• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$

Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$

September 1, 2026
Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

September 1, 2026
Tumbuh Bersama UMKM dan Gerakkan Ekonomi, Kredit BRI Capai Rp1.235 T

Tumbuh Bersama UMKM dan Gerakkan Ekonomi, Kredit BRI Capai Rp1.235 T

September 1, 2026
Ratusan Ribu Rekening di RI Terindikasi Scam, Dana Rp724 M Diblokir

Ratusan Ribu Rekening di RI Terindikasi Scam, Dana Rp724 M Diblokir

September 1, 2026
Pantau Pembelian Dolar AS oleh Bank & Korporasi

Pantau Pembelian Dolar AS oleh Bank & Korporasi

September 1, 2026
KPR Bisa 40 Tahun, OJK Ungkap Dampaknya ke Asuransi Jiwa

KPR Bisa 40 Tahun, OJK Ungkap Dampaknya ke Asuransi Jiwa

September 1, 2026
IHSG Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Tiba-Tiba Naik 1%, Ini Penyebabnya

September 1, 2026
Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$

Ekonomi RI Tumbuh 6%, Kurs Rp17.800/US$

September 1, 2026
Momen DPR Restui Destry Jadi Gubernur BI, Nahkoda Baru Bank Sentral RI

Momen DPR Restui Destry Jadi Gubernur BI, Nahkoda Baru Bank Sentral RI

September 1, 2026
Breaking News! IHSG Naik 1% Mendekati Level 6.600

Breaking News! IHSG Naik 1% Mendekati Level 6.600

September 1, 2026
Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan

Asuransi Bintang Laporkan Dugaan Fraud, Duit Hilang Rp400 Juta/ Bulan

September 1, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Iuran Penjaminan Polis Asuransi

Bos OJK Buka Suara Soal Iuran Penjaminan Polis Asuransi

September 1, 2026
Net Buy di Sesi 1 Nyaris Rp1 T, BBRI Jadi Idola Asing

Net Buy di Sesi 1 Nyaris Rp1 T, BBRI Jadi Idola Asing

September 1, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 1, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$

1 hour ago
in Market
Destry Sah Jadi Gubernur BI, Rupiah Bertahan di Rp17.710/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan hari ini dengan bergerak stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda mampu bertahan meski indeks dolar AS menguat sepanjang perdagangan Asia.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Selasa (1/9/2026), rupiah stagnan di posisi Rp17.710/US$ atau tidak berubah dari penutupan Senin (31/8/2026).

Adapun, sepanjang perdagangan rupiah bergerak cukup stabil di rentang level Rp17.699-Rp17.730 per dolar AS. 

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,16% ke level 99,594.

Penguatan DXY membesar dibandingkan posisi pukul 09.00 WIB yang hanya naik 0,04%.


Pergerakan rupiah hari ini berlangsung seiring dengan Rapat Paripurna DPR ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang mengesahkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.

“Apakah laporan hasil fit and proper test dari Komisi XI dapat disetujui?” tanya Ketua DPR Puan Maharani selaku pimpinan rapat paripurna, Selasa (1/9/2026). Pertanyaan tersebut kemudian dijawab setuju oleh para anggota DPR.

Selain Destry, DPR mengesahkan Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI untuk periode 2026-2031.

Destry dijadwalkan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Mahkamah Agung pada Rabu (2/9/2026).

Setelah disahkan DPR, Destry kembali menegaskan komitmennya menjaga independensi BI sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah.

“Jadi memang kita akan mengoptimalkan sinergi yang bisa kita lakukan, tetapi tentunya tanpa juga mengabaikan mandat dan kewenangan dari masing-masing lembaga yang melakukan sinergi itu,” kata Destry.

Menurut Destry, koordinasi diperlukan agar kebijakan fiskal dan moneter dapat bergerak searah dalam menjaga likuiditas, inflasi, stabilitas nilai tukar, dan pertumbuhan ekonomi.

Sinergi juga dilakukan melalui pengendalian inflasi bersama pemerintah pusat dan daerah serta perluasan transaksi mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Kepastian mengenai susunan pimpinan baru dan komitmen menjaga independensi BI membantu memberikan kejelasan mengenai kesinambungan kebijakan moneter. Sentimen tersebut turut menahan tekanan terhadap rupiah ketika DXY bergerak menguat.

Dari eksternal, pasar masih mencermati meningkatnya peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada September setelah pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed mencapai 65%, naik dari 41% pada pekan sebelumnya, berdasarkan CME FedWatch.

Ekspektasi suku bunga AS yang lebih tinggi dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar dan membatasi aliran dana menuju negara berkembang, termasuk Indonesia.

Tekanan global juga bertambah setelah serangan kembali terjadi di kawasan Teluk. Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran setelah kedua negara kembali terlibat serangan langsung.

Ketegangan tersebut mendorong harga minyak Brent menembus US$91 per barel dan memicu aksi jual di pasar obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik ke posisi tertinggi sejak Januari 2025.

Kenaikan imbal hasil obligasi AS memperbesar daya tarik aset dolar, sedangkan lonjakan minyak dapat meningkatkan kebutuhan valuta asing untuk impor energi. Kedua faktor tersebut berpotensi menekan rupiah.

Namun, sentimen domestik dari pengesahan pimpinan baru BI mampu mengimbangi tekanan eksternal sehingga rupiah bertahan stagnan hingga penutupan perdagangan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

September 1, 2026
Tumbuh Bersama UMKM dan Gerakkan Ekonomi, Kredit BRI Capai Rp1.235 T

Tumbuh Bersama UMKM dan Gerakkan Ekonomi, Kredit BRI Capai Rp1.235 T

September 1, 2026
Ratusan Ribu Rekening di RI Terindikasi Scam, Dana Rp724 M Diblokir

Ratusan Ribu Rekening di RI Terindikasi Scam, Dana Rp724 M Diblokir

September 1, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .