• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Proyek Sampah Jadi Listrik Resmi Dibangun, Tarifnya 20 Sen Dolar/kWh

Proyek Sampah Jadi Listrik Resmi Dibangun, Tarifnya 20 Sen Dolar/kWh

July 8, 2026
Kolaborasi RI-India, InJourney Wujudkan Konservasi Candi Prambanan

Kolaborasi RI-India, InJourney Wujudkan Konservasi Candi Prambanan

July 8, 2026
Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

July 8, 2026
Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

July 8, 2026
Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Kafe di Cipete Saat Penggeledahan

Brimob Bersenjata Lengkap Jaga Ketat Kafe di Cipete Saat Penggeledahan

July 8, 2026
Naik 90,3%, PalmCo Bukukan Laba Bersih Rp7,08 T

Naik 90,3%, PalmCo Bukukan Laba Bersih Rp7,08 T

July 8, 2026
Perkuat Integritas Pasar, BEI Review Papan Pemantauan Khusus

Perkuat Integritas Pasar, BEI Review Papan Pemantauan Khusus

July 8, 2026
RI Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik, Teknologinya Teruji di 50 Negara

RI Mulai Proyek Sampah Jadi Listrik, Teknologinya Teruji di 50 Negara

July 8, 2026
Anak Buah Purbaya Ungkap Modal Awal PFII Bakal Tak Pakai APBN

Anak Buah Purbaya Ungkap Modal Awal PFII Bakal Tak Pakai APBN

July 8, 2026
AS Serang Iran, Segini Harga Dolar AS di Money Changer

AS Serang Iran, Segini Harga Dolar AS di Money Changer

July 8, 2026
Perusahaan Antre IPO, Airlangga Sebut Bukti Pasar Modal RI Dipercaya

Perusahaan Antre IPO, Airlangga Sebut Bukti Pasar Modal RI Dipercaya

July 8, 2026
Investor Global Lirik Peluang Emas di RI, Ini Buktinya!

Investor Global Lirik Peluang Emas di RI, Ini Buktinya!

July 8, 2026
Video: Bisnis Alat Motor Tertekan: Biaya Produksi Naik

Video: Bisnis Alat Motor Tertekan: Biaya Produksi Naik

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Proyek Sampah Jadi Listrik Resmi Dibangun, Tarifnya 20 Sen Dolar/kWh

3 hours ago
in Market
Proyek Sampah Jadi Listrik Resmi Dibangun, Tarifnya 20 Sen Dolar/kWh
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi memulai pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar Raya, Bali, yang ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli listrik atau Power Purchase Agreement (PPA) sekaligus peresmian pembangunan proyek (groundbreaking) pada Rabu (8/7/2026).

Pembangunan PSEL ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Dalam acara peresmian groundbreaking proyek PSEL di Bali ini, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) selama ini berjalan lambat karena terkendala banyaknya regulasi.

Menurutnya, pemerintah akhirnya berhasil menyelesaikan beberapa aturan yang menjadi hambatan, sehingga proyek tersebut dapat segera direalisasikan.

Zulhas menyebut tugas Kementerian Koordinator Bidang Pangan adalah membantu kementerian teknis menyederhanakan berbagai regulasi agar program-program strategis pemerintah dapat berjalan lebih cepat.

“Kami di Menko Pangan itu membantu Kementerian Teknis agar aturan-aturan ini tidak rumit Kami menyelesaikan 33 aturan ada PP, ada Perpres, ada Kepres, ada Inpres termasuk sampah ini 33 yang kami bereskan,” tutur Zulhas dalam acara Peresmian Pembangunan Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali, Rabu (8/7/2026).

Selain regulasi, Zulhas mengungkapkan pembahasan mengenai tarif listrik dari proyek PSEL juga sempat berlangsung alot. Menurutnya, penetapan tarif melibatkan pemerintah, PT PLN (Persero), serta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.

Direktur Utama PLN, kata dia, semula mengusulkan tarif listrik pada kisaran US$ 18-20 sen per kilo Watt hour (kWh). Setelah melalui sejumlah pembahasan dan negosiasi, seluruh pihak akhirnya menyepakati tarif sebesar US$ 20 sen per kWh.

“Beliau yang nyampaikan antara 18-20 (sen dolar) Pak, berunding-berunding, habis itu berunding sama Pak Rosan, ketemu di 20 (sen dolar per kWh), akhirnya sepakat rapat pertama dengan Presiden, bertiga, Pak Dirut PLN sempat diomeli tapi saya lihat beliau pede. Jadi diomel pun tenang aja,” ujarnya.

Sebelumnya, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan, proses pemilihan mitra proyek PSEL ini sendiri dilakukan melalui sejumlah tahapan yang ketat.

Adapun, evaluasi proposal berlangsung pada 2-30 Januari 2026, dilanjutkan negosiasi pada 31 Januari hingga 23 Februari 2026, dan ditutup dengan penandatanganan Joint Venture Agreement pada 2 Maret 2026.

Menurut dia, setidaknya dari enam konsorsium yang menyerahkan proposal, dua konsorsium berhasil lolos evaluasi dan melanjutkan proses negosiasi. Ia menilai proses tersebut menunjukkan adanya proses penyaringan yang efektif dan menekankan prinsip kehati-hatian.

Selain itu, Danantara juga telah mencapai sejumlah tonggak penting, di antaranya penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Daerah Bali pada 21 April 2026 dan penetapan proyek sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) pada 22 Mei 2026.

“Pada hari ini Rabu 8 Juli 2026, PSEL Denpasar Raya telah memasuki fase penting melalui agenda penandatanganan Power Purchase Agreement dan peresmian pembangunan PSEL. Hal ini menandai kesiapan untuk mendorong realisasi solusi pengelolaan sampah terintegrasi di Indonesia yang dimulai di Denpasar Raya,” katanya.

Pandu menyebut fasilitas ini nantinya ditargetkan mampu mengolah lebih dari 500 ribu ton sampah per tahun, atau lebih dari 40% timbunan sampah di Bali. Proyek ini juga diproyeksikan mampu mengurangi emisi dari tempat pemrosesan akhir (TPA) hingga 80% serta menekan emisi karbon sekitar 640 ribu ton CO2 per tahun.

“Dari sisi energi inisiatif ini akan menghasilkan energi hijau yang dapat menyuplai kebutuhan sekitar 100 ribu rumah masyarakat Bali. Dan inisiatif ini bernilai Rp 3 triliun, diperkirakan menciptakan 1.200 lapangan kerja hijau serta mengurangi kebutuhan lahan TPA sekitar 80%,” tutupnya.

(wia)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kolaborasi RI-India, InJourney Wujudkan Konservasi Candi Prambanan

Kolaborasi RI-India, InJourney Wujudkan Konservasi Candi Prambanan

July 8, 2026
Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

Trump Ngamuk ke Raksasa NATO, Hubungan Dagang Diputus Total

July 8, 2026
Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

Sukses Tekan Cost of Fund, CASA BRI Tembus Rp1.058,6 T

July 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .