebab IHSG Melesat Lebih dari 1%

July 2, 2026
Breaking, IHSG Melesat 1% Lebih Dekati Level 5.800

Breaking, IHSG Melesat 1% Lebih Dekati Level 5.800

July 2, 2026
Masih Menarik! Asing Tampung Saham ANTM, Net Buy Tembus 306,45 M

Masih Menarik! Asing Tampung Saham ANTM, Net Buy Tembus 306,45 M

July 2, 2026
IHSG Sesi Dibuka Menguat 0,68% ke Level 5.735

IHSG Sesi Dibuka Menguat 0,68% ke Level 5.735

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang

1 week ago
in ENTREPRENEUR
Purbaya Curiga Balepres Ilegal Berasal dari Negara Berkembang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Direktorat Bea Cukai Kementerian Keuangan mengungkap dua kasus dugaan peredaran pakaian bekas impor ilegal (balepres) di Jakarta dan Kalimantan Barat.

Penindakan pertama dilakukan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, terhadap 43 peti kemas yang diduga mengangkut pakaian bekas impor. Sementara itu, penindakan kedua dilakukan di dua lokasi pergudangan di Kalimantan Barat, yang diduga menjadi lokasi penimbunan balepress dalam jumlah besar.

Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama mengatakan asal barang tersebut bisa dari berbagai negara di luar negeri yang masuk melalui perbatasan Indonesia.

“Barang bekas ini yang pasti bahwa jalur masuknya adalah dari Kalimantan. Kalau dilihat dari jalur masuknya Kalimantan tentu dikumpulkan di perbatasan secara bertahap dimasukkan ke wilayah Indonesia,” ucap Djaka saat konferensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026).

“Pintu masuk di perbatasan yang pasti negara tetangga kita adalah sebagai pintu masuknya. Asal barang ini bisa dari mana saja, apakah itu dari Korea atau dari China dan lain sebagainya,” sambungnya.

Sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang turut hadir, mengatakan jika melihat kualitas baju bekas yang kurang bagus bisa saja berasal dari negara berkembang tanpa menyebutkan negara yang pasti.

“Kalau Anda lihat barangnya ini kan jelek enggak sebagus yang dulu yang kita lihat kan ini mungkin sumbernya dari negara yang ga jauh dari kita negara terkembang atau negara yang tidak terlalu maju,” ujarnya.

Penindakan 43 kontainer balepress di Tanjung Priok menggunakan KM Eden Mas dengan rute Pelabuhan Dwikora, Pontianak menuju Pelabuhan 10 terkait dugaan Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima Bea Cukai pada Rabu pengiriman pakaian bekas impor (balepress) yang Tanjung Priok, Jakarta.

Berdasarkan hasil pendalaman, kapal tersebut mengangkut total 268 peti kemas, yang terdiri atas 222 peti kemas kosong dan 46 peti kemas bermuatan dengan pemberitahuan berupa mie, general cargo, dan barang pindahan.

Hasil pemindaian menunjukkan bahwa 43 peti kemas memiliki citra yang serupa dengan barang hasil penindakan balepress yang sebelumnya pernah dilakukan oleh Bea Cukai Tanjung Priok.

Hingga Senin (22/6/2026) pukul 17.00 WIB, pemeriksaan fisik telah dilakukan terhadap 19 dari total 43 peti kemas. Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sebanyak 2.067 balepres yang berisi berbagai jenis pakaian, aksesori pakaian, dan tas dalam kondisi bekas. Sementara itu, 24 peti kemas lainnya masih dalam proses pemeriksaan mendalam.

Berdasarkan estimasi awal, jumlah barang yang berada dalam 43 peti kemas tersebut diperkirakan mencapai 4.687 balepress dengan rata-rata 109 balepress per peti kemas. Dengan nilai ekonomis sekitar Rp 8juta per balepress, total nilai barang diperkirakan mencapai Rp 37,496 miliar.

Sedangkan dari penindakan di dua lokasi Kubu Raya dan Mempawah, tim gabungan berhasil mengamankan 1.796 balepress pakaian bekas ilegal. Adapun dari dua penindakan di Kalimantan Barat ini tim gabungan berhasil mengamankan 2.060 bale pakaian bekas ilegal.

Dengan nilai ekonomis sekitar Rp8 juta per balepress, total nilai barang diperkirakan mencapai Rp16,48 miliar.

(rob/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau

IHSG Sesi 1 Naik 1,7%, Nyaris Separuh Emiten di Zona Hijau

July 2, 2026
EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadwal Listingnya

EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadwal Listingnya

July 2, 2026
EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadiwal Listingnya

EMMI Patok Harga Saham Rp 470, Ini Jadiwal Listingnya

July 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .