• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

July 9, 2026
OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Dana Pemegang Polis Prolife

OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Dana Pemegang Polis Prolife

July 9, 2026
Ada Perang, IMF Ramal Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5% di 2026

Ada Perang, IMF Ramal Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5% di 2026

July 9, 2026
IMF Bilang AI Jadi Penyelamat Sistem Keuangan Global dari Efek Perang

IMF Bilang AI Jadi Penyelamat Sistem Keuangan Global dari Efek Perang

July 9, 2026
Asing Net Sell Rp221 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Sell Rp221 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 9, 2026
OJK Setujui Merger 8 Bank di Banten

OJK Setujui Merger 8 Bank di Banten

July 9, 2026
OJK Setujui Peleburan 8 Bank di Banten

OJK Setujui Peleburan 8 Bank di Banten

July 9, 2026
Bos Bulog Mau Luncurkan Beras Kita, Berapa Harganya?

Bos Bulog Mau Luncurkan Beras Kita, Berapa Harganya?

July 9, 2026
OJK Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife (Indosurya) Rp 113,97 Miliar

OJK Sita Aset Asuransi Jiwa Prolife (Indosurya) Rp 113,97 Miliar

July 9, 2026
Vietnam Bangun Pulau Surga Depan Natuna, Trump-Xi Jinping Bakal Mampir

Vietnam Bangun Pulau Surga Depan Natuna, Trump-Xi Jinping Bakal Mampir

July 9, 2026
OJK Sita Aset Asuransi Jiwa Indosurya Senilai Rp 113,97 Miliar

OJK Sita Aset Asuransi Jiwa Indosurya Senilai Rp 113,97 Miliar

July 9, 2026
Telkomsel-SiCepat Hadirkan Paket Siap Antar: Jadi Solusi Konektivitas

Telkomsel-SiCepat Hadirkan Paket Siap Antar: Jadi Solusi Konektivitas

July 9, 2026
AS Kembali Serang Iran, Harga Emas & Batu Bara Kembali Naik

AS Kembali Serang Iran, Harga Emas & Batu Bara Kembali Naik

July 9, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?

2 hours ago
in Market
Bursa Ukur Dampak Peringatan Keras S&P DJI, Outflow Triliunan?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkirakan eksposur saham/instrumen Indonesia yang berada di dalam ETF/ETP terkait indeks S&P/Dow Jones mencapai US$200 juta atau sekitar Rp3,5-4 triliun. Meski demikian, angka tersebut tidak serta-merta menggambarkan potensi outflow asing dari Indonesia.

Dalam pengumuman Country Classification – 2026/2027 Watchlist yang dirilis pada 7 Juli 2026, S&P DJI menempatkan Indonesia ke dalam Watchlist 2027. Artinya, RI kini masuk daftar pantauan lembaga indeks tersebut untuk kemungkinan perubahan klasifikasi pada review tahunan 2027 mendatang. Indonesia yang saat ini masuk klasifikasi Emerging, berpotensi direklasifikasi menjadi Special Measures/Frontier.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy, mengatakan pihaknya masih menghitung secara rinci besaran dana yang berpotensi terdampak dari keputusan tersebut.

“Saya denger dari beberapa pihak sih sekitar US$200 juta mungkin sekitar Rp3,5-Rp4 triliun terus sekarang kami lagi mencari angka dan lagi cari hitungan kira-kira apa aja dan berapa yang akan keluar,” ungkap Irvan kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, (8/7/2026).

Lebih jauh, terkait potensi outflow, Irvan menilai masih ada ruang bagi Indonesia untuk melakukan perbaikan sehingga dampaknya dapat diminimalkan. Pasalnya, keputusan memasukkan Indonesia ke dalam watchlist tidak serta-merta diikuti perubahan klasifikasi dalam waktu dekat.

Menurutnya, S&P DJI masih memberikan masa evaluasi sekitar satu tahun sebelum mengambil keputusan final pada tinjauan berikutnya. Karena itu, BEI berharap berbagai perbaikan dan komunikasi dengan penyedia indeks dapat menghasilkan penilaian yang lebih positif sehingga risiko outflow dapat berkurang.

“Kami berharap dalam waktu dekat kita sudah bisa perbaiki dan mereka mau mengeluarkan statement yang positif lah atas hal itu, karena kan tidak serta-mertan saat pengumuman keluar, terus minggu depan atau bulan depan mereka akan downgrading kita ke frontier ya,” ungkap Irvan.

Ia juga menekankan bahwa status Indonesia saat ini masih berada dalam kategori Emerging Market. Selain opsi reklasifikasi ke Frontier Market, S&P DJI juga memiliki kategori Special Measures sehingga proses evaluasi masih terbuka dan belum mengarah pada keputusan final.

Terpisah, berdasarkan penelusuran terhadap produk ETF/ETP publik yang menggunakan indeks S&P DJI, estimasi eksposur material ke Indonesia berada di kisaran Rp8,3 triliun-Rp8,5 triliun, dengan asumsi kurs Rp18.000/US$.

Angka ini bukan AUM indeks, melainkan estimasi nilai saham/instrumen Indonesia yang berada di dalam ETF/ETP terkait indeks S&P/Dow Jones.


Jika hanya menghitung 12 produk utama di atas, total eksposurnya sekitar Rp8,29 triliun. Jika ditambah produk borderline seperti GMF dan ASDV/ZPRA, masing-masing sekitar Rp83 miliar, totalnya naik ke sekitar Rp8,46 triliun.

Daftar ini diperkirakan sudah mencakup sekitar 95% dari eksposur ETF/ETP publik S&P/Dow Jones yang material terhadap Indonesia. Masih ada produk kecil lain yang belum diinklusikan pada daftar di atas, tetapi kontribusinya diperkirakan terbatas karena AUM produk dan bobot Indonesia relatif tidak terlalu besar.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Dana Pemegang Polis Prolife

OJK Ungkap Modus Henry Surya Gelapkan Dana Pemegang Polis Prolife

July 9, 2026
Ada Perang, IMF Ramal Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5% di 2026

Ada Perang, IMF Ramal Ekonomi RI Tetap Tumbuh 5% di 2026

July 9, 2026
IMF Bilang AI Jadi Penyelamat Sistem Keuangan Global dari Efek Perang

IMF Bilang AI Jadi Penyelamat Sistem Keuangan Global dari Efek Perang

July 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .