Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mencatat, jumlah pendaftar haji tercatat 203.452 orang hingga Mei 2026. Capaian tersebut melebihi target yaitu mencapai 118,61%.
“Capaian ini menjadi salah satu indikator positif bahwa minat masyarakat untuk mendaftar haji masih tinggi,” kata Ketua BPKH Fadlul Imansyah dalam RDP dengan Komisi VIII di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Selanjutnya, Ia melanjutkan lebih jauh, nilai manfaat sampai dengan Mei 2026 terealisasi sebesar Ro 4,934 triliun atau 82,73% dari target. Sementara dana kelolaan berada di posisi Rp 181,731 triliun atau 97,47% dari target. Adapun imbal hasil berada di 6,57% atau 83,16% dari target RKAT yang sebesar 7,9%.
Dari sisi pengendalian biaya, lanjutnya, BPKH tetap menjaga efisiensi. Realisasi biaya operasional sampai dengan Mei 2026 sebesar Rp 182,84 miliar atau 81,32% dari target. “Dengan demikian, realisasi biaya operasional masih proporsional terhadap capaian nilai manfaat dan tetap mencerminkan pengelolaan yang prudent,” imbuhnya.
Selain itu, Ia memaparkan, program kemaslahatan juga telah terealisasi sebesar Rp 99,99 miliar atau 95,99% dari target sampai dengan Mei 2026.
“Dengan demikian, dapat kami sampaikan bahwa capaian BPKH sampai dengan Mei 2026 menunjukkan kinerja yang baik, namun tetap terdapat sejumlah risiko yang perlu kita jaga bersama,” tutupnya.
(ayh/ayh)
Add
as a preferred
source on Google


















